Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2023Versi 1

KISAH GALAU DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Al Misbah Karya M. Quraish Shihab)

Koleksi Perpustakaan•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Judul skripsi ini yaitu: “ KISAH GALAU DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Al Mishbah Karya M. Quraish Shihab)” yang ditulis oleh Roihatul Jannah Siagian, Nirm S1.VI.19.19.509, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya postingan galau tentang urusan dunia yang penulis temukan diistagram. Umat manusia pada umumnya dan khususnya kaum muslim pasti pernah merasakan galau dalam kehidupannya baik secara ketuhanan ataupun urusan dunia. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa galau itu tidak selamanya tentang perasaan cinta dan urusan dunia, tetapi galau terjadi kepada seorang hamba yang berhubungan dengan agama dan keyakinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kisah para Nabi dan orang-orang shaleh yang mengandung kegalauan didalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kegalauan menurut M. Quraish Shihab. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran M. Quraish Shihab terhadap kisah galau dalam tafsir Al Mishbah, yang terfokuskan pada penafsiran M. Quraish Shihab terhadap kisah galau dalam Al Qur’an dan penyebab galau dan solusinya didalam Al Qur’an. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Mishbah Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah galau merupakan kondisi jiwa, hati, atau pikiran yang sedang tidak tenang, yang tercermin dari perasaan cemas dan gelisah. Galau terjadi karena banyak pikiran yang mempengaruhi perasaan dan perilaku bercampur menjadi satu, menciptakan sebuah perasaan yang tidak menentu dan cenderung negatif. Galau itu manusiawi, siapapun bisa mengalaminya, bahkan para nabi terdahulu juga pernah dilanda galau. Kegalauan para nabi dan orang-orang shalih merupakan kegalauan yang positif yang bermuara pada Allah Swt. Hanya kepadanya mereka berkeluh kesah dan meminta pertolongan, berbeda dengan orang-orang zaman sekarang yang lebih memilih curhat lewat sosial media dan kebanyakan galau karena perasaan cinta. Semoga penelitian yang penulis lakukan ini bermamfaat dan berguna untuk penelitian selanjutnya bagi yang tertarik untuk lebih mendalami tentang Penafsiran kisah galau dalam Al Qur’an. Karena penulis merasa belum terlalu mendalam dalam mengupas tentang masalah penafsiran kisah galau dalam Al Qur’an didalam skripsi penulis ini. Dan penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi sempurna dan tuntasnya pembahasan yang ada dalam skripsi ini dimasa yang akan datang.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KISAH GALAU DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Al Misbah Karya M. Quraish Shihab)2023 · oai:ais:library-item:18357