Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Solusi Al-Qur'an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu'i)

Koleksi Perpustakaan•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul Solusi Al-Qur’an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu’i) yang disusun oleh saudari Salsabil Febrihana, NIRM S1.VI.19.20.190, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran penulis berkaitan dengan generasi sekarang yang dikenal dengan strawberry generation. Generasi ini dikenal dengan sifat yang mudah menyerah, putus asa dan tidak sabar dalam menghadapi tantangan atau permasalahan yang muncul dalam kehidupannya. Sifat ini sudah tentu dilarang oleh Allah dalam al-Qur’an. Bagi kaum muslimin, wajib hukumnya mencari solusi terhadap permasalahan yang dialami agar terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah didalam al-Qur’an. Termasuk permasalahan strawberry generation ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i yang digagas oleh Al-Farmawi yakni penggabungan ayat-ayat al-Quran yang memiliki tema yang sama dalam al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi dan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an solusi terhadap strawberry generation. Sumber data penelitian terbagi menjadi dua. Pertama, sumber data primer diantaranya tafsir Al-Munir, Al-Misbah, Kemenag, An-Nur, Al-Azhar dan Al-Qurthubi. Kedua sumber data sekunder yaitu buku-buku jurnal ilmiah, tesis, skripsi atau sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan objek permasalahan dalam penelitian. Hasil penelitian ini memiliki dua pembahasan. Pembahasan pertama mengenai klasifikasi ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang terdapat dalam QS. Taha : 130, QS. Ali-Imran : 146, QS. Yusuf : 87, QS. Az-Zumar : 53, QS. Al-An’am : 44, QS. Al-Baqarah : 112. Pembahasan kedua, mengenai penafsiran ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang dibagi menjadi tiga tema. Pertama, sabar. Dengan sabar, maka timbullah ridho dalam hati menerima segala yang telah ditakdirkan oleh Allah dalam hidup ini. Sehingga dapat menciptakan ketenangan hati, jiwa dan fikiran. Dalam membimbing strawberry generation pun juga haruslah dengan sabar. Adakalanya kesabaran diuji saat anak-anak mengeluh dan saat membangun mental. Jika tidak sabar, maka akan terbawa putus asa juga. Kedua, mengingat rahmat Allah sehingga muncul rasa syukur, tidak mudah mengeluh serta tidak mudah berputus asa. Mengingat rahmat Allah, juga harus diiringi dengan berusaha semaksimal mungkin. Ketiga, tunduk dan patuh kepada Allah (bertawakkal kepada Allah) serta berbuat baik (beramal soleh) ini membuktikan penghambaan seorang hamba dan bukti bahwa manusia itu lemah serta bergantung kepada Allah. Dan tawakal ini harus dibarengi dengan usaha yang maksimal. Sehingga menimbulkan hal-hal yang positif dalam hidupnya. Ketika sudah tidak mengalami kekhawatiran atau kerisauan dalam hidup, maka akan terhindar dari sifat putus asa serta tidak hanya berserah diri saja. Tapi jika tidak dapat diatasi, maka permasalahan tersebut diserahkan/dikembalikan kepada Allah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Solusi Al-Qur'an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu'i)2024 · oai:ais:library-item:18515