BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
Saat ini program tahfidz Al-Qur’an menjadi program yang sangat populer dan sangat
digemari di beberapa lembaga pendidikan baik negri maupun swasta, baik formal maupun non
formal yang sudah menjamur di kota Payakumbuh. Hal ini terlihat dari banyaknya sekolahsekolah yang bernuansa tahfidz yang bermunculan di kota Payakumbuh, banyak trik-trik dan
keutamaaan tentang menghafal al-Qur’an guna untuk memotivasi dan menumbuhkan semangat
dalam menghafal al-Qur’an. Salah satu sekolah di kota Payakumbuh melakukan program tahfidz
untuk anak usia dini yaitu PAUD Al-Huffazh Kota Payakumbuh, yang mana mereka memiliki
program unggulan Festival al-Qur’an yang dilakukan rutin setiap sekali sebulan sebagai bentuk
apresiasi pada anak-anak penghafal al-Qur’an di usia dini. Selain itu program ini juga
menumbuhkan semangat belajar bagi para santri, mu’allimah dalam meningkatkan kualitas
belajar mengajar, serta orang tua para santri jadi ikut rajin dalam muroja’ah hafalan bersama
anak-anaknya dirumah.
BookOpen AccessPDF tersedia
2024•Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Festival Al-Qur’an di PAUD Al-Huffazh Kota Payakumbuh”. Yang ditulis oleh Sri Dea Puspita NIRM.S1.19.19.521, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya program tahfidz al-Qur’an menjadi program yang sangat populer dan sangat digemari di beberapa lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta, baik formal maupun non formal yang sudah menjamur di kota Payakumbuh. Hal ini terlihat dari banyaknya sekolah-sekolah yang bernuansa tahfidz yang bermunculan di kota Payakumbuh, banyak trik-trik dan keutamaaan tentang menghafal al-Qur’an guna untuk memotivasi dan menumbuhkan semangat dalam menghafal al-Qur’an. Salah satu sekolah di kota Payakumbuh melakukan program tahfidz untuk anak usia dini yaitu PAUD Al-Huffazh, yang mana mereka memiliki program unggulan Festival al-Qur’an yang dilakukan rutin setiap sekali sebulan sebagai bentuk apresiasi pada anak-anak penghafal al-Qur’an di usia dini. Kegiatan festival al-Qur’an memiliki pengaruh yang begitu besar. Sehingga dalam penelitian ini akan melihat bagaimana pengaruh festival al-Qur’an di PAUD al-Huffazh.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan fenomenologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penafsiran tentang dasar ayat yang digunakan sebagai landasan syar’i serta untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan festival al-Qur’an. data sekunder yakni kitab-kitab tafsir jurnal, artikel, wawancara serta yang berkaitan dengan kegiatan festival al-Qur’an.
Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: 1) Pembelajaran al-Qur’an di PAUD Al-Huffazh memiliki landasan syar’i yaitu QS. Al-‘Ankabut ayat 49 dan QS. Faatir ayat 29-30 serta hadits yang didalamnya banyak menguat tentang keutamaan-keutaman dalam memotivasi hafalan para santri. 2) Pelaksanaan kegiantannya, satu kali dalam satu bulan yaitu pada minggu terakhir setiap bulannya pada hari jum’at dengan rangkaian acara yaitu persiapan tempat, pembukaan, pembacaan QS. Al-Kahfi, ice breaking, muroja’ah bersama, menyanyikan lagu hafidz Qur’an, sambutan kepala sekolah, penampilan, pemberian reward, penutup dan foto bersama. 