Profil penulis
Hamid
19 karya publik ditemukan.
تأثير استخدام طريقة الباقيين الضيفين (Two Stay Two Stray) على قدرة الطلاب في حفظ مفردات اللغة العربية بمدرسة الفتح المتوسطة الإسلامية باياكمبوه
تجريد نصر الحميد، 2026 م، تأثير استخدام طريقة الباقيين الضيفين ( (Two Stay Two Stray على قدرة الطلاب في حفظ مفردات اللغة العربية بمدرسة الفتح المتوسطة الإسلامية باياكمبوه، قسم التربية اللغة العربية بكلية التربية جامعة دار القرآن باياكمبوه. خلفية البحث المهمة أن الطلاب لديهم المشكلات ما يتعلق بحفظ المفردات ، من سببها أن بعض الطلاب أسرع ما ينسى المفردة جديدة إذا كان يحفظ وحده،ولكن إذا يحفظ مع صاحبه سيبق طويلا في ذاكرته و بعض الطلاب ما عندهم الشجاعة ليسألوا المدرس عن المفردة التي لم يعرفوا معنها,ثم المدرس يستعمل طريقة الإلقائية في التدريس اللغة العربية. لذلك اختار الباحث هذا الموضوع. العرض من هذه الدراسة هو المعرفة تأثير استخدام طريقة الباقيين الضيفين (Two Stay Two Stray ) على قدرة الطلاب في حفظ مفردات اللغة العربية. المنهج الذي يستعمله الباحث في هذا البحث هو المنهج الكمي بالنوع التجريبي. إن هذا البحث التجريبي يستخدمه الباحث تصميم التجريبي pre exprimen desingnsبالنوع one group pretest-post test desingn ثم قام الباحث بالاختبار القبلي و الاختبار البعدي وتحليل البيانات الكمية أو الإحصاءات. كانت النتائج التي حصل عليها الباحث تكون معدل نتيجة الطلاب في حفظ مفردات اللغة العربية بعد إجراء التدريس باستخدام طريقة الباقيين الضيفين ( Two Stay Two Stray) هي 88.13 . و تكون معدل نتيجة الطلاب في حفظ مفردات اللغة العربية بعد إجراء التدريس بدون استخدام طريقة الباقيين الضيفين ( Two Stay Two Stray) هي 82.
Rekonstruksi Pemikiran Theodor Nöldeke Tentang Kodifikasi Al-Qur`an
Skripsi berjudul “ Rekonstruksi Pemikiran Theodor Nöldeke Tentang Kodifikasi Al-Qur`an” yang ditulis oleh Abdul Hamid, NIM. 2219029, mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Usulluddin dan Studi Islam, Institut Darul Qur`an (IDAQU) Payakumbuh. Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang diyakini sebagai wahyu Allah Swt yang keasliannya dijaga melalui proses hafalan dan kodifikasi. Namun, dalam sejarah perkembangan akademik Barat,kodifikasi Al-Qur'an sering kali dikaji oleh sarjana orientalis melalui pendekatan historis-kritis yang melahirkan perdebatan teologis dan historis. Salah satu tokoh sentral orientalis dalam kajian ini adalah Theodor Nöldeke melalui karya monumentalnya The History of the Qur'an. Beberapa asumsi Nöldeke dinilai kontroversial dan menuai kritik dari sarjana Muslim karena meragukan validitas riwayat tradisional Islam serta mengabaikan otoritas transmisi riwayat, sehingga diperlukan upaya rekonstruksi ilmiah secara objektif dan berimbang guna memahami dinamika pemikirannya dalam khazanah dialog akademik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Peneliti melakukan telaah kritis terhadap teks dan struktur gagasan tokoh dengan menguji pola argumentasi secara logis dan metodologis. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi dua kategori. Sumber primer bertumpu pada karya asli Theodor Nöldeke, yaitu buku The History of the Qur'an edisi revisi. Sumber sekunder mencakup literatur pendukung berupa buku buku ‘Ulum al-Qur’an, skripsi, tesis, disertasi, serta jurnal ilmiah yang mengkaji pemikiran orientalis maupun karya sarjana Muslim yang memberikan kritik. Hasil penelitian di bagi ke dalam dua bagian: 1. Pemikiran Theodor Nöldeke pada bagian asumsinya mengatakan kalau dia meragukan mutu penghafAl-Qur`an hal ini berdasarkan data korban L. Caeni, Theodor Nöldeke berargumen kalau korban dari perang Yamamah itu merupakan mualaf baru bukan para penghafAl-Qur`an (huffaz), Theodor Nöldeke juga meragukan mengenai waktu dalam proses pengumpulan Al-Qur`an pada masa Abu Bakar yang dinilai terlalu singkat lebih kurang 15 bulan untuk proyek yang sebesar itu dan juga Theodor Nöldeke mengganggap bahwa Al-Qur`an yang sudah terkumpul,kemudian Umar Bin Khattab menyerahkanya kepada Hafsah Binti Umar merupakan koleksi Pribadi bukan milik negara. 2. Metode yang digunakan oleh Theodor Nöldeke dalam mengkaji/meneliti sebuah teks Al-Qur`an menggunakan Metode Filologi/ Kritik Historis-Tekstual ala barat yang akan dibahas dalam penelitian ini asumsi dasar Theodor Nöldeke dan tanggapanya. Rekonstruksi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Theodor Nöldeke tidak langsung percaya dengan adanya apa yang sudah tertulis dalam sebuah teks (skeptisisme metodologis) sehingga dia akan menganalisis gaya bahasa dari teks tersebut, mencari keterkaitan antara teks yang satu dengan teks yang lain, ulama muslim berbeda pendapat mengenai hal tersebus salah satunya menurut Imam Jalaluddin As Suyuti mengatakan kalau apa yang sudah tertulis dalam Al-Qur`an itu memang itu datang dari Allah SWT hal ini di dasarkan pada hadis yang Shahih,Mutawatir.
REKONSTRUKSI PEMIKIRAN THEODOR NÖLDEKE TENTANG KODIFIKASI AL-QUR`AN
Skripsi berjudul “ Rekonstruksi Pemikiran Theodor Nöldeke Tentang Kodifikasi Al-Qur`an” yang ditulis oleh Abdul Hamid, NIM. 2219029, mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Fakultas Usulluddin dan Studi Islam, Institut Darul Qur`an (IDAQU) Payakumbuh. Al-Qur'an merupakan kitab suci umat Islam yang diyakini sebagai wahyu Allah Swt yang keasliannya dijaga melalui proses hafalan dan kodifikasi. Namun, dalam sejarah perkembangan akademik Barat,kodifikasi Al-Qur'an sering kali dikaji oleh sarjana orientalis melalui pendekatan historis-kritis yang melahirkan perdebatan teologis dan historis. Salah satu tokoh sentral orientalis dalam kajian ini adalah Theodor Nöldeke melalui karya monumentalnya The History of the Qur'an. Beberapa asumsi Nöldeke dinilai kontroversial dan menuai kritik dari sarjana Muslim karena meragukan validitas riwayat tradisional Islam serta mengabaikan otoritas transmisi riwayat, sehingga diperlukan upaya rekonstruksi ilmiah secara objektif dan berimbang guna memahami dinamika pemikirannya dalam khazanah dialog akademik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Peneliti melakukan telaah kritis terhadap teks dan struktur gagasan tokoh dengan menguji pola argumentasi secara logis dan metodologis. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi dua kategori. Sumber primer bertumpu pada karya asli Theodor Nöldeke, yaitu buku The History of the Qur'an edisi revisi. Sumber sekunder mencakup literatur pendukung berupa buku buku ‘Ulum al-Qur’an, skripsi, tesis, disertasi, serta jurnal ilmiah yang mengkaji pemikiran orientalis maupun karya sarjana Muslim yang memberikan kritik. Hasil penelitian di bagi ke dalam dua bagian: 1. Pemikiran Theodor Nöldeke pada bagian asumsinya mengatakan kalau dia meragukan mutu penghafAl-Qur`an hal ini berdasarkan data korban L. Caeni, Theodor Nöldeke berargumen kalau korban dari perang Yamamah itu merupakan mualaf baru bukan para penghafAl-Qur`an (huffaz), Theodor Nöldeke juga meragukan mengenai waktu dalam proses pengumpulan Al-Qur`an pada masa Abu Bakar yang dinilai terlalu singkat lebih kurang 15 bulan untuk proyek yang sebesar itu dan juga Theodor Nöldeke mengganggap bahwa Al-Qur`an yang sudah terkumpul,kemudian Umar Bin Khattab menyerahkanya kepada Hafsah Binti Umar merupakan koleksi Pribadi bukan milik negara. 2. Metode yang digunakan oleh Theodor Nöldeke dalam mengkaji/meneliti sebuah teks Al-Qur`an menggunakan Metode Filologi/ Kritik Historis-Tekstual ala barat yang akan dibahas dalam penelitian ini asumsi dasar Theodor Nöldeke dan tanggapanya. Rekonstruksi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Theodor Nöldeke tidak langsung percaya dengan adanya apa yang sudah tertulis dalam sebuah teks (skeptisisme metodologis) sehingga dia akan menganalisis gaya bahasa dari teks tersebut, mencari keterkaitan antara teks yang satu dengan teks yang lain, ulama muslim berbeda pendapat mengenai hal tersebus salah satunya menurut Imam Jalaluddin As Suyuti mengatakan kalau apa yang sudah tertulis dalam Al-Qur`an itu memang itu datang dari Allah SWT hal ini di dasarkan pada hadis yang Shahih,Mutawatir.
Ta'siir ta'luumil muhadatsah bi istikhdami kitabul 'arabiyah bayna yadayk fi shoffi assabi' bi ma'had haji miskin kabubatuun taanah daatar
تجريد أجرت الباحثة حميدة الكسري، طالبة في قسم تعليم اللغة العربية بكلية التربية، المعهد العالي الإسلامي دار القرآن بباياكمبوه، في السنة الدراسية 2025/1446، بحثًا بعنوان "تأثير تعليم المحادثة باستخدام كتاب العربية بين يديك في الصف السابع بمعهد الحاج مسكين كبوباتون تانه داتر". جاءت هذه الدراسة استجابةً للمشكلات التي لاحظتها الباحثة في ضعف مهارات المحادثة لدى الطالبات، وعدم فعالية الوسائل التعليمية المستخدمة في تحسين قدرة الطالبات على التعبير الشفهي باللغة العربية. ومن هنا، رغبت الباحثة في استخدام كتاب "العربية بين يديك" كبديل للكتب التقليدية، نظرًا لما يحتويه من حوارات واقعية، ومفردات مناسبة، وصور توضيحية تُسهم في جذب اهتمام الطالبات. اعتمدت الباحثة على المنهج الكمي التجريبي من نوع Pretest-Posttest Control Group Design، حيث استخدمت أدوات متنوعة لجمع البيانات مثل الاختبارات القبلية والبعدية، والملاحظة الصفية، والمقابلات، والاستبيانات. وتم اختيار طالبات الصف السابع في معهد الحاج مسكين كعينة بحثية، حيث بلغ عددهن 25 طالبة. أما نتائج الباحثة، فقد أظهرت وجود فرق ملحوظ في متوسط نتائج الاختبار القبلي والبعدي بعد استخدام الكتاب، حيث ارتفع المتوسط من 77.20 في الاختبار القبلي إلى 83.44 في الاختبار البعدي، مما يدل على أن تعليم المحادثة باستخدام كتاب "العربية بين يديك" له تأثير إيجابي وفعّال في ترقية مهارة الكلام لدى الطالبات في الصف السابع. وبذلك، توصلت الباحثة إلى أن استخدام هذا الكتاب يُعدّ وسيلة تعليمية ناجحة لتحسين مهارات المحادثة باللغة العربية في بيئة التعليم الإسلامي.
