Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Putra

17 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 32024: 62022: 6

Al-'Adl Dalam Perspektif al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang masalah dari pemilihan judul ini adalah karena al-‘Adl dalam al-Qur’an mempunyai aspek dan objek yang beragam. Keragaman tersebut mengakibatkan beragamnya makna al-‘Adl. Kata yang sama belum tentu memiliki arti yang sama pula ketika kata tersebut diulang pada tempat yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengungkap makna dari al-‘Adl dalam al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (library research), dan metode tafsir yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik (maudhu’iy) yaitu dengan memilih satu tema yang terdapat pada ayat-ayat al-Qur’an, menghimpunnya, menafsirkannya dan menyimpulkan penjelasanpenjelasan dari tema pembahasan yang terkait. Guna mengungkap permasalahan ini, penulis menggunakan analisis dokumen tafsir maudhu’iy, dimana semua isyarat serta fenomena yang berhubungan dengan pokok bahasan dideskripsikan kemudian dianalisa. Hasil dalam penelitian ini adalah A. deskripsi ayat yaitu dalam al-Qur’an kata al-‘adl dimuat sebanyak 28 kali dengan berbagai shighat-nya (bentuk kata). Dalam al-Qur’an ada beberapa kata yang semakna dengan kata al-‘adl yaitu kata al-qisth dan kata al-wazn. Masing-masing kata tersebut ditempatkan dalam ayat-ayat yang berbeda dan dalam beberapa ayat berada dalam satu ayat secara bersamaan. B. penefsiran ayat yaitu: Al-‘adl adalah “Sesuatu yang lurus” menyamakan sesuatu dengan yang lain “seimbang” benar dan lurus, mengimbangi sesuatu “tebusan” dan “syirik (menyekutukan Allah)”. Dilihat dari titik persamaan arti al-‘adl tersebut yaitu “tidak memihak” (dalam penetepan hukum), “seimbang” (dalam timbangan/neraca), “tebusan” (menyamakan perbuatan dengan akibatnya). Al-‘adl memiliki beberapa makna, yaitu: 1. al-‘adl yang bermakna tebusan, 2. al-‘adl yang bermakna adil, 3. al-‘adl yang bermakna sebanding/seimbang, dan 4. al-‘adl yang bermakna sekutu (menyimpang)

Al-'ADL DALAM PRESPEKTIF AL-QUR'AN (Kajian Tafsir Tematik)”

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: AL-‘ADL DALAM PRESFEKTIF AL-QUR’AN yang ditulis oleh Yunovi Putra, Nirm S1.VI.19.20.861, mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah dari pemilihan judul ini adalah karena al-‘Adl dalam al-Qur’an mempunyai aspek dan objek yang beragam. Keragaman tersebut mengakibatkan beragamnya makna al-‘Adl. Kata yang sama belum tentu memiliki arti yang sama pula ketika kata tersebut diulang pada tempat yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengungkap makna dari al-‘Adl dalam al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (library research), dan metode tafsir yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik (maudhu’iy) yaitu dengan memilih satu istilah yang terdapat pada ayat-ayat al-Qur’an, menghimpunnya, menafsirkannya dan menyimpulkan penjelasan-penjelasan dari tema pembahasan yang terkait. Guna mengungkap permasalahan ini, penulis menggunakan analisis dokumen tafsir maudhu’iy, dimana semua isyarat serta fenomena yang berhubungan dengan pokok bahasan dideskripsikan kemudian dianalisa. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam al-Qur’an kata al-‘adl dimuat sebanyak 28 kali dengan berbagai shighat-nya (bentuk kata). Dalam al-Qur’an ada beberapa kata yang semakna dengan kata al-‘adl yaitu kata al-qisth dan kata al-wazn. Masing-masing kata tersebut ditempatkan dalam ayat-ayat yang berbeda dan dalam beberapa ayat berada dalam satu ayat secara bersamaan. Al-‘adl adalah “Sesuatu yang lurus” menyamakan sesuatu dengan yang lain “seimbang” benar dan lurus, mengimbangi sesuatu “tebusan” dan “syirik (menyekutukan Allah)”. Dilihat dari titik persamaan arti al-‘adl tersebut yaitu “tidak memihak” (dalam penetepan hukum), “seimbang” (dalam timbangan/neraca), “tebusan” (menyamakan perbuatan dengan akibatnya). Al-‘adl memiliki beberapa makna, yaitu: al-‘adl yang bermakna tebusan, al-‘adl yang bermakna adil, al-‘adl yang bermakna sebanding/seimbang, dan al-‘adl yang bermakna sekutu (menyimpang)

Penafsiran Surah al Qur'an yang di baca dalam Tradisi Tolak Bala Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN SURAH AL-QUR’AN YANG DIBACA DALAM TRADISI TOLAK BALA DI DESA PINTU PADANG JULU KEC. SIABU KAB. MANDAILING NATAL (Kajian Tafsir Maudhu’i)” yang ditulis oleh Aditiya Putra, Nirm S1.VI.19.20.136, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya keluhan masyarakat terhadap bala yang menimpa masyarakat khususnya hama-hama pada tanaman padi. Dimana bala ini bagi masyarakat desa Pintu Padang Julu adalah suatu hal yang membuat ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari, dan juga menimbulkan banyak kerusakan dan hal lainnya. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa bagi masyarakat desa Pintu Padang Julu ada amal-amalan yang menurut mereka baik untuk di amalkan serta bermanfaat dalam kelangsungan hidup, seperti halnya mereka mengadakan pembacaan surah-surah tertentu untuk menolak bala dan menjauhkan desa Pintu Padang Julu dari segala bahaya dan malapetaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menafsirkan surah-surah Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu dan menganalisis keterkaitan antara surah Al-Qur’an yang dibaca dengan tolak bala. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran surah-surah Al￾Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu dan analisa keterkaitan antara surah Al-Qur’an yang dibaca dengan tolak bala. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dengan menggunakan metode maudhu’i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah enam tafsir diantaranya: kitab tafsir Al-Azhar, Al-Misbah, Al-Qurthubi, Al-Maraghi, Ibnu Katsier, dan Fii Dzilalil Qur’an. Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Muhammad Al￾Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam kepercayaan masyarakat desa Pintu Padang Julu tradisi tolak bala ini mereka yakini akan dapat menjauhkan bencana dan juga musibah yang ada pada masyarakat tersebut. Semoga penelitian yang penulis lakukan ini bermamfaat dan berguna untuk penelitian selanjutnya bagi yang tertarik untuk lebih mendalami tentang Penafsiran surah-surah Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Karena penulis merasa belum terlalu mendalam dalam mengupas tentang masalah penafsiran surah-surah Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal didalam skripsi penulis ini. Dan penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi sempurna dan tuntasnya pembahasan yang ada dalam skripsi ini dimasa yang akan datang.

Penafsiran Surah al Qur'an yang di baca dalam Tradisi Tolak Bala Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN SURAH AL-QUR’AN YANG DIBACA DALAM TRADISI TOLAK BALA DI DESA PINTU PADANG JULU KEC. SIABU KAB. MANDAILING NATAL (Kajian Tafsir Maudhu’i)” yang ditulis oleh Aditiya Putra, Nirm S1.VI.19.20.136, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya keluhan masyarakat terhadap bala yang menimpa masyarakat khususnya hama-hama pada tanaman padi. Dimana bala ini bagi masyarakat desa Pintu Padang Julu adalah suatu hal yang membuat ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari, dan juga menimbulkan banyak kerusakan dan hal lainnya. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa bagi masyarakat desa Pintu Padang Julu ada amal-amalan yang menurut mereka baik untuk di amalkan serta bermanfaat dalam kelangsungan hidup, seperti halnya mereka mengadakan pembacaan surah-surah tertentu untuk menolak bala dan menjauhkan desa Pintu Padang Julu dari segala bahaya dan malapetaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menafsirkan surah-surah Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu dan menganalisis keterkaitan antara surah Al-Qur’an yang dibaca dengan tolak bala. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran surah-surah Al￾Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu dan analisa keterkaitan antara surah Al-Qur’an yang dibaca dengan tolak bala. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dengan menggunakan metode maudhu’i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah enam tafsir diantaranya: kitab tafsir Al-Azhar, Al-Misbah, Al-Qurthubi, Al-Maraghi, Ibnu Katsier, dan Fii Dzilalil Qur’an. Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Muhammad Al￾Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam kepercayaan masyarakat desa Pintu Padang Julu tradisi tolak bala ini mereka yakini akan dapat menjauhkan bencana dan juga musibah yang ada pada masyarakat tersebut. Semoga penelitian yang penulis lakukan ini bermamfaat dan berguna untuk penelitian selanjutnya bagi yang tertarik untuk lebih mendalami tentang Penafsiran surah-surah Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Karena penulis merasa belum terlalu mendalam dalam mengupas tentang masalah penafsiran surah-surah Al-Qur’an yang dibaca dalam tradisi tolak bala didesa Pintu Padang Julu Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal didalam skripsi penulis ini. Dan penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi sempurna dan tuntasnya pembahasan yang ada dalam skripsi ini dimasa yang akan datang.

Al-'ADL DALAM PRESPEKTIF AL-QUR'AN (Kajian Tafsir Tematik)”

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: AL-‘ADL DALAM PRESFEKTIF AL-QUR’AN yang ditulis oleh Yunovi Putra, Nirm S1.VI.19.20.861, mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah dari pemilihan judul ini adalah karena al-‘Adl dalam al-Qur’an mempunyai aspek dan objek yang beragam. Keragaman tersebut mengakibatkan beragamnya makna al-‘Adl. Kata yang sama belum tentu memiliki arti yang sama pula ketika kata tersebut diulang pada tempat yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengungkap makna dari al-‘Adl dalam al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (library research), dan metode tafsir yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik (maudhu’iy) yaitu dengan memilih satu istilah yang terdapat pada ayat-ayat al-Qur’an, menghimpunnya, menafsirkannya dan menyimpulkan penjelasan-penjelasan dari tema pembahasan yang terkait. Guna mengungkap permasalahan ini, penulis menggunakan analisis dokumen tafsir maudhu’iy, dimana semua isyarat serta fenomena yang berhubungan dengan pokok bahasan dideskripsikan kemudian dianalisa. Hasil dalam penelitian ini adalah dalam al-Qur’an kata al-‘adl dimuat sebanyak 28 kali dengan berbagai shighat-nya (bentuk kata). Dalam al-Qur’an ada beberapa kata yang semakna dengan kata al-‘adl yaitu kata al-qisth dan kata al-wazn. Masing-masing kata tersebut ditempatkan dalam ayat-ayat yang berbeda dan dalam beberapa ayat berada dalam satu ayat secara bersamaan. Al-‘adl adalah “Sesuatu yang lurus” menyamakan sesuatu dengan yang lain “seimbang” benar dan lurus, mengimbangi sesuatu “tebusan” dan “syirik (menyekutukan Allah)”. Dilihat dari titik persamaan arti al-‘adl tersebut yaitu “tidak memihak” (dalam penetepan hukum), “seimbang” (dalam timbangan/neraca), “tebusan” (menyamakan perbuatan dengan akibatnya). Al-‘adl memiliki beberapa makna, yaitu: al-‘adl yang bermakna tebusan, al-‘adl yang bermakna adil, al-‘adl yang bermakna sebanding/seimbang, dan al-‘adl yang bermakna sekutu (menyimpang)

Kajian Psikolinguistik

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Psikolinguistik merupakan hasil dari perkembangan ilmu linguistik yang sangat pesat. Psikolinguistik juga di kategorikan sebagai mata kuliah wajib dalam program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Psikolinguistik adalah sub disiplin ilmu linguistik yang mengkaji hubungan antara ilmu psikologi dan ilmu bahasa. Sedangkan kegiatan berbahasa bukan hanya secara mekanistik tetapi juga secara mentalistik. Di dalam ilmu psikologi membahas ilmu yang mengkaji jiwa manusia yang bersifat abstrak sedangkan ilmu linguistik membahas tentang bahasa sebagai objek kajian. Untuk itu teori psikolinguistik dapat menguraikan proses-proses psikologi yang berlangsung jika seseorang mengucapkan kalimat-kalimat yang di dengarnya pada waktu berkomunikasi dan kemampuan berbahasa tersebut bisa diperoleh dari manusia.