Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PENAFSIRAN QS. AL-BAQARAH AYAT 142-143 MENURUT WAHBAH AZ-ZUHAILI DAN SAYYID QUTBH TENTANG PERPINDAHAN ARAH KIBLAT

Koleksi Perpustakaan•IDAQU PAYAKUMBUH•19 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi dengan judul “PENAFSIRAN QS. AL-BAQARAH AYAT 142-143 MENURUTWAHBAH AZ-ZUHAILI DAN SAYYID QUTBH TENTANG PERPINDAHAN ARAH KIBLAT” ditulis oleh Muhammad Dzaky NIM. S1.VI.19.19.481 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Institut Darul Qur`an Payakumbuh. Kisah tentang permindahan arah kiblat menurut para muaffsir Wahbah Az-Zuhaili dan Sayyid Qutbh ini diawali dari surah al-baqarah ayat 142. Serta as-sufaha ini juga maksudkan kepada orang yang tidak terima bahwa ka’bah merupakan kiblat umat muslim. Makna dari kalimat “apakah yang memalingkan mereka (umat islam) dari kiblat mereka yang dahulu telah mereka berkiblat kepadanya?” adalah bahwa awalnya umat islam berkiblat ke mekkah kemudian pindah ke Baitul Maqdis, lalu pindah kembali ke Mekkah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yang bersifat deskriptif dan analitis. Jenis penelitian yaitu penelitian pustaka, yang melibatkan kegiatan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti buku, kitab tafsir dan Al-Qur’an, baik dari bahan yang ditulis tokoh yang diteliti (Primer) atau buku yang ditulis oleh orang lain terkait tokoh tersebut (Sekunder). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan proposal ini terdiri dari data primer dan skunder Peneliti menemukan di antara kehendak Allah yang paling absolut adalah dia menentukan untuk manusia satu kiblat yang mengumpulkan mereka dalam ibadah. Pada mulanya Allah memerintahkan kaum muslimin menghadap baitul maqdis, guna memberitaukan bahwa agama Allah itu satu, kiblat semua nabi juga satu, dan tujuan hakiki adalah menghadap Allah. Dan Allah membimbing siapa pun yang di kehendakinya kejalan yang lurus yang mengantarkan kebahagian dunia dan akhirat. Di dalam tafsir Sayyid Qutb : Jika Allah memilih untuk hambanya suaru arah, lalu memilihnya dan menentukannya sebagai kiblat, maka itulah kiblat yang di pilihnya. Lewat jalan itulah mereka berjalan yang lurus. Di dalam Tafsir Al-Munir karena maslahat pasti ada dalam apa yang diperintahkan Allah dan kebaikan tentu terkandung dalam apa yang ditentukannya. Dan Allah membimbing siapa pun yang dikehendaki nya ke ialan yang lurus yang mengantarkan ke kebahagiaan dunia dan akhirat, baik dengan menghadap ke Baitul Maqdis maupun menghadap ke Ka'bah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENAFSIRAN QS. AL-BAQARAH AYAT 142-143 MENURUT WAHBAH AZ-ZUHAILI DAN SAYYID QUTBH TENTANG PERPINDAHAN ARAH KIBLAT2026 · oai:ais:library-item:18964