Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

TADOGHU AL-QUR'AN DI SURAU BOTUANG PAYOBASUNG KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR (Kajian Living Qur'an)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Judul penelitian ini adalah Tadoghu Al-Qur’an di Surau Botuang Payobasuang Kecamatan Payakumbuh Timur (Kajian Living Qur’an) yang ditulis oleh Yunirwan NIRM S1.VI.19.19.535 mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Adapun alasan penulis melakukan peneltian ini adalah melihat fenomena yang tampak sehari-hari selamadua tahun terahir ini di jamaah Tadoghu Surau Botuang RT 02 / RW 03Kelurahan Payobasuang Kecamatan Payakumbuh Timur, dalam melaksanakan Tadoghu Al-Qur’an setiap malam (setelah shalat Magrib sampai waktu Isya) dan setelah shalat Subuh, hingga jamaah ini mampu mengkhatamkan Al-Qur’an 1 kali dalam dua bulan. Fenomena ini sangat berbeda dengan yang dilaksanakan oleh kebanyakan kaum muslimin/muslimat baik dalam waktu melaksanakannya maupun intensitasnya di berbagai Nagari, dimana kebiasaan kaum muslimin/muslimat melaksanakan Tadoghu itu adalah dalam rangka menghidupkan malam di bulan Ramadhan dan dilaksanakan setelah shalat Tarawih. Justru demikian penulis ingin meneliti lebih jauh apa dalil yang menjadi dasar bagi jamaah untuk ber-tadoghu, kemudian bagaimana pelaksanaannya, serta motivasi apayang mendorong jamaah melaksanakan Tadoghu, dan nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Tadoghu tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, angket/kuisioner dan dokumentasi yang ada, dan subjek dari penelitian ini adalah jamaah tadoghu Surau Botuang itu sendiri, sedangkan penulis merupakan instrumen utamadari penelitian ini. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Tadoghu ini dilaksanakan di sebuah surau pasukuan Piliang Payobasuang semenjak tahun 2020, dan dilaksanakan setiap malam dan Subuh dengan mendatangkan guru pembimbing dua kali seminggu dengan jumlah jamaah 15 orang, yang umumnya telah berusia lanjut. Adapun dalil bagi jamaah untuk membaca al-qur’an atau Tadoghu sangat beragam namun secara prinsip, merasakan bahwa memang Allah memerintahkan umatnya untuk melaksanakan Tadoghu. Dari jawaban yang didapat bahwa motif dari jamaah untuk melaksanakan Tadoghu tersebut didorong untuk memperbaiki bacaan masing-masing yang terasa sangat rendah sekali, dan pada akhirnya mohon keridhaan Allah swt. Sedangkan nilai-nilai yang didapat dalam pelaksanaan Tadoghu menurut pengakuaannya dan hasil observasi peneliti sangat baik sekali seperti nilai ketaqwaan, kesabaran, kedisiplinan, nilai tawaddu’, nilai semangat juang dan silaturrahmi.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TADOGHU AL-QUR'AN DI SURAU BOTUANG PAYOBASUNG KECAMATAN PAYAKUMBUH TIMUR (Kajian Living Qur'an)2023 · oai:ais:skripsi:19