BookOpen AccessPDF tersedia
2025•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Mental Health Dalam Al-Qur'an (Studi Tafsir Maudhu'i)" yang ditulis oleh Ratna Sari NIRM.S1.VI.19.21.027, Mahasiswa Institut Darul Qur'an Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah kehidupan yang semakin modern yang menjadikan manusia mengalami gangguan mental seperti depresi, stress, cemas bahkan sampai bunuh diri disebabkan faktor ekonomi, lingkungan, dan pekerjaan. Ini terjadi karena kesehatan mental kurang baik, atau disebut mental health. Maka penulis berusaha memahami secara utuh bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang mental health dalam Al-Qur'an dengan batasan masalah menjelaskan klasifikasi ayat-ayat Al-Qur'an tentang mental health dan penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an tentang mental health Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) yang bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan penafsiran mental health dalam Al-Qur'an melalui metode tafsir maudhu'i menurut Adb Hayy al-Farnawi dengan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun sumber data primernya Al-Qur'an, tafsir Al-Azhar, Al-Misbah, Al-Maraghi, An-Nur, Al-Munir, dan tafsir Kemenag RI. Data sekundernya jurnal dan artikel mengenai mental health serta buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa klasifikasi ayat tentang mental health terdapat dalam Qs. Al-Fajr: 27, Qs. Al-Waqiah: 89, dan Qs. Ali Imran: 191. Penafsiran Al-Qur'an surah Al-Fajr: 27 berisi tentang ciri-ciri mental health, yaitu bersyukur ketika dilapangkan hartanya, dan bersabar ketika diuji dengan kekurangan harta. Surah Al-Waqiah:89 menjelaskan bahwa kenikmatan yang diperoleh dengan mental health adalah mendapat ketenangan saat menghadapi sakaratul maut, diberi kenikmatan dan ditempatkan di syurga. Sedangkan surah Ali 'Imran:191 menjelaskan bahwa dampak dari mental health dalam kehidupan yaitu, dengan mengingat Allah akan tenang jiwanya, dan ikhlas dalam menjalani problematika kehidupan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Mental Health Dalam Al-Qur'an (Studi Tafsir Maudhu'i)" yang ditulis oleh Ratna Sari NIRM.S1.VI.19.21.027, Mahasiswa Institut Darul Qur'an Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah kehidupan yang semakin modern yang menjadikan manusia mengalami gangguan mental seperti depresi, stress, cemas bahkan sampai bunuh diri disebabkan faktor ekonomi, lingkungan, dan pekerjaan. Ini terjadi karena kesehatan mental kurang baik, atau disebut mental health. Maka penulis berusaha memahami secara utuh bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang mental health dalam Al-Qur'an dengan batasan masalah menjelaskan klasifikasi ayat-ayat Al-Qur'an tentang mental health dan penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an tentang mental health Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) yang bertujuan untuk mengetahui klasifikasi dan penafsiran mental health dalam Al-Qur'an melalui metode tafsir maudhu'i menurut Adb Hayy al-Farnawi dengan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun sumber data primernya Al-Qur'an, tafsir Al-Azhar, Al-Misbah, Al-Maraghi, An-Nur, Al-Munir, dan tafsir Kemenag RI. Data sekundernya jurnal dan artikel mengenai mental health serta buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa klasifikasi ayat tentang mental health terdapat dalam Qs. Al-Fajr: 27, Qs. Al-Waqiah: 89, dan Qs. Ali Imran: 191. Penafsiran Al-Qur'an surah Al-Fajr: 27 berisi tentang ciri-ciri mental health, yaitu bersyukur ketika dilapangkan hartanya, dan bersabar ketika diuji dengan kekurangan harta. Surah Al-Waqiah:89 menjelaskan bahwa kenikmatan yang diperoleh dengan mental health adalah mendapat ketenangan saat menghadapi sakaratul maut, diberi kenikmatan dan ditempatkan di syurga. Sedangkan surah Ali 'Imran:191 menjelaskan bahwa dampak dari mental health dalam kehidupan yaitu, dengan mengingat Allah akan tenang jiwanya, dan ikhlas dalam menjalani problematika kehidupan.