Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YASDI

2 karya publik ditemukan.

2023: 2

PENAFSIRAN “LAA KHAWFUN ‘ALAYHIM WA LAA HUM YAHZANUUN” Dalam Surat AL Baqarah DALAM SURAT AL BAQARAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: " PENAFSIRAN LAA KHAWFUN ‘ALAYHIM WA LAA HUM YAHZANUUN " yang ditulis oleh YASDI, NIRM S1.VI.19.19.533, Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Secara bahasa Khauf berasal dari kata khafa, yakhafu, khaufan yang artinya takut. Takut yang dimaksud disini adalah takut kepada Allah SWT. Khauf adalah takut kepada Allah SWT dengan mempunyai perasaan khawatir akan adzab Allah yang akan ditimpahkan kepada kita. Cara untuk dekat kepada Allah yaitu mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hazn dalam kamus besar bahasa indonesia, kata sedih diartikan dengan : susah hati, merasa sangat pilu dalam hati. menimbulkan rasa susah, duka, kabar yang menyusahkan hati, cerita yang menimbulkan rasa sedih dan pilu. Sedangkan kebahagiaan adalah sebuah impian di mana semua orang ingin memilikinya. Tidak ada seorang pun yang ingin menderita hidupnya. Namun, tidak semua orang tahu akan kriteria bahagia secara kaffah. Dalam pandangan Islam, seseorang yang bahagia adalah seorang mukmin sholeh yang selalu taat akan menunaikan hak-hak Tuhannya dan memenuhi hak-hak akan makhluk lainnya dengan berpedoman kepada svriat, baik lahir maupun batin. Kebahagiaan adalah sebuah impian di mana semua orang ingin memilikinya. Tidak ada seorang pun yang ingin menderita hidupnya. Namun, tidak semua orang tahu akan kriteria bahagia secara kaffah. Dalam pandangan Islam, seseorang yang bahagia adalah seorang mukmin sholeh yang selalu taat akan menunaikan hak-hak Tuhannya dan memenuhi hak-hak akan makhluk lainnya dengan berpedoman kepada svriat, baik lahir maupun batin. Kebahagiaan bukanlah barang komersil yang dapat dihitung dengan pasti. Kadar kebahagiaan pun berbeda nilai antarmanusia. Seorang manusia tidak akan pernah bisa merasakan kebahagiaan apabila dalam dirinya selalu penuh akan keinginan. Ia lupa bersyukur dengan apa ang dimilikinya. Orang seperti ini masuk ke dalam kategori kufur nikmat. Ia tidak akan pernah puas akan nikmat yang didapatknnya karena Allah SWT telah mencabut rahmat dirinya.

PENAFSIRAN “LAA KHAWFUN ‘ALAYHIM WA LAA HUM YAHZANUUN” Dalam Surat AL Baqarah DALAM SURAT AL BAQARAH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: " PENAFSIRAN LAA KHAWFUN ‘ALAYHIM WA LAA HUM YAHZANUUN " yang ditulis oleh YASDI, NIRM S1.VI.19.19.533, Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Secara bahasa Khauf berasal dari kata khafa, yakhafu, khaufan yang artinya takut. Takut yang dimaksud disini adalah takut kepada Allah SWT. Khauf adalah takut kepada Allah SWT dengan mempunyai perasaan khawatir akan adzab Allah yang akan ditimpahkan kepada kita. Cara untuk dekat kepada Allah yaitu mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hazn dalam kamus besar bahasa indonesia, kata sedih diartikan dengan : susah hati, merasa sangat pilu dalam hati. menimbulkan rasa susah, duka, kabar yang menyusahkan hati, cerita yang menimbulkan rasa sedih dan pilu. Sedangkan kebahagiaan adalah sebuah impian di mana semua orang ingin memilikinya. Tidak ada seorang pun yang ingin menderita hidupnya. Namun, tidak semua orang tahu akan kriteria bahagia secara kaffah. Dalam pandangan Islam, seseorang yang bahagia adalah seorang mukmin sholeh yang selalu taat akan menunaikan hak-hak Tuhannya dan memenuhi hak-hak akan makhluk lainnya dengan berpedoman kepada svriat, baik lahir maupun batin. Kebahagiaan adalah sebuah impian di mana semua orang ingin memilikinya. Tidak ada seorang pun yang ingin menderita hidupnya. Namun, tidak semua orang tahu akan kriteria bahagia secara kaffah. Dalam pandangan Islam, seseorang yang bahagia adalah seorang mukmin sholeh yang selalu taat akan menunaikan hak-hak Tuhannya dan memenuhi hak-hak akan makhluk lainnya dengan berpedoman kepada svriat, baik lahir maupun batin. Kebahagiaan bukanlah barang komersil yang dapat dihitung dengan pasti. Kadar kebahagiaan pun berbeda nilai antarmanusia. Seorang manusia tidak akan pernah bisa merasakan kebahagiaan apabila dalam dirinya selalu penuh akan keinginan. Ia lupa bersyukur dengan apa ang dimilikinya. Orang seperti ini masuk ke dalam kategori kufur nikmat. Ia tidak akan pernah puas akan nikmat yang didapatknnya karena Allah SWT telah mencabut rahmat dirinya.