Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Studi Kritis Terhadap Pemikiran Agus Mustofa Tentang Turunnya Nabi Isa di Akhir Zaman" yang ditulis oleh Aldi Novendra (NIRM. S1.V1.19.21.020) Mahasiswa Institut Darul Qur'an Payakumbuh. Keyakinan akan turunnya Nabi Isa di akhir zaman merupakan bagian dari aqidah yang diyakini secara luas di masyarakat. Para ulama menukilkan adanya konsensus terkait malasah ini, hal ini diberitakan dalam Al-Qur'an dan banyak hadits yang derajatnya dikategorikan sebagai hadist-hadits yang mutawatir. Faktanya di Indonesia, seorang penggiat dakwah bernama Agus Mustofa menyatakan dalam karya-karyanya bahwa Nabi Isa tidak akan turun di akhir zaman, dan keyakinan akan hal itu merupakan kesalahkaprahan dan mitos yang berkembang di masyarakat. Terkait hal tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian skripsi dengan judul "Studi Kritis Terhadap Pemikiran Agus Mustofa Tentang Turunnya Nabi Isa di Akhir Zaman" dengan fokus masalah yaitu: metode penafsiran Agus Mustofa, pemikiran Agus Mustofa tentang turunnya Nabi Isa di akhir zaman, serta analisis terkait pemikiran Agus Mustofa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana metode dan pemikiran Agus Mustofa serta analisis terhadapnya. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kritis, jenis penelitiannya library research. Teknik pengumpulan data yang utama dalam penelitian ini adalah dokumentasi, kemudian metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa metode penelitian Agus Mustofa yaitu metode puzzle tidak memiliki metodologi dan sistematika penafsiran yang jelas, Ia hanya mengkombinasikan ayat-ayat, dan mengabaikan sumber lain seperti hadits, asbabbun nuzul, nasikh mansukh dan lainnya. Metode puzzle juga berbeda dengan tafsir qur'an bil qur'an para ulama tafsir. Metode ini membawa Agus Mustofa menyampingkan hadist-hadist mutawatir terkait turunnya Nabi Isa. Terkait penafsiran Agus Mustofa belum menghimpun seluruh ayat yang berkaitan dengan tema bahasan, dan meluputkan ayat yang penting. Pendapat Agus Mustofa bahwa turunnya Nabi Isa di akhir zaman itu kontra dengan ayat Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir terbantahkan para ulama karena Nabi Isa turun bukan membawa syari'at baru untuk menggantikan syari'at Nabi Muhammad. Agus Mustofa menafsirkan surah ali imran ayat 55 pada kata mutawaffiika yang didahulukan penyebutannya daripada waraafi'uka berarti Nabi Isa wafat terlebih dahulu sebelum diangkat, para ulama menjelaskan bahwa pada ayat ini terjadi muqaddam dan muakhar yaitu mendahulukan yang kemudian dan mengakhirkan yang dahulu. Kata mutawaffiika tidak hanya dipahami sebagai meninggal seperti yang dipahami Agus Mustofa, para ulama menjelaskan bisa juga bermakna mengangkat/mengambil dan menidurkan.