Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: MUHAMMAD ILYAS NASUTION
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Rugi dalam al-Qur’an (Studi Tafsir al Azhar)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: “RUGI DALAM AL QUR’AN (Studi Tafsir Al Azhar)” yang ditulis oleh Muhammad Ilyas Nasution, Nirm S1.VI.19.19.484, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya istilah dari makna kerugian yang ada, baik ia di dunia dan di akhirat. Tetapi manusia di zaman sekarang ini lebih mengartikan sebuah kerugian hanya dalam konteks dunia sebagai contoh: dalam bisnisnya, hartanya, dagangannya dan lain sebagainya. Padahal kerugian yang sesungguhnya adalah kerugian akhirat, yang mana ketika semua amal perbuatan yang dilakukan di dunia tidak dapat membantu dan menolong saat di akhirat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari sebuah kerugian di dalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kerugian menurut Buya Hamka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Azhar Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam tafsir Al Azhar, yang terfokuskan pada penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam Al Qur’an dan penyebab rugi dan solusinya di dalam Al Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah kerugian merupakan kesusahan dan kesulitan hidup dan juga merupakan keadaan hidup yang pahit, penyesalan dan menimpa dalam tempo yang tidak sebentar. Kerugian adalah hal yang tidak bisa terhindar dari manusia karena adanya faktor keburukan yang mempengaruhi jiwa dan iman manusia. Mulai dari diri sendiri seperti sipat dzalim, pikiran kotor, tidak mau melangkah ke dalam kebaikan, tidak mau menerima nasehat dan sebagainya. Disebabkan juga faktor dari luar seperti, lingkungan, pertemanan dan bahkan Jin. Hal inilah yang mesti diperhatikan dan dijaga oleh setiap manusia jangan sampai terjerumus dan tergoda ke dalam keburukan. Sebab segala yang diusahakan nantinya di dunia akan di adili di akhirat, apakah ia masuk ke dalam orang yang merugi atau beruntung. Orang-orang yang merugi nantinya di akhirat itulah orang-orang yang mengakui penyesalannya, tempatnya adalah neraka balasan atas perbuatannya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

Rugi dalam al-Qur’an (Studi Tafsir al Azhar)

2023•Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: “RUGI DALAM AL QUR’AN (Studi Tafsir Al Azhar)” yang ditulis oleh Muhammad Ilyas Nasution, Nirm S1.VI.19.19.484, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya istilah dari makna kerugian yang ada, baik ia di dunia dan di akhirat. Tetapi manusia di zaman sekarang ini lebih mengartikan sebuah kerugian hanya dalam konteks dunia sebagai contoh: dalam bisnisnya, hartanya, dagangannya dan lain sebagainya. Padahal kerugian yang sesungguhnya adalah kerugian akhirat, yang mana ketika semua amal perbuatan yang dilakukan di dunia tidak dapat membantu dan menolong saat di akhirat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari sebuah kerugian di dalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kerugian menurut Buya Hamka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Azhar Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam tafsir Al Azhar, yang terfokuskan pada penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam Al Qur’an dan penyebab rugi dan solusinya di dalam Al Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah kerugian merupakan kesusahan dan kesulitan hidup dan juga merupakan keadaan hidup yang pahit, penyesalan dan menimpa dalam tempo yang tidak sebentar. Kerugian adalah hal yang tidak bisa terhindar dari manusia karena adanya faktor keburukan yang mempengaruhi jiwa dan iman manusia. Mulai dari diri sendiri seperti sipat dzalim, pikiran kotor, tidak mau melangkah ke dalam kebaikan, tidak mau menerima nasehat dan sebagainya. Disebabkan juga faktor dari luar seperti, lingkungan, pertemanan dan bahkan Jin. Hal inilah yang mesti diperhatikan dan dijaga oleh setiap manusia jangan sampai terjerumus dan tergoda ke dalam keburukan. Sebab segala yang diusahakan nantinya di dunia akan di adili di akhirat, apakah ia masuk ke dalam orang yang merugi atau beruntung. Orang-orang yang merugi nantinya di akhirat itulah orang-orang yang mengakui penyesalannya, tempatnya adalah neraka balasan atas perbuatannya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail