BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berfokus pada kehadiran gadget di dunia pesantren, khususnya terkait
dengan tradisi menghafal Al-Qur'an. Gadget, sebagai simbol modernitas,
menimbulkan tantangan dalam menjaga konsentrasi santri dalam menghafal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak positif dan negatif
penggunaan gadget terhadap hafalan Al-Qur'an santriwati di Ma’had Tahfizh
Aisyah As-Salamah serta menganalisis penafsiran QS. Al-Qamar ayat 17 yang
menegaskan kemudahan menghafal Al-Qur'an. Menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
meskipun gadget dapat mendukung pembelajaran, penggunaannya harus bijaksana
agar tidak mengganggu fokus hafalan. Surah Al-Qamar mengajarkan pentingnya
mengambil hikmah dan petunjuk Allah, sehingga gadget sebaiknya dimanfaatkan
untuk tujuan yang baik dengan pengawasan dan pembatasan yang tepat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Dampak Gadget terhadap Peningkatan Hafalan Al-Qur’an Santri Di Pondok Pesantren Ma’had Darul Ikhlas Dalan Lidang” yang ditulis oleh Nur Atika NIM: S1. VI. 19. 19. 496. Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Islam Darul Al-Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Yang melatar belakangi skripsi ini adalah tentang kehadiran gadget di dunia pesantren saat ini dihadapkan dengan berbagai dilema. Gadget, yang notabene merupakan simbol modernitas, justru menjadi tantangan dalam menjaga tradisi menghafal Al-Qur'an santri. Penelitian ini akan memaparkan dampak positif dan negatif penggunaan gadget dalam konteks pembelajaran Al-Qur'an, serta mencari titik temu antara teknologi dan nilai-nilai agama Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penafsiran surah Al-qomar Ayat 17, Menganalisa Penafsiran surah Al-qomar Ayat 17, Mengetahui Dampak gadget terhadap peningkatan hafalan Al-Qur’an santriwati ma’had Tahfizh Aisyah As-Salamah, memberikan kontribusi yang berdaya guna secara teoritis, metodologis, dan empiris bagi kepentingan akademis STAIDA Payakumbuh dalam bidang Pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi. Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Studi kasus dengan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, kemudian display atau penyajian data, kemudian verifikasi atau pengumpulan data. Hasil dari Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa 1) Surah Al-Qamar, menurut para mufassir, tergolong Makiyah dan menegaskan kemudahan mempelajari Al-Qur'an melalui pengulangan ayat 17, 22, 32, dan 40. Ayat-ayat ini menghilangkan keraguan umat dalam menghafal Al-Qur'an, memberikan jaminan dari Allah bahwa siapa pun yang berusaha memahaminya akan dimudahkan. 2) Surah Al-Qomar mengajarkan pentingnya menggunakan petunjuk dan hikmah Allah dalam hidup. Gadget, jika digunakan dengan bijak, dapat mendukung pembelajaran Al-Qur'an. Namun, penyalahgunaannya yang mengalihkan dari tujuan utama justru bertentangan dengan prinsip Al-Qur'an. Gadget harus dimanfaatkan untuk kebaikan dan menghindari dampak negatif. 3) Penggunaan gadget di Ma'had Tahfizh Aisyah As-Salamah memiliki dampak positif seperti mendukung pembelajaran, namun juga negatif, mengganggu fokus hafalan santriwati. Solusi yang diusulkan meliputi edukasi, pembatasan, dan pemantauan intensif untuk memastikan gadget digunakan secara bijak dalam mendukung hafalan Al-Qur'an.
BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Dampak Gadget terhadap Peningkatan Hafalan Al-Qur’an Santri Di Pondok Pesantren Ma’had Darul Ikhlas Dalan Lidang” yang ditulis oleh Nur Atika NIM: S1. VI. 19. 19. 496. Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Islam Darul Al-Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Yang melatar belakangi skripsi ini adalah tentang kehadiran gadget di dunia pesantren saat ini dihadapkan dengan berbagai dilema. Gadget, yang notabene merupakan simbol modernitas, justru menjadi tantangan dalam menjaga tradisi menghafal Al-Qur'an santri. Penelitian ini akan memaparkan dampak positif dan negatif penggunaan gadget dalam konteks pembelajaran Al-Qur'an, serta mencari titik temu antara teknologi dan nilai-nilai agama Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penafsiran surah Al-qomar Ayat 17, Menganalisa Penafsiran surah Al-qomar Ayat 17, Mengetahui Dampak gadget terhadap peningkatan hafalan Al-Qur’an santriwati ma’had Tahfizh Aisyah As-Salamah, memberikan kontribusi yang berdaya guna secara teoritis, metodologis, dan empiris bagi kepentingan akademis STAIDA Payakumbuh dalam bidang Pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi. Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode Studi kasus dengan pendekatan Kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan reduksi data, kemudian display atau penyajian data, kemudian verifikasi atau pengumpulan data. Hasil dari Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa 1) Surah Al-Qamar, menurut para mufassir, tergolong Makiyah dan menegaskan kemudahan mempelajari Al-Qur'an melalui pengulangan ayat 17, 22, 32, dan 40. Ayat-ayat ini menghilangkan keraguan umat dalam menghafal Al-Qur'an, memberikan jaminan dari Allah bahwa siapa pun yang berusaha memahaminya akan dimudahkan. 2) Surah Al-Qomar mengajarkan pentingnya menggunakan petunjuk dan hikmah Allah dalam hidup. Gadget, jika digunakan dengan bijak, dapat mendukung pembelajaran Al-Qur'an. Namun, penyalahgunaannya yang mengalihkan dari tujuan utama justru bertentangan dengan prinsip Al-Qur'an. Gadget harus dimanfaatkan untuk kebaikan dan menghindari dampak negatif. 3) Penggunaan gadget di Ma'had Tahfizh Aisyah As-Salamah memiliki dampak positif seperti mendukung pembelajaran, namun juga negatif, mengganggu fokus hafalan santriwati. Solusi yang diusulkan meliputi edukasi, pembatasan, dan pemantauan intensif untuk memastikan gadget digunakan secara bijak dalam mendukung hafalan Al-Qur'an.