REZA AZMI
2024 · Thesis · Open Access
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena angka pernikahan yang semakin menurun di Indonesia dan sekitar 400.000 kasus perceraian terjadi setiap tahunnya. Jumlah perceraian yang semakin banyak dan tingkat kepuasan pernikahan yang menurun menunjukkan ada yang salah dalam proses pencarian pasangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Metode tafsir maudhu'i Abdul Hayy Alfarmawy. Sumber data primer kitab tafsir Al Azhar. Hasil dari penelitian ini adalah klasifikasi ayat
MUZAKKIR KHOLIQ
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi yang berjudul: “Mematikan Diri Sebelum Mati Di kalangan Jamaah Thariqat Naqsyabandiyah di Surau Suluk Al-Mujahadah Dusun Huta Bargot, Desa Tangun, Kec. Bangun Purba, Kab. Rokan Hulu, Prov. Riau.” Di susun Oleh: Muzakkir Kholiq, NIRM: S1.VI.19.19.490. Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatar belakangi adanya suatu pemahaman dan ajaran yang ada di dalam thariqat naqsyabandiyah yang menjadikan kematian sebagai salah satu dari kaifiat dzikir yang harus dilakukan sebelum melakukan dzikir. Adapun istilah yang dipakai di dalam kaifiat dzikir tersebut adalah istilah mematikan diri sebelum mati. Secara pendekatan bahasa maka dapat diartikan, mematikan diri sebelum mati adalah suatu upaya untuk mematikan diri sebelum kematian itu datang. Dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah akan tumbuh pada diri seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar dan penafsiran serta mengungkap tata cara Mematikan diri sebelum mati di kalangan jamaah Thariqat Nasyabandiyah khususnya di Surau Suluk Al-Mujahadah di Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, provinsi Riau. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif (lapangan) yaitu mengumpulkan data-data melalui wawancara, observasi dan lain sebagainya dengan melihat bagaimana syariat Islam dalam memahami kematian. Sehingga ditemukan titik permasalahan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa mematikan diri sebelum mati ternyata adalah suatu upaya bagi seorang salik (penganut ajaran thariqat) untuk mengalahkan hawa nafsunya yang hidup di dalam dirinya sendiri, dengan tujuannya adalah agar seorang salik itu dapat merasakan kedekatannya dengan Rabbnya sehingga menjauhkannya dari kecintaan dunia, dan menjadikan seorang salik itu dapat beramal ibadah secara ikhlas dan penuh kekhusyukan dengan semata-mata mengharapkan rahmat dan ridho dari Rabbnya. Dengan cara yang digunakan memejamkan mata, memekakakn telinga, menutup mulut serta menguncikan gigi dalam berdzikir secara sirr (rahasia).
FITRI ZAKIAH
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pelaksanaan Tradisi Mangupa-upa Tondi pasca Pernikahan di Desa Simpang Bajole, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (kajian living Qur’an)” yang ditulis oleh Fitri Zakiyah NIRM.S1.VI.19.17.077, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah adanya keunikan dalam pelaksanaan tradisi Mangupa-upa Tondi pasca pernikahan di Desa Simpang Bajole, bila dibandingkan dengan Desa atau tempat lain tradisi Mangupa-upa Tondi di Desa Simpang Bajole dianjurkan baik laki-laki dan perempuan, kemudian adanya perbedaan tata cara pelaksanaan termasuk di dalamnya pembacaan ayat Al-Qur’an dan cara penyajian makanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living Qur’an. Penelitian dilakukan di Desa Simpang Bajole, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa sejarah Tradisi adat Mangaupa-upa berasal dari Sumatera Utara merupakan salah satu tradisi dari adat Batak Mandailing dan Batak Toba yang sudah dilaksanakan secara turun termurun dari satu generasi ke generasi. Berdasarkan temuan dari penelitian tradisi Mangupa-upa tondi merupakan tradisi dari khas Batak yang memiliki tujuan untuk mengembalikan tondi (semangat) ke dalam diri seseorang yang di upa-upa kemudian memohon keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar terhindar dari keburukan, diberikan kesehatan, keselamatan, dan diberikan rezeki dalam kehidupannya. Tradisi Mangupa-upa di Desa Simpang Bajole telah dilaksanakan sejak 1948 dan dilakukan pertama kali oleh masyarakat setempat. Tradisi Mangupa-upa dipimpin langsung oleh pemimpin adat setempat. Proses pelaksanaan Mangupa-upa dimulai dari berkumpulnya seluruh keluarga dari kedua pengantin disertai beberapa tokoh dari pembawa acara. Tokoh masyarakat membuka acara dimulai dari salam pembuka yang diawali dengan kalimat tahmid dan takhtim, shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, kemudian doa dan nasehat dari tokoh adat, selanjutnya tambahan nasehat juga doa dari mora dan anak boru, acara selanjutnya pemberian makan kedua pengantin, lalu doa dan nasehat penutup dari pihak keluarga diwakili oleh kahanggi, selanjutnya penutupan acara dari tokoh agama dengan membacakan doa dan beberapa ayat. Dasar pelaksanaan Mangupa-upa Tondi pasca pernikahan yaitu surah Q.S Ar Rad:21, dari penjelasan kitab tafsir orang-orang yang senantiasa menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan dantaranya silaturrahmi. Sedangkan menurut pemahaman Komta Dalimunte selaku tokoh pelaksana, hubungan surah Ar Rad:21 dengan tradisi ini adalah mengadakan acara Mangupa-upa tondi ini merupakan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah Swt.