تاثير تعليم المحادثة باستخدام كتاب العربية بين يديك في معهد الحاج مسكين كبوباتون وانه داتر
تجريد أجرت الباحثة حميدة الكسري، طالبة في قسم تعليم اللغة العربية بكلية التربية، المعهد العالي الإسلامي دار القرآن بباياكمبوه، في السنة الدراسية 2025/1446، بحثًا بعنوان "تأثير تعليم المحادثة باستخدام كتاب العربية بين يديك في الصف السابع بمعهد الحاج مسكين كبوباتون تانه داتر". جاءت هذه الدراسة استجابةً للمشكلات التي لاحظتها الباحثة في ضعف مهارات المحادثة لدى الطالبات، وعدم فعالية الوسائل التعليمية المستخدمة في تحسين قدرة الطالبات على التعبير الشفهي باللغة العربية. ومن هنا، رغبت الباحثة في استخدام كتاب "العربية بين يديك" كبديل للكتب التقليدية، نظرًا لما يحتويه من حوارات واقعية، ومفردات مناسبة، وصور توضيحية تُسهم في جذب اهتمام الطالبات. اعتمدت الباحثة على المنهج الكمي التجريبي من نوع Pretest-Posttest Control Group Design، حيث استخدمت أدوات متنوعة لجمع البيانات مثل الاختبارات القبلية والبعدية، والملاحظة الصفية، والمقابلات، والاستبيانات. وتم اختيار طالبات الصف السابع في معهد الحاج مسكين كعينة بحثية، حيث بلغ عددهن 25 طالبة. أما نتائج الباحثة، فقد أظهرت وجود فرق ملحوظ في متوسط نتائج الاختبار القبلي والبعدي بعد استخدام الكتاب، حيث ارتفع المتوسط من 77.20 في الاختبار القبلي إلى 83.44 في الاختبار البعدي، مما يدل على أن تعليم المحادثة باستخدام كتاب "العربية بين يديك" له تأثير إيجابي وفعّال في ترقية مهارة الكلام لدى الطالبات في الصف السابع. وبذلك، توصلت الباحثة إلى أن استخدام هذا الكتاب يُعدّ وسيلة تعليمية ناجحة لتحسين مهارات المحادثة باللغة العربية في بيئة التعليم الإسلامي.
Pengaruh Dakwah Nabi Sulaiman Kepada Ratu Balqis dalam Surat An Naml Ayat 44 ( Studi Tafsir Tahlili)
Judul skripsi ini yaitu: “PENGARUH DAKWAH NABI SULAIMAN KEPADA RATU BALQIS DALAM SURAT AN NAML AYAT 44 (STUDI TAFSIR TAHLILI)” yang ditulis oleh Hamidah pulungan, Nirm S1.VI.19.19.461, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah didalam surat An Naml terdapat kisah nabi Sulaiman dan ratu Balqis, Ratu Balqis ini sering dijadikan dalil bagi sebagian perempuan tentang kebolehan seorang perempuan menjadi pemimpin, kedua Ratu Balqis adalah seorang perempuan yang menyembah matahari yang terdapat didalam Al- Qur’an. Sehingga Peneliti melihat ke dalam Al- Qur’an dan peneliti menemukan di surat An Naml Ratu Balqis masuk islam bersama Nabi Sulaiman, sehingga peneliti ingin meneliti apa alasan Ratu Balqis masuk islam dan berserah diri bersama Nabi Sulaiman. Dari ayat 15-44 peneliti meneliti ayat tersebut sehingga peneliti mengambil ayat 44 yang berkaitan dengan pengaruh dakwah yang mana di dalam ayat tersebut di jelaskan bahwa Ratu Balqis tunduk kepada Nabi Sulaiman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian surat An Naml dan untuk mengetahui penafsiran surat An Naml ayat 44 dalam berbagai tafsir yang menggunakan metode tahlili., jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research).Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tafsir sebagai sumber data utama (primer). Disisi lain peneliti juga merujuk kepada jurnal, dan buku-buku yg berhubungan dengan pembahasan peneliti, yaitu peneliti membahas tentang Pengaruh Dakwah Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis dalam surat An Naml ayat 44 Studi Tahlili sebagai sumber tambahan (sekunder). Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunanakan metode tafsir tahlili. Metode taḥlīlī adalah menjelaskan ayat-ayat Al Qur'an dengan cara meneliti dan menyingkap semua aspek dan maksudnya, yang dimulai dari menjelaskan kosakata, makna kalimat, maksud setiap ungkapan, kaitan-kaitan (munāsabah) dan berbagai aspeknya, asbābun nuzūl, riwayat-riwayat Nabi Muhammad Saw, sahabat dan tabi'in Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah penafsiran surat An Naml ayat 44, Dakwah yang dilakukan Nabi Sulaiman adalah dengan membangun istana yang megah, sehingga ketika Ratu Balqis sampai di istana Ratu Balqis merasa bahwa telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri sehingga Ratu Balqis Berserah diri kepada Allah. Ratu Balqis menyerahkan diri bersama Nabi Sulaiman, artinya bahwa Ratu Balqis memeluk Islam itu bukanlah semata-mata mengikut Nabi Sulaiman atau tunduk ke bawah perlindungan Nabi Sulaiman, akan tetapi Ratu Balqis telah menyerahkan diri kepada Allah, dengan mengakui Agama Islam adalah Agama yang Sesungguhnya.
