Penafsiran Ayat al Qur’an yang turun kepada Rasulullah pada Malam Hari
Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah ada beberapa surat yang turun pada malam hari secara sekaligus di antara surat tersebut ialah, Qs. Al-An’am, Qs.-Maryam, Qs. Al-Mursalat, Qs,Al-Falaq, dan Qs.An-Nas, Qs. Al-Munafiquun, dan Qs. At-Taubah, surat Al-Mursalat menjelaskan tentang ancaman Allah terhadap orang-orang yang mendustakan Allah dan balasan bagi orang yang bertaqwa, surat At-Taubah tentang orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang munafik, Qs. Al-Falaq, dan Qs. An-Nas menjelaskan tentang sihir dan surat Al-Munafiquun ayat satu sampai akhir menjelaskan tentang orang-orang munafik. dan disini peneliti ingin membahas surat munafik karena surat ini turun secara keseluruhan pada malam hari dan khusus menjelaskan orang-orang dan sifat-sifat orang munafik. Tujuan dari peneliti untuk mengetahui ayat-ayat yang turun ketika malam hari, untuk mengungkap bagaimana sifat-sifat orang munafik dan surat Al-Munafiquun dan untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat AlMunafiquun. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Research), atau sering juga disebut studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, penulis kepustakaan merupakan jenilis penulis kualitatif yang tidak terjun kelapangan dalam mencarindata, Adapun sumber data yang digunakan didalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu Al-Itqon fi ulumul Qur’an, dan tafsir al-munir , tafsir Al-Misbah, tafsir Al-Qurtuby, tafsir fizhilalil Qur’an, tafsir Al-Maraghi, dan tafsir al-Azhar, sedangkan sumber data skunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, yaitu: jurnal, buku, tulis-tulisan tokoh lain. Penyajian tafsir dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu’i karya Muhammad Al-Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah kehati-hatian terhadap sifat-sifat kaum munafik, berdusta, bersumpah palsu, meyombongkan diri, adu domba/ dusta. ketika kaum munafik datang kepada rasulullah kemudian mereka bersyahadat dihapan rasulullah tentang risalah beliau dengan lisan mereka. Sesungguhnya mereka tidak menginginka itu, orang-orang munafik hanya ingin menyembunyikan kejahatan dan hakikat kepada orang-orang yang beriman mereka berdusta untuk menyatakan syahadat ini, mereka datang hanya untuk mengelabui orang-orang yang beriman dengan sikap itu agar menutupi belang mereka.dan untuk berhati-hati dan jangan sampai disibukkan dengan pengurusan harta bendamu dan perhatian dengan urusan anak-anakmu sehingga kamu menjalankan hak-hak tuhanmu dan menunaikan pardu-pardu yang dituntut darimu.