FATYA RAHMA FIRDAUS
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi ini berjudul “Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik Ayat-ayat Tentang Nabi Ibrahim dan Keluarganya)” yang ditulis oleh Fatya Rahma Firdaus NIRM.S1.VI.19.20.155, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah secara berpasang-pasangan, membutuhkan hubungan yang baik. Namun menciptakan hubungan yang baik bukanlah hal yang mudah, banyak faktor yang menjadi penghambat. Ada beberapa cara membentuk keluarga ideal, salah satunya di dalam alQur’an banyak diterangkan terkait bagaimana etika dalam berkeluarga yang baik, terdapat dalam kisah para nabi maupun orang-orang yang hidup pada zaman nabi. Salah satu contohnya yaitu kisah nabi Ibrahim dan keluarganya yang dapat dijadikan panutan bagi umat muslim. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i Muhammad abd al-Hayy al-Farmawi yakni menentukan tema yang akan dibahas lalu mengumpulkan ayat sesuai dengan tema yang dibahas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya di dalam alQur’an. Sumber data penelitian terbagi dua, sumber data primer diantaranya tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir al-Misbah karya M.Quraisy Shihab, tafsir fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb , tafsir Kemenag dan Tafsir an-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, tesis, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Penelitian menemukan bahwa terdapat 63 ayat yang berkaitan dengan kisah nabi Ibrahim di dalam al-Qur’an, Nabi Ismail putranya ditemukan 12 ayat di dalam al-Qur’an. Nabi Ya’qub cucu Nabi Ibrahim disebutkan Allah di dalam al-Qur’an sebanyak 16 ayat. Sedangkan ayat yang bercerita tentang nabi Ibrahim dan keluarganya terdapat 12 ayat, 3 diantaranya bercerita tentang bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya. Pertama sikap mempercayai perkataan dan perbuatan yang terdapat di dalam Q.S ash-Shaffat ayat 102, kisah nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail. Selanjutnya sikap menerima kekurangan keluarga yang terdapat di dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55, kisah nabi Ibrahim dan istrinya Sarah. Ketiga sikap mengerti dan memahami keadaan keluarga yang terdapat di dalam Q.S Ibrahim ayat 37 antara Ibrahim dengan istrinya Hajar.
JORDAN YATSAVERI
2024 · Thesis · Open Access
تجريد
جوردان يا تسافيري ۲۰۲٤ تأثير استخدام لعبة السلم والثعبان ( Ular Tangga) على ترقية استيعاب مفردات اللغة العربية في مدرسة جاهايا اسلام الاسلامية بايا كمبوه, قسم تربية اللغة
العربية بكلية التربية للمعهد العالي الاسلامي دار القرآن بايا كمبوه
من أهم الأشياء في إتقان المهارات اللغوية الأربع هو إتقان المفردات المفردات هي العناصر الرئيسي في اللغة التي يجب أن يتقنها طلاب اللغة الأجنبية من أجل اكتساب مهارات الاتصال في تلك اللغة، ومن أجل تعلم اللغة العربية بشكل مثير للاهتمام وتسهيل فهم الطلاب للمفردات العربية عملية التعلم التي تحدث في الفصل هي قيام المعلم بإلقاء محاضرة أمام الفصل ويميل الطلاب إلى أن يكونوا أكثر سلبية في متابعة الدرس ، فقط عدد قليل من الطلاب يبدون نشطين. الوسائط المستخدمة في التعلم هي السبورات وأجهزة العرض. يرغب الباحث في تطبيق وسائل التعلم في اللغة العربية شكل من أشكال لعبة السلم والثعبان التي من المتوقع أن تحسن إتقان الطلاب للمفردات العربية.
طريقة البحث المستخدمة هي طريقة كمية في شكل شبه التصميم التجريبي، مع تقنيات جمع البيانات، وهي الملاحظة والاختبار والتوثيق تقنيات تحليل البيانات هي: المستخدمة هو التحليل الإحصائي. التحليل الإحصائي استخدم اختبار : ( اختبار للعينة المقترنة ) لإثبات تأثير وسائط الثعبان خطوات نحو إتقان المفردات لدى الطلاب. وبعد إجراء بحث متعمق، وجد المؤلف أنه يمكن استخدام وسائل التعلم الخاصة بالسلم والثعبان تأثيرها على إتقان الطلاب للمفردات اللغة العربية.
< ويثبت ذلك من خلال نتائج اختبار الفرضيات التي تم إجراؤها، وهي قيمة 3,157 - thitung tube12,086 1 مع درجات حرية ٠,٠٥ مع (Sig2-tailed) . . بمعنى Ho مرفوض. لذلك يمكن أن نستنتج ذلك ان هناك تأثير استخدام لعبة السلم والثعبان على ترقية استيعاب مفردات اللغة
العربية في المدرسة جاهايا اسلام الاسلامية بايا كمبوه.
