Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Guru TPQ
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Tahsin Al-Qur'an Guru-Guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Tahsin Qur’an Guru-guru TPQ Di Kenagarian Situjuah Batua” ditulis oleh Ferdi Winaldo NIRM: S1.VI.19.20.158, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya guru TPQ yang belum memahami tajwid dalam membaca al-Qur’an. Secara umum guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua masih menggunakan tajwid yang dipelajari ketika masih belajar di TPQ atau surau dahulu. Padahal guru TPQ tersebut akan menjadi tauladan bagi santri dan santriwan di TPQ Kenagarian Situjuah Batua. Kurangnya pemahaman ilmu tajwid sebagian guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua, membuat penulis ingin meneliti lebih jauh bacaan guru-guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis memilih guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua sebagai sampel dengan teknik penentuan sampelnya ialah Simple Random Sampling. Pokok pembahasan dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui kemampuan bacaan guru-guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua dalam hal makharijul huruf, mad wal qashr, serta ghunnah dan bilaghunnah. Kemampuan yang dimiliki oleh guru TPQ nantinya akan diajarkan kepada generasi yang akan datang sebagai pewaris al-Qur’an. Oleh karena itu sudah semestinya seorang guru TPQ menguasai ilmu tajwid dengan baik dan benar. Hasil penelitian ini dibagi kepada dua poin. Poin pertama, dalam hal penguasaan bacaan yang dibagi kepada tiga bidang yaitu, bidang makharijul huruf, secara umum hampir sama yaitu kesalahan dalam pengucapan huruf Dal. Bidang mad wal qasr dalam praktek ditemukan banyak kesalahan dalam mad far’iy seperti mad wajib muttasil, mad lazim mukhaffaf harfi dan mad ‘iwadh. Bidang ghunnah dan bilaghunnah, secara umum masih banyak kesalahan dalam melafaskan bacaan ikhfa dan nun musyaddadah, hanya sebagian kecil yang sudah menguasai baik secara teori maupun praktek. Selanjutnya poin kedua yaitu terdapat dua faktor yang mempengaruhi bacaan al-Qur’an para guru TPQ di Kenagarian Situjuah Batua, yaitu faktor positif seperti kegigihan dalam belajar tahsin al-Qur’an serta faktor usia yang belum lanjut. Dan faktor negatif seperti kurangnya pengetahuan tentang ilmu tajwid serta faktor usia yang sudah lanjut.

20 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail