Talqin Mayat Setelah Dikubur Studi Kasus Terhadap Masyarakat Desa Limbur Merangin, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Talqin Mayat Setelah Di Kubur Studi Kasus Terhadap Masyarakat Desa Limbur Merangin Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.” yang ditulis oleh Delpi Wijaya NIRM.S1.VI.19.21.054, Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah tradisi yang ada didalam masyarakat Indonesia terutama di Desa Limbur Merangin Kecamatan Pamenang barat ini yaitu tradisi talqin mayat setelah dikuburkan, tradisi yang sudah ada sejak islam masuk ke Desa Limbur Merangin ini membuat peneliti tertarik untuk mengungkap berbagai aspek dari praktik talqin mayat ini, hal ini perlu ditelusuri penafsiran ulama mengenai praktik talqin mayat setelah dikuburkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara,dan dokumentasi. Sumber data penelitian terbagi menjadi dua, yaitu sumber data primer tokoh agama, adat dan masyarakat Desa Limbur Merangin, serta sumber data sekunder dari literature-literatur yang ada dari kitab-kitab, makalah, jurnal dan lain-lain. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan residu data, display data, kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini bahwa tradisi ini terjadi tidak lepas dari kebiasan masyarakat Desa Limbur Merangin yang sudah terjadi dari zaman berkembang nya Islam pada Desa Limbur Merangin sampai saat sekarang ini masih di pertahankan, hal ini bisa terjadi juga karena dukungan dari segala pihak yang terkait dan kesepakatan bersama terhadap suatu amalan dengan tujuan yang akan penulis terangkan setelah ini, hal ini bisa terjadi karena sesuai dengan keyakinan mereka yang bermazhab Imam Syafi’i. pembacaan talqin mayat setelah di kubur masyarakat setempat melakukan amalan tersebut berdasarkan dengan dalil yang di ambil dari kitab suci al-Qur’an yaitu yang terdapat dalam surah Az-Zariyat ayat 55dan kitab Ianatut Tholibin juz 2 halaman 140-143.