Pengaruh Mengikuti Hawa Nafsu Menurut Al Qur'an (Studi Tafsir Maudhu'i)
Skripsi ini berjudul: “ Pengaruh Mengikuti Hawa Nafsu Menurut Al-Qur’an (Studi Tafsir Maudhu’i)” yang disusun Nurul Atikah , Nirm S1.VI.19.19.499, Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsi Sekolah Tinggi Agama Isalm STAI Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah di zaman sekarang ini muda-mudi yang asyik masuk terseret dalam pergaulan bebas, dan tergoda dengan hawa nafsunya.Contoh, pacaran seolah menjadi budaya, zina, bahkan ada juga yang lgbt. Banyak orang Islam saat ini sangat ceroboh bahkan tidak menjaga diri dari perbuatan tersebut. Karena perbuatan tersebut dikalangan para remaja dianggap sangat biasa karena tidak memelihara hawa nafsu. Hawa nafsu ialah syaitan yang bersemayam di dalam diri manusia, yang bekerja untuk mengusung manusia kepada kefasikan atau pengingkaran. Mengikuti hawa nafsu akan membawa manusia kepada kerusakan, dan kesesatan. Padahal Islam menuntut untuk memelihara hawa nafsu. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library research), dan menggunakan metode kualitatif. Dikumpulkan melalui data Al-Qur’an dan 6 kitab Tafsir yaitu, Tafsir Al-Azhar Buya Hamka,Tafsir Al-Misbah, Tafsir Al-Maraghi, Tafsir Sayyid Qutub fii Zilalil Qur’an, Tafsir Ibn Katsir, Tafsir Al-Munir. Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: Jurnal, Buku dan Artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa para mufassir memahami kata هوى adalah kecendrungan kepada perbuatan negative (membawa kepada kerusakan) namun ada juga yang bermakna positif (ikhlas menerima ketentuan Allah). Mengikuti hawa nafsu akan membawa manusia kepada kerusakan, penyimpangan dari jalan kebenaran, bisa menyesatkan perut dan kemaluan. Orang-orang tersesat dari jalan Allah karena tidak memelihara hawa nafsu, bagi mereka azab yang berat. Mengikuti hawa nafsu adalah perilaku yang menggelincirkan dan membawa ke neraka. akibatnya adalah kesengsaraan. ketika manusia tunduk kepada hawa nafsu, maka di cabut nyawanya dengan kasar sekali.