Nasehat Sebagai Tahap Penyelesain Nusyuz (Analisis lafadz) Faizhuhunna dalam Tafsir Ahkam AL-Qur'an Karya Ibnu AL-Arabi
Skripsi ini berjudul "Nasehat Sebagai Tahap Penyelesaian Nusyuz (Analisis Lafad Fa'izhuhunna dalam Tafsir Ahkam Al-Qur'an Karya Ibnu Al-Arabi)", yang disusun oleh saudara Pauji Hidayat Tanjung. NIM. 2219041, mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, Institut Darul Qur'an (IDAQU) Payakumbuh. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah Fenomena. pembangkangan istri (nusyuz) dalam rumah tangga menjadi salah satu persoalan yang banyak dibahas dalam perspektif hukum Islam. Nusyuz dipahami sebagai sikap tidak taat atau munculnya ketidakharmonisan antara suami dan istri yang dapat mengganggu keutuhan keluarga. Jenis peneltian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, metode yang digunakan bersifat deskriptif analitis. Adapun pendekatan metode tafsir yang digunakan adalah tafsir tahlili. Metode tahlili yang di pakai yaitu metode Abdul Hayy al-Farmawi. Sumber data utama adalah kitab ahkam Al-Qur'an karya Ibn Al-Arabi. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk-bentuk nasihat sebagai tahap penyelesaian nusyuz pada lafadz faizhuhunna menurut Tafsir Ahkam Al-Qur'an karya Ibnu al-'Arabi, Batasan masalah yang dibahas yaitu menjelaskan penafsiran Ibnu Al-Arabi' tentang lafad: fa'izhuhunna dalam Q.S. An-Nisa':34, serta Analisis penafsiran lafadz fa'izhuhunna dalam tafsir ibnu AL-Arab Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya langkap ataupun poin-poin yang harus disampaikan kepada istri yang nusyuz, dan Ibn Al-Arabi lebih mengutamakan cara menasihati istri yang nusyuz di banding cara pisah ranjang ataupun memukul.