Implementasi Matan Al-Muqaddimah Al-Jazariyah Dalam Bacaan Al-Qur'an ( Studi Pada Santriwati Ashhabul Qur'an Payakumbuh)
ABSTRAK Judul skripsi ini yaitu: “Implementasi Matan Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah Dalam Bacaan Al-Qur’an (Studi Pada Santriwati Sekolah Ash-Habul Qur’an Payakumbuh)” yang ditulis oleh Zikra Sucita, NIRM SI.VI.19.18.078. Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Alasan penulis memilih judul ini adalah: Langkah awal untuk membaca Al-Qur’an adalah dengan mengetahui huruf hijaiyyah serta mampu fasih dalam pengucapannya. Dalam ilmu tajwid pengucapan fasih ini bisa didapati dengan mengetahui makharijul huruf dan shifatul huruf. Kitab tajwid dasar yang memuat materi ini dengan jelas adalah matan Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah. Matan ini sanadnya tersambung kepada Imam Ibnul Jazari sebagai penulis matan dan dapat menjadi sandaran ketika membaca Al-Qur’an agar terlepas dari keraguan terhadap suatu hukum tajwid. Menurut penelusuran penulis kepada lembaga-lembaga Al-Qur’an yang ada di Payakumbuh, penulis mendapati sekolah AshHabul Qur’an Payakumbuh satu-satunya sekolah yang menerapkan matan Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah sebagai bahan ajarnya. Uniknya lagi sekolah ini merupakan lembaga yang menjadi wadah bagi mereka yang ingin belajar Al-Qur’an dari segala usia mulai anak-anak hingga lansia. Sehingga penulis merasa perlu untuk meneliti bagaimana Implementasi matan Al-Muqaddimah Al-Jazariyyah dalam bacaan Al-Qur’an santriwati AshHabul Qur’an Payakumbuh. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui implementasi Matan Al-Muqoddimah Al-Jazariyah dalam bacaan Al-Qur’an santriwati Ash-Habul Qur’an Payakumbuh dan Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualutatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penulis mendapati hasil bahwa di sekolah AshHabul Qur’an santriwati yang mampu menerapkan Matan Al-Muqaddimah Al-Jazariyah dalam bacaan Al-Qur’annya adalah yang sudah hafal matan tersebut, sedangkan yang lain belum mampu. Dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa (1) motivasi diri dan orang sekitar, (2) niat dan mengetahui tujuan mempelajari matan, (3) ketertarikan terhadap ilmu, (4) kehadiran dan masa belajar. Sedangkan Faktor penghambatnya adalah (1) faktor usia, (2) latar belakang pendidikan (3) kurang motivasi dan minat (4) kesibukan dan waktu luang.