تظهر نتائج التحليل أعلاه تأثير لعبة الثعبان تتوافق خطوات فهم مفردات الطلاب مع نتائج الملاحظات منتهي. وبناء على نتائج الملاحظات تبين وجود فروق لدى الطلاب وتحديدا في الفصل
الضابط يميل الطلاب إلى الشعور بالملل أكثر ويبدو البعض غير مهتم أثناء التعلم. يختلف عن الفصل التجريبي من خلال نتائج استبيانات الطلاب الذين شاركوا بآرائهم بعد تنفيذ الأنشطة تم ذلك لتحفيزك المتابعة الدرس عملية التعلم وهو أمر ممتع يجعل الطلاب لم يعودوا يشعرون بالملل أو الاكتئاب عندما متابعة عملية التعلم في الفصل ويمكن ملاحظة ذلك في نتائج الاختبار البعدي الذي تم إجراؤه في
كلا الفصلين وهما الفصل الضابط والفصل التجريبي
RINA FITRINAWATI
2024 · Thesis · Open Access
هذه الرسالة بالموضوع "مشكلة تعلم مهارة القراءة اللغة العربية فى الفصل الثالث (A) المدرسة الإبتدئة المتكاملةIPHI باياكمبوة". إعداد رينا فطريناواتي رقم التسجيل: 19.17.106 طلبة قسم تربية اللغة العربية بكلية التربية للمعهد العالي الإسلامي دار القرآن باياكمبوه. في المدرسة الابتدائية الإسلامية المتكاملة IPHI، يعد تعلم اللغة العربية مجرد محتوى محلي لا يتم تنظيمه وتطويره بناءً على المنهج الوطني. تسترشد فقط بالمنهج الذي يطبق في هذه المدارس. قبل استخدام الطريقة، كان لا يزال هناك تشابه في تحقيق المؤشرات مع مدارس ابتدائية أخرى. وهي القراءة والاستماع والاستماع والتحدث. لذا فإن الطريقة الأساسية هي إدخال حروف الحجائية وقراءتها. هذا عادة ما يكون للفئة المنخفضة والفئة الأولى واثنين وثلاثة. أما بالنسبة للصف العالي، فعادة ما تكون القراءاة متوفرة في الكتب المدرسية، وتطلب من الأطفال قراءتها. إنّ المسئلة الأساسية هي كيف مشكلة تعلم اللغة العربية فى المهارة القراءة في الفصل الثالث (A) المدرسة لإبتدئية إسلامية IPHI باياكمبوة. وأما تحديد البحث وهي المشكلة التي تواجهها الطلاب في مهاراة القراءة في تعلم اللغة العربية و قلة اهتمام الطلاب ومواهبهم بتعلم اللغة العربية. وأما الغرض هذا البحث وهي لإظهار المشكلة التي تواجهها الطلاب في مهاراة القراءة في تعلم اللغة العربية و لمعرفة مدى اهتمامات الطلاب ومواهبهم في تعلم اللغة العربية وأما الطريقة المستعمة في هذالبحث هي المدخل الكيفي، ومنحجها هي دراسة الحالة، وأسلوب جمع البيانات لهاذا البحث وهي بطريقة المقابلة والملاحظة والوثائق، الذي كلها للرد على مشكلة البحث عن تعلم اللغة العربية فى المهارة القراءة في الفصل الثالث (A) المدرسة لإبتدئية إسلامية IPHI باياكمبوة. وأما مصادر البيانات في هذا البحث هي معلمة اللغة العربية. وأما نتائج هذا البحث هي أن هؤلاء الطلاب تأثروا بنظام التعلم عبر الإنترنت خلال فترة كوفيد 19 وأيضًا ومنهم من لم ينته من إقرء مستوى قراءة القرآن. وأيضا قلة اهتمام وموهبة الطلاب بدراسة اللغات الأجنبة أو اللغة العربية. تختلف التقييمات التي يقدمها المعلمة وفقًا لاحتياجات الطلاب.
ILHAM AKBAR
2024 · Thesis · Open Access
الهام أ كبر، 2024. في هذا الموضوع " تأثير وسيلة الصور على تنمية مهارة القراءة بمدرسة موتيارا هاتي الإعدادية الإسلامية المتكاملة باياكمبوه ( دراسة تجربية)". ثم وُجدت مشكلة تتعلق بمهارة القراءة لدى الطلاب، مثل صعوبة قراءة النصوص العربية في الصف الثامن التي لا تزال ضعيفة جداً. هذا بسبب أن بعض المعلمين لا يستخدمون وسيلة متنوعة لزيادة اهتمام وحماس الطلاب، ولا يفهمون الحركات جيداً في تعليم مهارة القراءة. لذلك تم اختيار هذا الموضوع. هدف هذا البحث هو لإظهار استخدام وسيلة الصور على تنمية مهارة القراءة. لمعرفة فعالية وسيلة الصور على تنمية مهارة القراءة. لبيان تأثير وسيلة الصور على تنمية مهارة القراءة في المدرسة موتيارا هاتي الإعدادية الإسلامية المتكاملة باياكمبوه. وفي هذا البحث استعمل الباحث بمنهج الكمي البحث التجريبى، وهو بحث تجربي في المدرسة، و تصميم البحث هو Quasy Semi Exsperimental Design، بنوع Pretest-Posttest One Grup Design و أدوات جمع البيانات هي الملاحظة، المقابلة، الاختبار، الوثائق. من نتائج البحث التي أجراها الباحث حول،كيفية استخدام وسيلة الصور في تنمية مهارة القراءة بمدرسة موتيارا هاتي الإعدادية الإسلامية المتكاملة باياكمبوه هي إجراء البحث في ثماني جلسات. أربع جلسات في الصف التجريبي وأربع جلسات في الصف الضابط. في كل جلسة من الصف التجريبي، قام الباحث بالتدريس باستخدام الوسيلة الصور مع مادة عن الجو. أما في الصف الضابط، إستخدم الباحث الوسيلة التقليدية أو الكتب فقط، دون استخدام الوسيلة الصور. أما كيفية فعالية وسيلة الصور في تنمية مهارة القراءة لدى الطلاب. البيانات التي تم شرحها سابقًا، تظهر أن أدنى درجة في الاختبار القبلي كانت 45، وبعد استخدام وسيلة الصور ارتفعت أدنى درجة إلى 65 في الاختبار البعدي. أعلى درجة في الاختبار القبلي كانت 70، وفي الاختبار البعدي ارتفعت إلى 85. اختبار طبيعية في الاختبار القبلي نتائجSigللفصل التجريبي 0.165 و الاختبار البعدي نتائج Sig للفصل الضابطي 0.150. اختبار طبيعية في الاختبار البعدي نتائج Sig للفصل التجريبي 0.200 و نتائج Sig للفصل الضابطي 0.181. نتائج اختبار تجانس الاختبار القبلي درجات0,131. نتائج اختبار تجانس الاختبار البعدى درجات0,139. اختبار Tأو متوسط الفرق بيانات البحثSig (2-Tailed): 0,108. ثمHO مقبول فعالية وسيلة الصور في تنمية مهارة القراءة لدى الطلاب من الطلاب الذين لايستخدمون وسيلة الصور
NELFIANIS
2024 · Thesis · Open Access
تأثير استخدام وسائل الصور في تعليم مفردات الغة العربية (بحث تجريبي في مدرسة إبتدائية إسلامية متمكاملة IPHI بياكمبوه)
AYUH SETIA NINGSIH
2024 · Thesis · Open Access