3) Pengaruh festival al-Quran ada tiga yaitu a. Terhadap para santri: santri menjadi termotivasi, menumbuhkan rasa semangat, menumbuhkan rasa cinta terhadap al-Qur’an, melatih keberanian untuk tampil, melatih kemandirian, para santri memiliki rasa sangat senang, dan adapun beberapa santri yang memiliki rasa malu, tidak peduli, atau masih suka asik main-main. b. Terhadap mu’allimah: Mu’allimah lebih mudah dalam memotivasi anak, Mu’allimah dapat melihat perkembangan, pencapaian, kelemahan dan kelebihan masing-masing santri dalam liqo’nya, untuk mengevaluasi hafalan para santri tiap bulannya. c. Terhadap orang tua: orang tua jadi ikut menghafal al-Qur’an serta rajin muroja’ah bareng dengan anak-anaknya dirumah, orang tua jadi lebih tau versi anak dalam menghafal/muroja’ah, orang tua bisa tau/melihat kemampuan anak sampai mana, untuk menghafal al-Qur’an dalam mencapai targetnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Festival Al-Qur’an di PAUD Al-Huffazh Kota Payakumbuh”. Yang ditulis oleh Sri Dea Puspita NIRM.S1.19.19.521, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya program tahfidz al-Qur’an menjadi program yang sangat populer dan sangat digemari di beberapa lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta, baik formal maupun non formal yang sudah menjamur di kota Payakumbuh. Hal ini terlihat dari banyaknya sekolah-sekolah yang bernuansa tahfidz yang bermunculan di kota Payakumbuh, banyak trik-trik dan keutamaaan tentang menghafal al-Qur’an guna untuk memotivasi dan menumbuhkan semangat dalam menghafal al-Qur’an. Salah satu sekolah di kota Payakumbuh melakukan program tahfidz untuk anak usia dini yaitu PAUD Al-Huffazh, yang mana mereka memiliki program unggulan Festival al-Qur’an yang dilakukan rutin setiap sekali sebulan sebagai bentuk apresiasi pada anak-anak penghafal al-Qur’an di usia dini. Kegiatan festival al-Qur’an memiliki pengaruh yang begitu besar. Sehingga dalam penelitian ini akan melihat bagaimana pengaruh festival al-Qur’an di PAUD al-Huffazh.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan fenomenologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penafsiran tentang dasar ayat yang digunakan sebagai landasan syar’i serta untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan festival al-Qur’an. data sekunder yakni kitab-kitab tafsir jurnal, artikel, wawancara serta yang berkaitan dengan kegiatan festival al-Qur’an.
Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: 1) Pembelajaran al-Qur’an di PAUD Al-Huffazh memiliki landasan syar’i yaitu QS. Al-‘Ankabut ayat 49 dan QS. Faatir ayat 29-30 serta hadits yang didalamnya banyak menguat tentang keutamaan-keutaman dalam memotivasi hafalan para santri. 2) Pelaksanaan kegiantannya, satu kali dalam satu bulan yaitu pada minggu terakhir setiap bulannya pada hari jum’at dengan rangkaian acara yaitu persiapan tempat, pembukaan, pembacaan QS. Al-Kahfi, ice breaking, muroja’ah bersama, menyanyikan lagu hafidz Qur’an, sambutan kepala sekolah, penampilan, pemberian reward, penutup dan foto bersama. 3) Pengaruh festival al-Quran ada tiga yaitu a. Terhadap para santri: santri menjadi termotivasi, menumbuhkan rasa semangat, menumbuhkan rasa cinta terhadap al-Qur’an, melatih keberanian untuk tampil, melatih kemandirian, para santri memiliki rasa sangat senang, dan adapun beberapa santri yang memiliki rasa malu, tidak peduli, atau masih suka asik main-main. b. Terhadap mu’allimah: Mu’allimah lebih mudah dalam memotivasi anak, Mu’allimah dapat melihat perkembangan, pencapaian, kelemahan dan kelebihan masing-masing santri dalam liqo’nya, untuk mengevaluasi hafalan para santri tiap bulannya. c. Terhadap orang tua: orang tua jadi ikut menghafal al-Qur’an serta rajin muroja’ah bareng dengan anak-anaknya dirumah, orang tua jadi lebih tau versi anak dalam menghafal/muroja’ah, orang tua bisa tau/melihat kemampuan anak sampai mana, untuk menghafal al-Qur’an dalam mencapai targetnya.