BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
Al-Qur’an tidak hanya selalu berbicara tentang perihal akidah dan perihal ibadah saja tapi juga mengandung ilmu pengaetahuan dan sains. Sudah banyak kita temukan hasil karya yang berkaitan dengan Ilmu pengetahuan dan sains dalam Al-Qur’an. Diantara hal yang digambarkan dalam ayat Al-Qur’an berkaitan dengan Solar System atau lebih dikenal dengan Tata Surya. Pada kesempatan ini penulis akan mencoba untuk menelusuri ayat-ayat yang berkaitan dengan Solar System. Tata surya salah satu bukti nyata keagungan Allah Ta’ala, Tuhan yang menciptakan seluruh alam semesta dengan sangat detail dengan sistem yang terstruktur. Pada zaman modern ini, banyak sekali fakta-fakta Ilmiah yang telah diungkap oleh para ilmuwan sains mengenai tata surya. Informasi mengenai Tata Surya ini sebenarnya sudah tertulis 14 abad yang lalu di dalam Al Qur’an yang merupakan kitab suci dan petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia. Hal ini membuktikan bahwa sains dan agama (Islam) bisa berjalan beriringan tanpa perlu terjadi pemisahan diantara keduanya. Maka disini penulis menggunakan sistem Penelitian Kepustakaan dengan Pendekatan Kualitatif Tafsir Ilmi dalam pembahasan ini. Kemudian pembahasan kali ini berfokus terhadap surat Al-Anbiya’ ayat 30-33 dan surat Yasin ayat 38-40 sebagai ayat utamanya. Penulis berusaha untuk menghubungkan antara penelitian Ilmiah dengan ayat-ayat yang memiliki indikasi tentang Tata Surya didalamnya
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu “MAKNA عليكم أنفسكم DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tahlili)” yang ditulis oleh Bilal Abdullah, Nirm SI.VI.19.20.147, Mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah adalah karena persoalan kata عليكم أنفسكم dalam surah Al-Ma’idah ayat 105, yang mana dari kata ini menyuruh untuk menjaga diri. Sekilas tidak ada persoalan namun ayat ini berkaitan dengan inti dakwah yaitu amar ma’ruf nahi munkar, dimana keduanya terlihat bertolak belakang, yang satu menyuruh melaksanakan yang satu menyuruh untuk menjaga diri saja. Kata عليكم أنفسكم ini hanya terdapat satu kali dalam Al-Qur’an. Sedangkan, kata “’Alaikum” terdapat 19 kali dalam al-Qur’an, kata “’Alaihim dan hi” terdapat 9 kali, dan kata “’Alaina” terdapat 17 kali. Batasan masalah dalam skripsi ini adalah Penafsiran Q.S Al-Ma’idah ayat 105, Makna kata عليكم أنفسكم dalam Al-Qur’an, dan Penafsiran para ulama tentang kata عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Q.S Al-Ma’idah ayat 105, untuk mengetahui makna kata عليكم أنفسكم , dan untuk mengetahui penafsiran para ulama tentang kata عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105. Adapun metode penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian tafsir tahlili, Metode tafsir tahlili adalah menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara sistematis dengan memaparkan segala aspek yang terkandung dalam ayat-ayat yang ditafsirkan. Sumber data primer dalampenelitian ini adalah Al-Qur’an, Hadits, dan kitab-kitab tafsir, yaitu, kitab tafsir Al-Azhar, kitab tafsir Al-Baghawi, kitab tafsir Al-Qurthubi, kitab tafsir al-Qur’anul Majid An-nuur, kitab tafsir al-Misbah, kitab Fathul Qadir, kitab tafsir At-thabari, kitab tafsir Al-Munir, kitab tafsir ibnu Katsir, kitab tafsir Al-Maraghi. Adapun data sekundernya adalah jurnal, buku studi Al-Qur’an, tulisan-tulisan tokoh lain yang didalamnya ada berkaitan dengan pembahasan ‘alaikum anfusakum. Hasil penelitian skripsi tentang Makna عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105 menjelaskan bahwa ayat ini bukanlah ayat yang menafikan atau meniadakan atau membatalkan perintah amar ma’ruf nahi munkar, namaun ayat ini adalah pengokohan terhadap perintah tersebut dan juga memberikan solusi terhadap agenda amar ma’ruf nahi munkar sebelum dan sesudah pelaksanaannya. Lebih lanjutnya kata ‘alikum anfusakum pada ayat ini juga menjelaskan bahwa menjaga diri yang dimaksud dalam ayat bukanlahuntuk diri sendiri namun juga untuk menjaga orang lain. Karena amar ma’ruf nahi munkar tidak mungkin terjadi apabila hanya untuk diri sendiri. Kemudian terdapat riwayat yang menjelaskan bahwa takwil ayat inin belum berlaku pada masa Rasulullah dan para sahabat, namun berlakunya pada masa setelah mereka atau bisa disebut masa sekarang, alasannya karena persatuan dan kekuatan Islam pada masa itu masih kokoh, berbeda dengan zaman sekarang yang sudah banyak perpecahan dan banyak timbul golongan-golongan, dan setiap golongan merasa paling benar dan suka menyalahkan tanpa dasar keilmuan yang dimiliki.
BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu “MAKNA عليكم أنفسكم DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tahlili)” yang ditulis oleh Bilal Abdullah, Nirm SI.VI.19.20.147, Mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah adalah karena persoalan kata عليكم أنفسكم dalam surah Al-Ma’idah ayat 105, yang mana dari kata ini menyuruh untuk menjaga diri. Sekilas tidak ada persoalan namun ayat ini berkaitan dengan inti dakwah yaitu amar ma’ruf nahi munkar, dimana keduanya terlihat bertolak belakang, yang satu menyuruh melaksanakan yang satu menyuruh untuk menjaga diri saja. Kata عليكم أنفسكم ini hanya terdapat satu kali dalam Al-Qur’an. Sedangkan, kata “’Alaikum” terdapat 19 kali dalam al-Qur’an, kata “’Alaihim dan hi” terdapat 9 kali, dan kata “’Alaina” terdapat 17 kali. Batasan masalah dalam skripsi ini adalah Penafsiran Q.S Al-Ma’idah ayat 105, Makna kata عليكم أنفسكم dalam Al-Qur’an, dan Penafsiran para ulama tentang kata عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Q.S Al-Ma’idah ayat 105, untuk mengetahui makna kata عليكم أنفسكم , dan untuk mengetahui penafsiran para ulama tentang kata عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105. Adapun metode penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian tafsir tahlili, Metode tafsir tahlili adalah menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara sistematis dengan memaparkan segala aspek yang terkandung dalam ayat-ayat yang ditafsirkan. Sumber data primer dalampenelitian ini adalah Al-Qur’an, Hadits, dan kitab-kitab tafsir, yaitu, kitab tafsir Al-Azhar, kitab tafsir Al-Baghawi, kitab tafsir Al-Qurthubi, kitab tafsir al-Qur’anul Majid An-nuur, kitab tafsir al-Misbah, kitab Fathul Qadir, kitab tafsir At-thabari, kitab tafsir Al-Munir, kitab tafsir ibnu Katsir, kitab tafsir Al-Maraghi. Adapun data sekundernya adalah jurnal, buku studi Al-Qur’an, tulisan-tulisan tokoh lain yang didalamnya ada berkaitan dengan pembahasan ‘alaikum anfusakum. Hasil penelitian skripsi tentang Makna عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105 menjelaskan bahwa ayat ini bukanlah ayat yang menafikan atau meniadakan atau membatalkan perintah amar ma’ruf nahi munkar, namaun ayat ini adalah pengokohan terhadap perintah tersebut dan juga memberikan solusi terhadap agenda amar ma’ruf nahi munkar sebelum dan sesudah pelaksanaannya. Lebih lanjutnya kata ‘alikum anfusakum pada ayat ini juga menjelaskan bahwa menjaga diri yang dimaksud dalam ayat bukanlahuntuk diri sendiri namun juga untuk menjaga orang lain. Karena amar ma’ruf nahi munkar tidak mungkin terjadi apabila hanya untuk diri sendiri. Kemudian terdapat riwayat yang menjelaskan bahwa takwil ayat inin belum berlaku pada masa Rasulullah dan para sahabat, namun berlakunya pada masa setelah mereka atau bisa disebut masa sekarang, alasannya karena persatuan dan kekuatan Islam pada masa itu masih kokoh, berbeda dengan zaman sekarang yang sudah banyak perpecahan dan banyak timbul golongan-golongan, dan setiap golongan merasa paling benar dan suka menyalahkan tanpa dasar keilmuan yang dimiliki.