ايوه سيتيا نينغسيح، 2024، أتثري وسيلة عجلة الدورة )Spinning Wheel) على إتقان املفردات العربية يف معهد املنار الثانوي ابتو مهبار ليما بولوه كوات، قسم الرتبية اللغة العربية للمعهد العاىل دار القرآن ابايكمبوه. املفردات هي عنصر من عناصر اللغة. يعد إتقان املفردات العربية أم ارًضرورايًجدًا ملساعدة املتحدثني على تكوين اجلمل بشكل مثايل. رصدت الباحثة مالحظات يف مدرسة تعاين من مشاكل ميدانية، وهم الطالب الذين يدرسون اللغة العربية أثناء الدروس يف الفصل أو خارج الفصل ولكن معظمهم ال ميارسوهنا يف احلياة اليومية، وأغلبهم يواجهون صعوبة يف حفظ وفهم مفردات اللغة العربية ويواجهون صعوبة من خالل تكوين مجل من املفردات املتوفرة لديهم، وجدت أن درجات العديد من الطالب كانت ال تزال أقل من KKM واستخدم املعلمون يف الغالب طريقة احملاضرة ومل يستخدموا الوسيلة مطلقًا عند تقدمي املواد التعليمية. وبناءًعلى هذه املشكالت، أجرىت الباحثة جتارب من خالل تطبيق وسائل التعلم، وهي وسيلة عجلة الدورة على إتقان مفردات العربية. يهدف هذا البحث إىل استخدام وسيلة عجلة الدورة على إتقان مفردات العربية، وأتثري وسيلة عجلة الدورة على تكوين اجلمل العربية للطالب الصف الثامن يف معهد املنار الثانوي ابتو مهبار ليما بولوه كوات. طريقة البحث املستخدمة يف هذا البحث هي البحث الكمي. وكان تصميم البحث املستخدم تصميم شبه جترييب على شكل جمموعة جتريبية وجمموعة ضابطة. عدد السكان هم طالب الصف الثامن يف معهد املنار الثانوي. وقد قامت الباحثة أبخذ عينة مكونة من 27 فصل 8.1 و 26 فصل 8.2 ليصبح اجملموع 53 طالبا. وكانت العينات املستخدمة يف هذا البحث هي العينات غري العشوائية. اختبار تقنيات مجع البياانت واملالحظة واملقابالت والتوثيق. تستخدم تقنيات حتليل البياانت حتليل البياانت الوصفية وحتليل البياانت االستداللية. استخدام وسيلة عجلة الدورة يستطيع املعلمون والطالب تدوير الدوار وميكن احلصول على جزء الدوار الذي حيصل عليه الطالب من اجلزء الذي يتوقف على اإلبرة بعد الدوارن. يُطلب من الطالب البحث عن الورقة يف املربعني ۱ و۲ وفتحها. إذا جنح الطالب يف اإلجابة على األسئلة املوجودة على الدوارات الكبرية والصغرية، فسيمنح املعلم درجة تقييم تبلغ ۱۰، وإذا كانت اإلجابة غري صحيحة، فسوف مينح املعلم نصف الدرجة، ولكن إذا مل تكن أي من اإلجاابت صحيحة فإن النتيجة املعطاة هي 0 و ظهرت على أتثري وسيلة عجلة الدورة ) Spinning Wheel) على إتقان املفردات وعلى تكوين اجلمل العربية نتائج حبث اختبار t أن هناك أتثرياًإجيابياًومعنوايًبني وسيلة عجلة الدورة )Spinning Wheel) يف زايدة إتقان مفردات اللغة العربية. وميكن مالحظة التأثري من خالل االختالفات يف نتائج التعلم بني الفصل الضابط والفصل التجرييب. وكان متوسط درجات االختبار البعدي للفئة الضابطة 85.93 بينما بلغ الفصل التجرييب 88.12. بناءًعلى نتائج احلساابت ابستخدام الربانمج اإلحصائي الختبار SPSS، فإن قيمة sig البالغة 0.000 أصغر من 0.005، لذلك مت رفض Ho. من هذه احلساابت ميكن مالحظة أن وسيلة عجلة الدورة )Spinning Wheel) ميكن أن تساعد الطالب على حتسني إتقاهنم للمفردات العربية وابلنسبة للطالب القادرين على إتقان املفردات، فمن السهل عليهم تكوين مجل جيدة
JAMALUDDIN POHAN
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi yang berjudul “Pembacaan Shalawat Badar Serta Dzikir Pagi Petang Di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlishin Desa Paran Padang (Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Jamaluddin Pohan NIRM S1.VI.19.20.166, program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengkaji tradisi pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlisin dalam konteks Living Qur'an. Dengan adanya keunikan dalam pelaksanan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang pada setiap harinya secara rutin di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk mengembangkan penelitian di pondok pesantren tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui sejarah dan dasar serta manfaat pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana proses tradisi pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin. Serta untuk mengetahui penafsiran ayat Q.S Al-Ahzab ayat 41-43 dan 56 sebagai dasar tradisi pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living qur’an. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlishin Desa Paran Padang Kelurahan Hutatonga Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menemukan bahwa sejarah pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang ini bermula dari ajaran para pendiri pesantren yang menekankan pentingnya selalu mengingat Allah dengan berdzikir dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dasar pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang terdapat dalam Q.S Al Ahzab ayat 41-43 dan ayat 56, Manfaat utama yang dirasakan oleh santri meliputi peningkatan keyakinan dan hubungan kepada- Nya, ketenangan jiwa, serta perlindungan dari gangguan. Selain itu, pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang juga berperan dalam membentuk karakter santri yang disiplin, sabar, dan tawakal. Pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlisin merupakan implementasi nyata dari konsep Living Qur'an, dimana ajaran Al-Qur'an tidak hanya dibaca tetapi juga dihidupkan dalam aktivitas sehari-hari.
NOFA FATMAWATI
2024 · Thesis · Open Access
Pemahaman Ilmu Tajwid Guru TPQ di Kenagarian Mungo
NIRMA FADILAH NASUTION
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Tradisi Bubur Asyura di Pondok Pesantren
Darul Ulum Muara Mais Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing
Natal ( Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Nirma Fadilah NST NIRM
S1.VI.19.20.180, Prodi Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama
Islam Darul Al-Qur’an (STAIDA) Payakumbuh.
