BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
Hedonisme tidak hanya mencerminkan perilaku individu, tetapi juga
mempunyai dampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan sosial.Konsumsi
berlebihan, kesenjangan sosial yang semakin lebar, dan eksploitasi lingkungan
hidup semakin dipandang sebagai akibat dari hedonisme yangs tidak terkendali.
Dalam hal ini, Al-Quran memberikan pedoman etika yang ketat dan
menekankan pentingnya menjaga moral yang baik dan menjaga
keharmonisan sosial dan kosmis.2 Penelitian ini mempunyai tujuan yang sangat
penting. ketat dan menekankan pentingnya menjaga moral yang baik dan
menjaga keharmonisan sosial dan kosmis. Penelitian ini mempunyai tujuan yang
sangat penting.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi hedonisme dalam
perspektif Al-Qur‟an, khususnya melalui analisis Tafsir Al-Azhar terhadap QS.
Al-Isra ayat 27. Hedonisme sebagai pandangan hidup yang menekankan
pencarian kebahagiaan dan kepuasan pribadi sebagai tujuan utama, semakin
marak dalam masyarakat modern, khususnya di kalangan remaja. Gaya hidup
ini sering kali menyebabkan perilaku impulsif, konsumtif, dan egois yang
berpotensi merusak moral individu serta harmoni sosial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
pustaka, menelaah interpretasi QS. Al-Isra ayat 27 dalam Tafsir Al-Azhar. Ayat
ini menekankan pentingnya menghindari perilaku boros dan tidak bertanggung
jawab dalam penggunaan harta, karena pemborosan dianggap sebagai perilaku
yang dekat dengan setan yang ingkar kepada Tuhannya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonisme bertentangan dengan
ajaran Al-Qur‟an yang mengajarkan keseimbangan, tanggung jawab sosial, dan
kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai
bagaimana nilai-nilai Islam dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan budaya
hedonisme, serta memberikan panduan untuk membentuk masyarakat yang lebih
beradab dan bermoral.
BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
vii ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: “HEDONISME DALAM Al- QUR’AN Q.S AL-ISRA (Studi Tafsir Al-Azhar)”. yang ditulis oleh Rezki Prasetya Nirm S1.VI.19.20.046, Mahasiswa STAI Darul Qur‟an Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena hedonisme dalam perspektif Al-Qur‟an, khususnya melalui analisis Tafsir Al-Azhar terhadap QS. Al-Isra ayat 27. Hedonisme sebagai pandangan hidup yang menekankan pencarian kebahagiaan dan kepuasan pribadi sebagai tujuan utama, semakin marak dalam masyarakat modern, khususnya di kalangan remaja. Gaya hidup ini sering kali menyebabkan perilaku impulsif, konsumtif, dan egois yang berpotensi merusak moral individu serta harmoni sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menelaah interpretasi QS. Al-Isra ayat 27 dalam Tafsir Al-Azhar. Ayat ini menekankan pentingnya menghindari perilaku boros dan tidak bertanggung jawab dalam penggunaan harta, karena pemborosan dianggap sebagai perilaku yang dekat dengan setan yang ingkar kepada Tuhannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonisme bertentangan dengan ajaran Al-Qur‟an yang mengajarkan keseimbangan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan budaya hedonisme, serta memberikan panduan untuk membentuk masyarakat yang lebih beradab dan bermoral.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
vii ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: “HEDONISME DALAM Al- QUR’AN Q.S AL-ISRA (Studi Tafsir Al-Azhar)”. yang ditulis oleh Rezki Prasetya Nirm S1.VI.19.20.046, Mahasiswa STAI Darul Qur‟an Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena hedonisme dalam perspektif Al-Qur‟an, khususnya melalui analisis Tafsir Al-Azhar terhadap QS. Al-Isra ayat 27. Hedonisme sebagai pandangan hidup yang menekankan pencarian kebahagiaan dan kepuasan pribadi sebagai tujuan utama, semakin marak dalam masyarakat modern, khususnya di kalangan remaja. Gaya hidup ini sering kali menyebabkan perilaku impulsif, konsumtif, dan egois yang berpotensi merusak moral individu serta harmoni sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menelaah interpretasi QS. Al-Isra ayat 27 dalam Tafsir Al-Azhar. Ayat ini menekankan pentingnya menghindari perilaku boros dan tidak bertanggung jawab dalam penggunaan harta, karena pemborosan dianggap sebagai perilaku yang dekat dengan setan yang ingkar kepada Tuhannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hedonisme bertentangan dengan ajaran Al-Qur‟an yang mengajarkan keseimbangan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan budaya hedonisme, serta memberikan panduan untuk membentuk masyarakat yang lebih beradab dan bermoral.