Pengaruh Dakwah Nabi Sulaiman Kepada Ratu Balqis dalam Surat An Naml Ayat 44 ( Studi Tafsir Tahlili)
Judul skripsi ini yaitu: “PENGARUH DAKWAH NABI SULAIMAN KEPADA RATU BALQIS DALAM SURAT AN NAML AYAT 44 (STUDI TAFSIR TAHLILI)” yang ditulis oleh Hamidah pulungan, Nirm S1.VI.19.19.461, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah didalam surat An Naml terdapat kisah nabi Sulaiman dan ratu Balqis, Ratu Balqis ini sering dijadikan dalil bagi sebagian perempuan tentang kebolehan seorang perempuan menjadi pemimpin, kedua Ratu Balqis adalah seorang perempuan yang menyembah matahari yang terdapat didalam Al- Qur’an. Sehingga Peneliti melihat ke dalam Al- Qur’an dan peneliti menemukan di surat An Naml Ratu Balqis masuk islam bersama Nabi Sulaiman, sehingga peneliti ingin meneliti apa alasan Ratu Balqis masuk islam dan berserah diri bersama Nabi Sulaiman. Dari ayat 15-44 peneliti meneliti ayat tersebut sehingga peneliti mengambil ayat 44 yang berkaitan dengan pengaruh dakwah yang mana di dalam ayat tersebut di jelaskan bahwa Ratu Balqis tunduk kepada Nabi Sulaiman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian surat An Naml dan untuk mengetahui penafsiran surat An Naml ayat 44 dalam berbagai tafsir yang menggunakan metode tahlili., jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research).Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tafsir sebagai sumber data utama (primer). Disisi lain peneliti juga merujuk kepada jurnal, dan buku-buku yg berhubungan dengan pembahasan peneliti, yaitu peneliti membahas tentang Pengaruh Dakwah Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis dalam surat An Naml ayat 44 Studi Tahlili sebagai sumber tambahan (sekunder). Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunanakan metode tafsir tahlili. Metode taḥlīlī adalah menjelaskan ayat-ayat Al Qur'an dengan cara meneliti dan menyingkap semua aspek dan maksudnya, yang dimulai dari menjelaskan kosakata, makna kalimat, maksud setiap ungkapan, kaitan-kaitan (munāsabah) dan berbagai aspeknya, asbābun nuzūl, riwayat-riwayat Nabi Muhammad Saw, sahabat dan tabi'in Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah penafsiran surat An Naml ayat 44, Dakwah yang dilakukan Nabi Sulaiman adalah dengan membangun istana yang megah, sehingga ketika Ratu Balqis sampai di istana Ratu Balqis merasa bahwa telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri sehingga Ratu Balqis Berserah diri kepada Allah. Ratu Balqis menyerahkan diri bersama Nabi Sulaiman, artinya bahwa Ratu Balqis memeluk Islam itu bukanlah semata-mata mengikut Nabi Sulaiman atau tunduk ke bawah perlindungan Nabi Sulaiman, akan tetapi Ratu Balqis telah menyerahkan diri kepada Allah, dengan mengakui Agama Islam adalah Agama yang Sesungguhnya.