Yang melatar belakangi skripsi ini adalah tentang adanya keunikan dalam
pelaksanan memasak Bubur Asyura pada setiap tahunnya di pondok pesantren
Darul Ulum Muara Mais, bila dibandingkan dengan pondok pesantren lain tradisi
ini sudah mulai menghilang dan sudah jarang didapatkan dikalangan masyarakat,
maka hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian di Pondok
Pesantrren tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui sejarah
dan dasar pelaksanaan memasakan Bubur Asyura di pondok pesantren Darul
Ulum Muara Mais. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana proses Tradisi
pelaksanaan Bubur Asyura di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais serta
untuk mengetahui bagaimana pemahaman santri dan penafsiran ayat Q.S atTaubah ayat 36 sebagai dasar tradisi pelaksanaan Bubur Asyura.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian
Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living
qur’an. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Darul Ulum Muara Mais
Kecamatan Tambangan kabupaten Mandailing Natal. Dalam pengumpulan data,
penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya,
dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menemukan bahwa sejarah dan dasar pelaksanaan Bubur
Asyura ini adalah merupakan pemikiran ibu-ibu yang ada diwilayah pondok
pesantren tersebut. Namun setelah berkembangnya pondok pesantren pada tahun
1998 tradisi ini sudah mulai dilakukan di pondok pesantren yang diikuti oleh para
santri. Dasar pelaksanaan Bubur Asyura terdapat dalam Q.S at-Taubah ayat 36,
tentang jumlah bulan disisi Allah adalah 12 bulan disisi Allah adaah 12 bulan
diantaranya 4 bulan mulia salah satunya bulan Muharram. Pada bulan ini umat
Islam berlomba-lomba melakukan kebaikan, diantaranya melakukan puasa dan
pelaksanaan Bubur Asyura ini merupakan kegiatan yang menimbulkan rasa
silaturahmi yang semakin erat, kerjasama dalam gotong royong, saling berbagi
dan akan dijadikan bukaan puasa pada hari Asyura. Proses pelaksanaanya,
pertama sebelum tanggal ke 10 Muharram para santri mengumpulkan peralatan
dan bahan-bahan untuk memasak Bubur Asyura. Kedua, ditanggal 10 Muharram
para santri memasak Asyura, mulai dari pemotongan bahan-bahannya hingga
penyajian makanan untuk di jadikan buka puasa
SALSABIL FEBRIHANA
2024 · Thesis · Open Access
Skripsi ini berjudul Solusi Al-Qur’an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu’i) yang disusun oleh saudari Salsabil Febrihana, NIRM S1.VI.19.20.190, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran penulis berkaitan dengan generasi sekarang yang dikenal dengan strawberry generation. Generasi ini dikenal dengan sifat yang mudah menyerah, putus asa dan tidak sabar dalam menghadapi tantangan atau permasalahan yang muncul dalam kehidupannya. Sifat ini sudah tentu dilarang oleh Allah dalam al-Qur’an. Bagi kaum muslimin, wajib hukumnya mencari solusi terhadap permasalahan yang dialami agar terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah didalam al-Qur’an. Termasuk permasalahan strawberry generation ini.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i yang digagas oleh Al-Farmawi yakni penggabungan ayat-ayat al-Quran yang memiliki tema yang sama dalam al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi dan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an solusi terhadap strawberry generation. Sumber data penelitian terbagi menjadi dua. Pertama, sumber data primer diantaranya tafsir Al-Munir, Al-Misbah, Kemenag, An-Nur, Al-Azhar dan Al-Qurthubi. Kedua sumber data sekunder yaitu buku-buku jurnal ilmiah, tesis, skripsi atau sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan objek permasalahan dalam penelitian.
Hasil penelitian ini memiliki dua pembahasan. Pembahasan pertama mengenai klasifikasi ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang terdapat dalam QS. Taha : 130, QS. Ali-Imran : 146, QS. Yusuf : 87, QS. Az-Zumar : 53, QS. Al-An’am : 44, QS. Al-Baqarah : 112. Pembahasan kedua, mengenai penafsiran ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang dibagi menjadi tiga tema. Pertama, sabar. Dengan sabar, maka timbullah ridho dalam hati menerima segala yang telah ditakdirkan oleh Allah dalam hidup ini. Sehingga dapat menciptakan ketenangan hati, jiwa dan fikiran. Dalam membimbing strawberry generation pun juga haruslah dengan sabar. Adakalanya kesabaran diuji saat anak-anak mengeluh dan saat membangun mental. Jika tidak sabar, maka akan terbawa putus asa juga. Kedua, mengingat rahmat Allah sehingga muncul rasa syukur, tidak mudah mengeluh serta tidak mudah berputus asa. Mengingat rahmat Allah, juga harus diiringi dengan berusaha semaksimal mungkin. Ketiga, tunduk dan patuh kepada Allah (bertawakkal kepada Allah) serta berbuat baik (beramal soleh) ini membuktikan penghambaan seorang hamba dan bukti bahwa manusia itu lemah serta bergantung kepada Allah. Dan tawakal ini harus dibarengi dengan usaha yang maksimal. Sehingga menimbulkan hal-hal yang positif dalam hidupnya. Ketika sudah tidak mengalami kekhawatiran atau kerisauan dalam hidup, maka akan terhindar dari sifat putus asa serta tidak hanya berserah diri saja. Tapi jika tidak dapat diatasi, maka permasalahan tersebut diserahkan/dikembalikan kepada Allah.
DANDI KURNIAWAN
2024 · Thesis · Open Access
داندي كورنياوان، 2024، تأليف قاموس الجيب العملي كمادة تعليم مفردات العربية، قسم تربية اللغة العربية للمعهد العالى دار القرآن باياكمبوه.
يظهر أن تطوير المعهد الإسلامي حاليًا زيادة سريعة إلى حد ما. ويمكن ملاحظة ذلك من خلال عدد المعهد الإسلامي الجديد الذي يولد في مناطق مختلفة. ومع ذلك، لا تزال العديد من المعهد الإسلامي يواجه صعوبة في تحديد تعليم مفردات العربية المناسبة.
