Profil penulis
Din
98 karya publik ditemukan.
Metodologi Studi Islam
تأثر استخدام طريقة القواعد والترجمة لترقية مهارة القراءة اللغة العربية في المدرسة الثانوية انسان جنديكيا هارو
Itqan fi Ulumil Qur'an
al-Mufashshal fi Alfazh Farisiyyah Mu'arrabah
Pengantar Ilmu Tasawuf
Kaifa Yajibu 'Alaina an Nufassira al-Qur'an al-Karim
Ilmu Pendidikan Islam (Melejitkan Potensi Budaya Umat)
Akhlak Tasawuf
Hermeneutika Al-Qur'an : Rancang Bangun Hermeneutika sebagai Metode Penelitian Kontemporer Bidang Ilmu al-Qur'an-Hadits dan Bidang Ilmu-Ilmu Humaniora
Hermeneutika Al-Qur'an : Teori, Kritik dan Implementasinya
Ilmu Pendidikan Islam
Ajaran Islam pada hakekatnya memiliki tiga pilar utama, yakni akidah, syariah dan akhlak. Misi utama Nabi Muhammad saw adalah menyempurnakan akhlak yang mulia (akhlaq al-karîmah). Pembinaan akhlak erat kaitannya dengan pendidikan Islam. Dengan demikian pendidikan Islam berorientasi bukan saja untuk peningkatan pengetahuan (kognisi), namun juga pembinaan dan peningkatan akhlak (sikap, afeksi) dan keterampilan hidup (psikomotorik) peserta didik. Pendidikan yang hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual akan melahirkan manusia-manusia yang memiliki kecerdasan secara akademik, namun dalam realitas mereka justru menjadi sumber problem kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kecerdasannya digunakan untuk melakukan berbagai tindak criminal yang sangat merugikan masyarakat, bangsa dan negara, seperti para koruptor, bandar narkoba, mafia migas, illegal fishing, yang mayoritas adalah orang- orang pintar secara intelektual. Namun afeksi (kecerdasan spiritual) mereka sangat rendah.
Kaidah Ilmu Tafsir Al Quran Praktis
Sumber hukum islam yang pertama adalah Al-Qur’an didalam Al-Qur’an termuat wahyu Allah SWT., Pencipta alam semesta, yang ditujukan kepada ummat manusia. Ini merupakan message dari Allah SWT., kepada manusia. Karena itu, al-Qur’an menjadi sangat urgen bagi kita. Untuk berpegang teguh pada message tersebut, yang dibutuhkan pertama kali tentu memahami kandungannya. Untuk tujuan itulah, maka kandungan al-Qur’an tersebut harus dipelajari dengan mendalam. Kenyataannya, banyak orang telah menghabiskan banyak hidupnya untuk mengkaji al-Qur’an; membaca dan merefleksikannya dalam rangka membangun aspek fisik dan spirit mereka. Mereka juga telah menemukan makna dan implikasi baru untuk kepentingan mereka sendiri. Yang kedua, beberapa pengetahun yang secara spesifik mengenai pembahasan tersebut, yang berkaitan dengan message tadi adalah juga dibutuhkan untuk secara penuh memahami makna dan implikasinya. Meski, beberapa bagian dari pengetahuan spesifik ini bisa diambil dari al-Qur’an itu sendiri, namun bagian lain dari pengetahuan tersebut hanya bisa ditemukan melalui kajian dan research yang mendalam.