Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YUNI SARTIKA HARAHAP

3 karya publik ditemukan.

2024: 3

Khatam Al Qur'an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru Kec. Muaratais Kab. Tapanuli Selatan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya keunikan dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, karena dari bayaknya ulama yang ada di Tapanuli Selatan hanya Syekh Muhammad Baqi yang di lakukan Haulnya tiap tahunnya, dan biasanya Haul dilakukan di pesantren-pesantren tapi Haul Syekh Muhammad Baqi dilakukan masyarakat di Desa Basilam Baru kecamatan Muaratais kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living Qur’an. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah Sejarah Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi ini dilakukan pada tahun 1992 M. Dimana ini dari inisiatif keluarga yang melihat dari tempat belajar Syekh Muhammad Baqi di langkat yang juga mengadakan Haul setiap tahunnya. Dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an ada beberapa tahapan yaitu:pertama persiapan, Kedua, Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an pertama istighfar bersamasama sebanyak tiga kali dan lanjut membaca Tawassul dan dilanjut membaca Al-Qur’an sesuai juz yang telah dibagi, kemudian tahlil dan takhtim, Ketiga, Penutup (doa)Pembacaan doa dan makan bersama. Dasar pelaksanaan Haul yaitu Surah Al-Hasyar ayat 10, dari penjelasan kitab tafsir menghormati umat muslim yang sudah meninggal yaitu dengan cara mendoakan orang tersebut. Sedangkan menurut pemahaman ketua pelaksana Hasrul Sofyan surah Al-Hasyar ayat 10 adalah mengadakan acara Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dalam rangka menghormati dan memberikan hadiah sebagai atas jasanya dalam membuka Desa Basilam Baru, mendirikan pesantren dan guru besar tarekat Naqsabandiyah.

Khatam Al Qur'an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru Kec. Muaratais Kab. Tapanuli Selatan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Khatam Al-Qur’an Dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Yuni Sartika Harahap NIRM SI.VI.19.20.640, program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya keunikan dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, karena dari bayaknya ulama yang ada di Tapanuli Selatan hanya Syekh Muhammad Baqi yang di lakukan Haulnya tiap tahunnya, dan biasanya Haul dilakukan di pesantren-pesantren tapi Haul Syekh Muhammad Baqi dilakukan masyarakat di Desa Basilam Baru kecamatan Muaratais kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living Qur’an. maka sesuai dengan judul penelitian ini yaitu Khatam Al-Qur’an dalam memperngati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah Sejarah Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi ini dilakukan pada tahun 1992 M. Dimana ini dari inisiatif keluarga yang melihat dari tempat belajar Syekh Muhammad Baqi di langkat yang juga mengadakan Haul setiap tahunnya, maka dari situlah di adakannya Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dan masih dilakukan sampai sekarang. Dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an ada beberapa tahapan yaitu:pertama persiapan, dalam persiapan ini terlebih dahulu yang dilakukan adalah mengumpulkan anggota Khatam Al-Qur’an sebanyak 30 orang, kalau kurang dan lebih dari 30 orang boleh saja. Kedua, Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an pertama-tama akan membacakan istighfar bersama-sama sebanyak tiga kali dan lanjut membaca Tawassul dan dilanjut membaca Al-Qur’an sesuai juz yang telah dibagi, kemudian tahlil dan takhtim, Ketiga, Penutup (doa)Pembacaan doa, dalam pembacaan doa ini dipandu oleh salah satu anggota Khatam Al-Qur’an. Dasar pelaksanaan Haul yaitu Surah Al-Hasyar ayat 10, dari penjelasan kitab tafsir menghormati umat muslim yang sudah meninggal yaitu dengan cara mendoakan orang tersebut. Sedangkan menurut pemahaman ketua pelaksana Hasrul Sofyan surah Al-Hasyar ayat 10 adalah mengadakan acara Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dalam rangka menghormati dan memberikan hadiah sebagai atas jasanya dalam membuka Desa Basilam Baru, mendirikan pesantren dan guru besar tarekat Naqsabandiyah.

Khatam Al Qur'an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru Kec. Muaratais Kab. Tapanuli Selatan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Khatam Al-Qur’an Dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Yuni Sartika Harahap NIRM SI.VI.19.20.640, program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya keunikan dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, karena dari bayaknya ulama yang ada di Tapanuli Selatan hanya Syekh Muhammad Baqi yang di lakukan Haulnya tiap tahunnya, dan biasanya Haul dilakukan di pesantren-pesantren tapi Haul Syekh Muhammad Baqi dilakukan masyarakat di Desa Basilam Baru kecamatan Muaratais kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living Qur’an. maka sesuai dengan judul penelitian ini yaitu Khatam Al-Qur’an dalam memperngati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah Sejarah Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi ini dilakukan pada tahun 1992 M. Dimana ini dari inisiatif keluarga yang melihat dari tempat belajar Syekh Muhammad Baqi di langkat yang juga mengadakan Haul setiap tahunnya, maka dari situlah di adakannya Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dan masih dilakukan sampai sekarang. Dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an ada beberapa tahapan yaitu:pertama persiapan, dalam persiapan ini terlebih dahulu yang dilakukan adalah mengumpulkan anggota Khatam Al-Qur’an sebanyak 30 orang, kalau kurang dan lebih dari 30 orang boleh saja. Kedua, Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an pertama-tama akan membacakan istighfar bersama-sama sebanyak tiga kali dan lanjut membaca Tawassul dan dilanjut membaca Al-Qur’an sesuai juz yang telah dibagi, kemudian tahlil dan takhtim, Ketiga, Penutup (doa)Pembacaan doa, dalam pembacaan doa ini dipandu oleh salah satu anggota Khatam Al-Qur’an. Dasar pelaksanaan Haul yaitu Surah Al-Hasyar ayat 10, dari penjelasan kitab tafsir menghormati umat muslim yang sudah meninggal yaitu dengan cara mendoakan orang tersebut. Sedangkan menurut pemahaman ketua pelaksana Hasrul Sofyan surah Al-Hasyar ayat 10 adalah mengadakan acara Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dalam rangka menghormati dan memberikan hadiah sebagai atas jasanya dalam membuka Desa Basilam Baru, mendirikan pesantren dan guru besar tarekat Naqsabandiyah.