يهدف هذا البحث إلى تأليف قاموس الجيب العملي بحيث يمكن استخدامه كمادة تعليم مفردات العربية في المعهد الإسلامي و أيضا لبيان و إظهار الخصائص و الصلاحية هذا القاموس.
الطريقة المستخدمة في هذا البحث هي طريقة البحث والتطوير لsugiyono مستوى 1؛ تأليف تصميمات المنتجات دون اختبارها وتوزيعها. وتشمل خطوات البحث؛ البحث عن الإمكانات والمشاكل، وجمع البيانات والدراسات الأدبية، وتصميم المنتجات، والتحقق من صحة التصاميم دون اختبارها في الميدان.
وأظهرت نتائج هذا البحث: 1) إن خصائص قاموس الجيب العملي ليسهل على طلاب اللغة العربية في تحسين إتقان المفردات. يتم إعداد القاموس بشكل منهجي من خلال الاهتمام بإطار المحتوى ومصادر المفردات وتقنية الاستخدام بحيث يسهل فهمه. و تم تصميم القاموس ليكون عمليًا في حجم الجيب ويحتوي على خمسة أعمدة للغة الإندونيسية والعربية والحفظ والمراجعة والامتحانات. وهذا يسهل على الطلاب في تعليم المفردات. 2) إن نسبة صلاحية القاموس بلغت 80.42% أو عند مستوى الصالح. وبعبارة أخرى، يمكن استخدام هذا القاموس مع مراجعة طفيفة. ومن خلال قاموس الجيب العملي هذا، من المؤمل أن يصبح مرجعًا للمعهد الإسلامي التي لا تزال في حيرة من أمرها في تحديد المواد التعليمية للمفردات في تعليم اللغة العربية.
UMMI SAKINAH
2024 · Thesis · Open Access
Judul skripsi ini adalah “Adab Panggilan Kepada Rasulullah SAW Dalam Tafsir Al-Azhar” ditulis oleh: Ummi Sakinah, Nirm: S1.VI.19.19.526. Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adanya penyimpangan adab kepada Rasulullah SAW, mulai dari non muslim yang mengatakan Rasulullah tidak obahnya bagaikan anjing, Nabi bodoh yang tidak pandai membaca yang pasti pengikutnya lebih bodoh, ada juga dari komika muslim yang menganggap remeh nama Rasulullah SAW, bahkan dari ulama ada juga mengatakan tidak pantasnya kata sayyid (pemimpin) di sandarkan kepada Rasul. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library Research), deskriptif dengan pendekatan metode tafsir tahlili. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi ayat-ayat tentang adab kepada Rasul dalam Al-Quran dan untuk mengetahui bagaimana penafsiran Buya Hamka tentang Adab kepada Rasul dalam Tafsir Al-Azhar dan apa kegunaan mempelajari adab kepada Rasul untuk zaman sekarang. Kerna penulis menganggap adab itu sangat penting untuk diketahui meskipun terhadap hal-hal yang dianggap kecil, baik dalam berbicara, perbuatan, tingkah laku, dan berbedanya keadaan tempat dan waktu akan berbeda juga adab yang seharusnya diperbuat ketika itu. Adapun penelitian ini, bersumber dari data primer dan data sekunder. Primer yaitu yang diperoleh dari literatur yang berkaitan langsung dengan judul ini yakni Kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Adapun data sekundernya yaitu buku-buku, jurnal, artikel, skripsi dan tulisan yang mengandung isi dari pembahasan. Analisis data dilakukan secara deskriptif analisis yaitu memberikan deskripsi-deskripsi analisa terhadap objek penelitian dari data yang berhasil dikumpulkan untuk kemudian ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini setelah menganalisa penafsiran Buya Hamka penulis menyimpulkan pertama, ayat adab dari kata Rasul hanya 4 ayat sebagai berikut: Surah An-Nur ayat 63, Surah Al-Hujurat ayat 3, Surah Al-Mujadalah ayat 9 dan juga Surah Al-Mujadalah ayat 12. Dan dari 4 ayat adab kepada Rasul hanya 1 ayat yang penulis bahas yaitu: Surah An-Nur ayat 63. Dua, bahwa adab kepada Rasul antara lain tidak boleh menyebut nama Rasul tanpa gelar kehormatan di awalnya, seperti dalan banyak kitab tafsir Ya Nabi, Ya Rasul dan dalam tafsir buya Hamka dengan menambah kata Sayyid, penambahan kata sayyid hanya didapati dalam tafsir Buya Hamka. Tiga, adab panggilan kepada Rasul juga bisa di terapkan kepada ulama dengan menyebut buya, kepada guru dengan panggilan ustadz/ustadzah dan kepada orangtua dengan panggilan umak/ayah yang biasa penulis ucapkan.
IBRAHIM
2024 · Thesis · Open Access
تجريد
إبراهيم (٢٠٢3) : تأثير استخدام طريقة الإملاء المنقول لمهارة كتابة اللغة العربية في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية سارى لامك ليما بولوه كوتا, قسم تربية اللغة العربية للمعهد العالى دار القرآن باياكمبوه.
في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية سارى لامك ليما بولوه كوتا، يتم استخدام منهج وزارة الدين، حيث يكون أحد الدروس هو اللغة العربية.في تعلم اللغة العربية، وخاصة في تعليم مهارة كتابه، لا يزال الطلاب يرتكبون العديد من الأخطاء في كتابة المفردات أو الجمل العربية بشكل صحيح. كما يقوم مدرس اللغة العربية بتعليم الكتابة العربية عن طريق التلاوة الذهنية أو تكرار المفردات ثم تدوين ما يقرأه الطالب في كتابه.
فأهداف البحث هي لبيان تأثير طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة المفردات العربية. لإظهار تأثير طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة الجملة العربية للفصل التا سع في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية سارى لامك ليما بولوه كوتا
يستخدم هذا النوع البحث الكمي، فإن البحث الكمي هو عملية لإيجاد المعرفة التي تستخدم البيانات في شكل أرقام كأداة للعثور على معلومات حول ما نريد معرفته. يمكن إجراء البحث الكمي من خلال البحث الوصفي ، والبحوث الارتباطية ، والبحث شبه التجريبي ، هذا البحث جمع البيانات بالإختبر، المقابلة والتوثيق.
وهذا البحث وتدل على تأثير طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة المفردات العربية. يمكن استنتاج أن بيانات البحثSig (2-Tailed): .0,016<0.05،ثمHO مقبول،بمعنى آخر فإن تأثير طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة المفردات العربية تكون أكثر فاعلية من الطلاب الذين لايستخدمون طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة المفردات العربية. تأثير طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة الجملة العربية يمكن استنتاج أن بيانات البحثSig (2-Tailed): .0,023<0.05،ثمHO مقبول،بمعنى آخر فإن تأثير طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة الجملة العربية تكون أكثر فاعلية من الطلاب الذين لايستخدمون طريقة إملاء منقول في القدرة على كتابة الجملة العربية
YUNI SARTIKA HARAHAP
2024 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
Skripsi yang berjudul “Khatam Al-Qur’an Dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Yuni Sartika Harahap NIRM SI.VI.19.20.640, program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) payakumbuh.
Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya keunikan dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, karena dari bayaknya ulama yang ada di Tapanuli Selatan hanya Syekh Muhammad Baqi yang di lakukan Haulnya tiap tahunnya, dan biasanya Haul dilakukan di pesantren-pesantren tapi Haul Syekh Muhammad Baqi dilakukan masyarakat di Desa Basilam Baru kecamatan Muaratais kabupaten Tapanuli Selatan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living Qur’an. maka sesuai dengan judul penelitian ini yaitu Khatam Al-Qur’an dalam memperngati Haul Syekh Muhammad Baqi di Desa Basilam Baru, Kecamatan Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah Sejarah Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi ini dilakukan pada tahun 1992 M. Dimana ini dari inisiatif keluarga yang melihat dari tempat belajar Syekh Muhammad Baqi di langkat yang juga mengadakan Haul setiap tahunnya, maka dari situlah di adakannya Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dan masih dilakukan sampai sekarang. Dalam pelaksanaan Khatam Al-Qur’an ada beberapa tahapan yaitu:pertama persiapan, dalam persiapan ini terlebih dahulu yang dilakukan adalah mengumpulkan anggota Khatam Al-Qur’an sebanyak 30 orang, kalau kurang dan lebih dari 30 orang boleh saja. Kedua, Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an Pelaksanaan Khatam Al-Qur’an pertama-tama akan membacakan istighfar bersama-sama sebanyak tiga kali dan lanjut membaca Tawassul dan dilanjut membaca Al-Qur’an sesuai juz yang telah dibagi, kemudian tahlil dan takhtim, Ketiga, Penutup (doa)Pembacaan doa, dalam pembacaan doa ini dipandu oleh salah satu anggota Khatam Al-Qur’an. Dasar pelaksanaan Haul yaitu Surah Al-Hasyar ayat 10, dari penjelasan kitab tafsir menghormati umat muslim yang sudah meninggal yaitu dengan cara mendoakan orang tersebut. Sedangkan menurut pemahaman ketua pelaksana Hasrul Sofyan surah Al-Hasyar ayat 10 adalah mengadakan acara Khatam Al-Qur’an dalam memperingati Haul Syekh Muhammad Baqi dalam rangka menghormati dan memberikan hadiah sebagai atas jasanya dalam membuka Desa Basilam Baru, mendirikan pesantren dan guru besar tarekat Naqsabandiyah.
KHAIDAR HARAHAP
2024 · Thesis · Open Access
v
ABSTRAK
Skripsi ini berjudul “ Ketenangan Hati Dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik)”
yang disusun oleh Khaidar Harahap, NIRM S1.VI.19.20.167. Jurusan Ilmu Al-
Qur’an Dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA)
Payakumbuh.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketenangan hati sangat cocok difahami untuk
sekarang ini, secara fenomenal tidak sedikit masyarakat Indonesia khususnya kaum
remaja bahkan mahasiswa dan Orangtua yang menjadi korban dan pelaku tindakan
bunuh diri sebab tidak adanya iman dalam hati mereka dan ketenangan hati tersebut,
dengan ini penting bagi penulis untuk meneliti scara mendalam bagaimana panafsiran
ayat-ayat tentang tata cara mencapai ketenangan hati didalam Al-Qur’an, tujuan
penelitian ini mengetahui scara mendalam dan dilihat dari segi panafsiran para
mufassir tentang ayat-ayat tata cara mencapai ketenangan hati dalam Al-Qur’an .
Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dan metode
kualitatif, dan dikumpulkan melalui data primer berupa kitab-kitab tafsir, yaitu Tafsir
Al-Azhar, Tafsir Fi-Dzilalil Qur’an, Tafsir Al-Qusyairi, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir
Mafatihul Ghaib, Tafsir Al-Kasysyaf, yang berhubungan dengan tema, dan data
sekunder berupa buku dan jurnal yang relevan, dan metode penafsiran yang
digunakan adalah metode maudhu’i.
