Reaktualisasi Penafsiran Ayat Etika Sosial Untuk Membentuk Karakter Generasi Z
Skripsi ini berjudul “Reaktualisasi Penafsiran Ayat Etika Sosial Untuk Membentuk Karakter Generasi Z”, yang ditulis oleh Yuli Hendri NIM. 2219034, Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalam tentang “Reaktualisasi Penafsiran Ayat Etika Sosial Untuk Membentuk Karakter Generasi Z. Masalah dalam penelitian ini terkait generasi Z menuntut adanya keseimbangan antara kebebasan berekspresi dengan tanggung jawab sosial agar tidak terjebak dalam budaya pembatalan (cancel culture). Berdasarkan hal diatas, maka penulis tertarik untuk mengembangkan penelitian ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan klasifikasi ayat-ayat tentang etika sosial dalam Al-Qur’an dan menjelaskan penafsiran ayat-ayat tentang etika sosial dalam Al-Qur’an serta untuk menganalisis penafsiran tersebut untuk membentuk karakter generasi Z Penelitian ini adalah penelitian Kepustakaan (Library research). Metode tafsir yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode tafsir maudhu’i (tematik). Dalam menganalisis data, penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui kitab-kitab yang di karang oleh ulama-ulama yang diakui akan keilmuanya. Adapun sumber data primer dalam penelitian ini adalah Al-Qur’an Al-Kariim, Kitab Tafsir Al-Munir, tafsir Al-Misbah, tafsir Al-Azhar, dan tafsir ibnu katsir. Sedangkan sumber data sekunder meliputi buku-buku, jurnal-jurnal, artikel, karya tulis lainnya yang relevan dengan tema etika sosial dalam perspektif islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 ayat yang yang membahas etika sosial untuk membentuk karakter Generasi Z, yaitu Q.S. An-Nisa ayat 58 dan 135, Q.S. Ali-Imran ayat 159, Q.S. Luqman ayat 18, Q.S. Al-Hujurat ayat 12, dan Q.S. Al-'Ashr ayat 3. Berdasarkan penafsiran para mufasir, ayat-ayat tersebut mengandung nilai-nilai pokok berupa keadilan, kecintaan/kasih sayang dan amal shaleh. Analisis penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk direaktualisasikan dalam kehidupan generasi Z sebagai pedoman etika sosial, membangun kepedulian sosial, memperkuat integritas moral, mengembangkan sikap toleransi, serta membentuk karakter yang bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi digital. Dengan demikian, reaktualisasi penafsiran ayat-ayat etika sosial membuktikan bahwa ajaran Al-Qur'an bersifat universal dan tetap relevan sebagai landasan pembentukan karakter generasi Z pada era modern.