Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NOVIAR

2 karya publik ditemukan.

2023: 2

Makna waswaasil khannaas dalam surat an-nas (studi tafsir tahlili)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu “MAKNA WASWAASIL KHANNAAS DALAM SURAT AN-NÂS” yang dibuat oleh Noviar Nirm SI.VI.19.19.494 Mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islama) Darul QUR'AN PAYAKUMBUH. Latar belakang pemilihan judul ini adalah Di dalam Al-Qur’an dijelaskan makhluk yang diciptakan dengan sebaik-baik bentuk adalah manusia . Dengan demikian Allah SWT memerintahkan semua makhluk ciptaan-Nya yang lain untuk bersujud kepada manusia. Satu-satunya makhluk yang tidak mau bersujud adalah setan atau iblis disebabkan sifat sombong yang ada pada dirinya. Karena sifatnya tersebut Allah mengeluarkannya dari surga, sehingga sejak saat itu setan atau iblis bersumpah untuk mengganggu dan menggoda manusia dari berbagai penjuruh Dalam surat An-Nâs yang terdapat didalamnya penjelasan tentang godaaan setan yg berwujud jin, maupun berwujud manusia, begitupun manusia yang harus senantiasa meminta perlindungan kepada Allah, dari godaan jin dan manusia karena mereka senantiasa menyesatkan manusia untuk jauh darinya serta melupakan perintah dan larangannya. Selain itu di dalam al-Quran hanya terdapat satu kata waswâsil khannâs ini hanya disebut bersamaan di dalam surah an-Nâs ayat ke- 4. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penafsiran waswaasil khannas dalam surat An-Nâs?, sedangkan batasan masalah dalam penelitian ini adalah mengungkapkan makna kata waswasil khannas dalam surat An-Nâs dan menjelaskan penafsiran waswasil khannas dalam surat An-Nâs. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan makna kata waswasil khannas dalam Al-Qur’an dan menjelaskan penafsiran waswasil khannas dalam surat An-Nâs Adapun metode penelitian ini adalah kualitatif, Jenis penelitian pustaka (Library research). Pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis metode tahlili, Metode tafsir tahlili ialah menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an secara sistematis dengan memparkan segala aspek yang terkandungan di dalam ayat-ayat yang ditafsirkan. Yang menjadi sumber data primer Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, Tafsir Al-Misbah Karya M.Quraish Shihab, Tafsir An-Nur karya Prof.Dr.Tm.Hasbi As-Siddiqi, Tafsir Furqan karya A.Hassan, Tafsir Maraghi karya Ahmad Mustafa Al Maragi, Tafsir Munir karya Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Qurtubi karya Muhammad Ibrahim Al Hifnawi dan Tafsir Zhilalil Qur’an karya Sayid Quthb. Adapun data sekunder adalah jurnal, buku studi al-Qur'an, tulisan-tulisan tokoh lain yang di dalamnya terdapat pembahasan yang berkaitan dengan makna waswasil khannas. Hasil penelitian skripsi tentang makna waswasil khannas dalam surat an-Nas ayat 4 adalah bisikan-bisikan setan yang bersembunyi, maknanya apabila manusia ingat kepada Allah SWT maka setan itu bersembunyi dan mengecil. Kemudian apabila manusia lupa kepada Allah SWT atau tidak ingat kepada Allah SWT akan membisikan kejahatan-kejahatan kepada manusia, apabila manusia itu tegoda atau masuk keperangkap manusia untuk melakukan kejahatan yang dilarang oleh Allah SWT maka setan itu sangat senang dan membesar.

Makna waswaasil khannaas dalam surat an-nas (studi tafsir tahlili)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu “MAKNA WASWAASIL KHANNAAS DALAM SURAT AN-NÂS” yang dibuat oleh Noviar Nirm SI.VI.19.19.494 Mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islama) Darul QUR'AN PAYAKUMBUH. Latar belakang pemilihan judul ini adalah Di dalam Al-Qur’an dijelaskan makhluk yang diciptakan dengan sebaik-baik bentuk adalah manusia . Dengan demikian Allah SWT memerintahkan semua makhluk ciptaan-Nya yang lain untuk bersujud kepada manusia. Satu-satunya makhluk yang tidak mau bersujud adalah setan atau iblis disebabkan sifat sombong yang ada pada dirinya. Karena sifatnya tersebut Allah mengeluarkannya dari surga, sehingga sejak saat itu setan atau iblis bersumpah untuk mengganggu dan menggoda manusia dari berbagai penjuruh Dalam surat An-Nâs yang terdapat didalamnya penjelasan tentang godaaan setan yg berwujud jin, maupun berwujud manusia, begitupun manusia yang harus senantiasa meminta perlindungan kepada Allah, dari godaan jin dan manusia karena mereka senantiasa menyesatkan manusia untuk jauh darinya serta melupakan perintah dan larangannya. Selain itu di dalam al-Quran hanya terdapat satu kata waswâsil khannâs ini hanya disebut bersamaan di dalam surah an-Nâs ayat ke- 4. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana penafsiran waswaasil khannas dalam surat An-Nâs?, sedangkan batasan masalah dalam penelitian ini adalah mengungkapkan makna kata waswasil khannas dalam surat An-Nâs dan menjelaskan penafsiran waswasil khannas dalam surat An-Nâs. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan makna kata waswasil khannas dalam Al-Qur’an dan menjelaskan penafsiran waswasil khannas dalam surat An-Nâs Adapun metode penelitian ini adalah kualitatif, Jenis penelitian pustaka (Library research). Pendekatan yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis metode tahlili, Metode tafsir tahlili ialah menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an secara sistematis dengan memparkan segala aspek yang terkandungan di dalam ayat-ayat yang ditafsirkan. Yang menjadi sumber data primer Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, Tafsir Al-Misbah Karya M.Quraish Shihab, Tafsir An-Nur karya Prof.Dr.Tm.Hasbi As-Siddiqi, Tafsir Furqan karya A.Hassan, Tafsir Maraghi karya Ahmad Mustafa Al Maragi, Tafsir Munir karya Wahbah az-Zuhaili, Tafsir al-Qurtubi karya Muhammad Ibrahim Al Hifnawi dan Tafsir Zhilalil Qur’an karya Sayid Quthb. Adapun data sekunder adalah jurnal, buku studi al-Qur'an, tulisan-tulisan tokoh lain yang di dalamnya terdapat pembahasan yang berkaitan dengan makna waswasil khannas. Hasil penelitian skripsi tentang makna waswasil khannas dalam surat an-Nas ayat 4 adalah bisikan-bisikan setan yang bersembunyi, maknanya apabila manusia ingat kepada Allah SWT maka setan itu bersembunyi dan mengecil. Kemudian apabila manusia lupa kepada Allah SWT atau tidak ingat kepada Allah SWT akan membisikan kejahatan-kejahatan kepada manusia, apabila manusia itu tegoda atau masuk keperangkap manusia untuk melakukan kejahatan yang dilarang oleh Allah SWT maka setan itu sangat senang dan membesar.