Hasil penelitian ini ditemukan didalam kitab Mu’jam Al-Mufahras Li Alfazh Al-
Qur’an Al Karim kata ketenangan hati dalam bahasa Arab ada 4 kata, yaitu
muthmainna, sakinah, waqara, qolb, fuad. Kata muthmainna dan turunannya didalam
Al-Qur’an sebanyak 10 kali penyebutan dalam 10 ayat dan 10 surah, kata sakinah dan
turunannya ada 5 ayat dalam 4 surah, kata waqara dan turunanya dalam 1 ayat dan 1
surah, kata Qolb sebanyak 19 ayat dalam 15 surah, kata fuad ditemukan 3 ayat
dalam 3 surah. Namun yang sesuai dengan penelitian ini adalah di temukan dari kata
muthmainna dan Qolbi. Yang terdapat pada surah Ar-Ra’du ayat 28, An-Nisa ayat
103, Al-Anfal ayat 2, Az-zumar ayat 23 dan Al-Hajj ayat 35. Adapun cara
mendapatkan ketenangan hati dalam ayat tersebut ada tiga poin yaitu pertama dengan
sholat, karena inti daripada sholat untuk mangingat Allah ketika berdiri, duduk dan
berbaring. Kedua berdzikir, karena dengan berdzikir dapat mendatangkan
ketenangan, dan dapat memberikan cahaya kepada hati yang gelap dan dapat
membuka tabir yang menghalangi seseorang untuk dekat dengan Allah, akan
terhindar dari dari segala macam noda dalam hati, dengan dzikir seseorang akan
merasa tentram karena dekat dengan Allah. Ketiga membaca Al-Qur’an, sabar, dan
manginfakkan sebagaian rezekiya, karena dengan membaca Al-Qur’an seseorang
akan merasakan ketenangan dan getaran dalam hati yang membuat seseorang takut
dengan kekuasaan Allah, karena Al-Qur’an adalah cara seorang hamba dapat
berintraksi langsung dengan Allah.
DEDE PEBRIANI
2024 · Thesis · Open Access
Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN LA’NAT DALAM Q.S AL-BAQARAH AYAT 141 (STUDI MUQARAN TAFSIR ATH-THABARI DAN TAFSIR AL-QURTHUBI)”. yang ditulis oleh Dede Febriani, Nirm S1.VI.19.20.148, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini didasari oleh kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan hubungan baik dengan orang lain, namun sering terjadi konflik di masyarakat. Salah satunya adalah kecenderungan melaknat orang yang tidak disukai atau sedang berkonflik, tanpa memandang siapa yang dila’nat. Dalam Islam, melaknat mukmin adalah dosa besar, namun banyak orang salah paham dan menganggap la’nat sebagai makian atau ungkapan marah. Kemudian penulis ingin menganalisa kedua Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Al-Qurthubi karena dua tafsir tersebut berpengaruh yang menawarkan perspektif berbeda tentang ayat ini. Ath-Thabari menggunakan pendekatan historis dan analitis, sedangkan Al-Qurthubi menggunakan pendekatan fiqhiyah dan menyertakan banyak pendapat ulama. Penelitian ini mengeksplorasi makna la’nat dan implikasinya melalui kedua tafsir tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mengungkap penafsiran la’nat dalam kitab tafsir Ath-Thabari dan kitab tafsir Al-Qurthubi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi pustaka dengan mengacu pada Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Al-Qurthubi sebagai sumber utama. Analisis dilakukan dengan membandingkan interpretasi kedua tafsir tersebut terhadap ayat yang diteliti, serta mempertimbangkan konteks historis dan metodologis masing-masing mufasir. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa penafsiran la’nat dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 161 kitab tafsir Ath-Thabari dan kitab tafsir Ath-Thabari saling melengkapi satu sama lain, Menurut Imam Ath-Thabari, menjelaskan bahwa penafsiran la’nat dari allah merupakan hukuman allah yang berbentuk dijauhkan dari rahmat allah, Menurut Imam Al-Qurthubi, menjelaskan bahwa penafsiran la’nat dari allah merupakan bentuk hukuman yang berupa kutukan dalam konsekuensi yang sangat berat dan pedih. Dan la’nat dari Malaikat dan manusia adalah sebagai bentuk do’a ataupun perkataan. Analisa penulis mengemukakan bahwa bentuk dari la’nat allah itu adalah hukuman dan bentuk dari doa karena merasa benci. Sementara perbedaan anatara kedua mufassir tersebut yaitu imam Ath-Thabari menjelaskan la’nat bentuk hukuman yang allah jauhkan dari rahmat dan keberkahannya, Sedangkan Imam Al-Qurthubi menafsirkan lanat bentuk kutukan dari allah dalam perbuatan yang sangat buruk yangdilakukan oleh manusia. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang studi Al-Qur'an dan membantu umat Islam dalam memahami pesan-pesan Allah secara lebih mendalam.
HELMI HARIRI
2024 · Thesis · Open Access
تجريد
حلمي حريري، ٢٠٢٤ عملية تعليم المحفوظات في مدرسة موتيارا هاتي الإعدادية بابا كمبوه، قسم
تربية اللغة العربية للمعهد العالى دار القرآن بابا كمبوه.
تعليم المحفوظات يعني حرفيا "الأقوال الحكيمة" باللغة العربية، ويتضمن حفظ وفهم جمل ذات معنى من مصادر إسلامية كلاسيكية مختلفة. لقد كان محفوظات بالحكمة الواردة في جملة القصيرة، منذ فترة طويلة ركيزة مهمة في التربية الإسلامية، حيث يقدم التوجيه الأخلاقي والحكمة الحياتية للطلاب. في مدرسة موتيارا هاتي الإعدادية بايا كمبوه، لا يعمل تعليم المحفوظات كوسيلة لغرس القيم النبيلة فحسب،
بل يستخدم أيضا بشكل مبتكر لزيادة اهتمام الطلاب باللغة العربية.
أما هدف البحث هو تحليل عملية تخطيط وتنفيذ وتقويم تعليم المحفوظات للصف الثامن في مدرسة موتيارا هاتي الإعدادية بايا كمبوه.
طريقة البحث المستخدمة هي وصفية نوعية مع تقنيات جمع البيانات من خلال المقابلات
والملاحظة ودراسات التوثيق.
أظهرت نتائج البحث أن تخطيط تعليم المحفوظات في مدرسة موتيارا هاني الإعدادية بايا كمبوه لم
يكن مثاليا، حيث لم يستخدم المعلم خطة تنفيذ التعلم (RPP) كدليل في عملية التعليم والتعلم. ومع ذلك، استمر المعلم في تقديم تعليم مفيد باستخدام كتب المحفوظات من كلية المعلمين الإسلامية كونتور . تضمن تنفيذ التعليم ثلاث مراحل رئيسية تقديم المحفوظات وشرحها وحفظها. تم إجراء التقييم من خلال الامتحانات الشفوية والتحريرية، حيث بلغ متوسط درجات الامتحان الشفوي ٨٣,٧٦ والامتحان