Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Menampilkan hasil untuk “Tesis”.

5 hasil
DaftarKartu
BookOpen AccessPDF tersedia

Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik Ayat-Ayat Terkait Nabi Ibrahim dan Keluarganya)

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk hidup berpasangpasangan, membutuhkan keluarga yang ideal. Menciptakannya bukan hal yang mudah, banyak faktor yang menjadi penghambat. Peneliti mengungkapkan bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya yang terdapat di dalam al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i Abd Hayy al-Farmawi, sumber data primer diantaranya tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir al- Misbah karya M.Quraisy Shihab, tafsir fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb, tafsir al-Maraghi karya Ahmad Mustafa al-Maraghi, tafsir Kemenag dan Tafsir an-Nur karya Muhammad Hasbi AshShiddieqy. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, tesis, skripsi dan sumbersumber lainnya. Penelitian menemukan terdapat 63 ayat terkait kisah nabi Ibrahim di dalam al-Qur’an, Ismail putranya ditemukan 12 ayat. Ya’qub cucu Nabi Ibrahim sebanyak 16 ayat. Ayat yang bercerita tentang nabi Ibrahim dan keluarganya terdapat 12 ayat, 3 ayat berkaitan dengan bentuk keluarga ideal. Pertama sikap mempercayai dalam Q.S ash-Shaffat ayat 102, kedua sikap menerima kekurangan keluarga dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55, ketiga sikap mengerti dan memahami keadaan keluarga dalam Q.S Ibrahim ayat 37 dan Q.S ash-Shaffat ayat 102, keempat sikap saling menghargai dalam Q.S ashShaffat ayat 102, kelima sikap saling mencintai dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik Ayat-Ayat Terkait Nabi Ibrahim dan Keluarganya)

2024•Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini berjudul “Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik Ayat-ayat Tentang Nabi Ibrahim dan Keluarganya)” yang ditulis oleh Fatya Rahma Firdaus NIRM.S1.VI.19.20.155, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah secara berpasang-pasangan, membutuhkan hubungan yang baik. Namun menciptakan hubungan yang baik bukanlah hal yang mudah, banyak faktor yang menjadi penghambat. Ada beberapa cara membentuk keluarga ideal, salah satunya di dalam alQur’an banyak diterangkan terkait bagaimana etika dalam berkeluarga yang baik, terdapat dalam kisah para nabi maupun orang-orang yang hidup pada zaman nabi. Salah satu contohnya yaitu kisah nabi Ibrahim dan keluarganya yang dapat dijadikan panutan bagi umat muslim. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i Muhammad abd al-Hayy al-Farmawi yakni menentukan tema yang akan dibahas lalu mengumpulkan ayat sesuai dengan tema yang dibahas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya di dalam alQur’an. Sumber data penelitian terbagi dua, sumber data primer diantaranya tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir al-Misbah karya M.Quraisy Shihab, tafsir fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb , tafsir Kemenag dan Tafsir an-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, tesis, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Penelitian menemukan bahwa terdapat 63 ayat yang berkaitan dengan kisah nabi Ibrahim di dalam al-Qur’an, Nabi Ismail putranya ditemukan 12 ayat di dalam al-Qur’an. Nabi Ya’qub cucu Nabi Ibrahim disebutkan Allah di dalam al-Qur’an sebanyak 16 ayat. Sedangkan ayat yang bercerita tentang nabi Ibrahim dan keluarganya terdapat 12 ayat, 3 diantaranya bercerita tentang bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya. Pertama sikap mempercayai perkataan dan perbuatan yang terdapat di dalam Q.S ash-Shaffat ayat 102, kisah nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail. Selanjutnya sikap menerima kekurangan keluarga yang terdapat di dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55, kisah nabi Ibrahim dan istrinya Sarah. Ketiga sikap mengerti dan memahami keadaan keluarga yang terdapat di dalam Q.S Ibrahim ayat 37 antara Ibrahim dengan istrinya Hajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik Ayat-Ayat Terkait Nabi Ibrahim dan Keluarganya)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik Ayat-ayat Tentang Nabi Ibrahim dan Keluarganya)” yang ditulis oleh Fatya Rahma Firdaus NIRM.S1.VI.19.20.155, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah secara berpasang-pasangan, membutuhkan hubungan yang baik. Namun menciptakan hubungan yang baik bukanlah hal yang mudah, banyak faktor yang menjadi penghambat. Ada beberapa cara membentuk keluarga ideal, salah satunya di dalam alQur’an banyak diterangkan terkait bagaimana etika dalam berkeluarga yang baik, terdapat dalam kisah para nabi maupun orang-orang yang hidup pada zaman nabi. Salah satu contohnya yaitu kisah nabi Ibrahim dan keluarganya yang dapat dijadikan panutan bagi umat muslim. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i Muhammad abd al-Hayy al-Farmawi yakni menentukan tema yang akan dibahas lalu mengumpulkan ayat sesuai dengan tema yang dibahas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya di dalam alQur’an. Sumber data penelitian terbagi dua, sumber data primer diantaranya tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir al-Misbah karya M.Quraisy Shihab, tafsir fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb , tafsir Kemenag dan Tafsir an-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, tesis, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Penelitian menemukan bahwa terdapat 63 ayat yang berkaitan dengan kisah nabi Ibrahim di dalam al-Qur’an, Nabi Ismail putranya ditemukan 12 ayat di dalam al-Qur’an. Nabi Ya’qub cucu Nabi Ibrahim disebutkan Allah di dalam al-Qur’an sebanyak 16 ayat. Sedangkan ayat yang bercerita tentang nabi Ibrahim dan keluarganya terdapat 12 ayat, 3 diantaranya bercerita tentang bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya. Pertama sikap mempercayai perkataan dan perbuatan yang terdapat di dalam Q.S ash-Shaffat ayat 102, kisah nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail. Selanjutnya sikap menerima kekurangan keluarga yang terdapat di dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55, kisah nabi Ibrahim dan istrinya Sarah. Ketiga sikap mengerti dan memahami keadaan keluarga yang terdapat di dalam Q.S Ibrahim ayat 37 antara Ibrahim dengan istrinya Hajar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

Solusi Al-Qur'an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu'i)

2024•Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini berjudul Solusi Al-Qur’an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu’i) yang disusun oleh saudari Salsabil Febrihana, NIRM S1.VI.19.20.190, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran penulis berkaitan dengan generasi sekarang yang dikenal dengan strawberry generation. Generasi ini dikenal dengan sifat yang mudah menyerah, putus asa dan tidak sabar dalam menghadapi tantangan atau permasalahan yang muncul dalam kehidupannya. Sifat ini sudah tentu dilarang oleh Allah dalam al-Qur’an. Bagi kaum muslimin, wajib hukumnya mencari solusi terhadap permasalahan yang dialami agar terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah didalam al-Qur’an. Termasuk permasalahan strawberry generation ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i yang digagas oleh Al-Farmawi yakni penggabungan ayat-ayat al-Quran yang memiliki tema yang sama dalam al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi dan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an solusi terhadap strawberry generation. Sumber data penelitian terbagi menjadi dua. Pertama, sumber data primer diantaranya tafsir Al-Munir, Al-Misbah, Kemenag, An-Nur, Al-Azhar dan Al-Qurthubi. Kedua sumber data sekunder yaitu buku-buku jurnal ilmiah, tesis, skripsi atau sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan objek permasalahan dalam penelitian. Hasil penelitian ini memiliki dua pembahasan. Pembahasan pertama mengenai klasifikasi ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang terdapat dalam QS. Taha : 130, QS. Ali-Imran : 146, QS. Yusuf : 87, QS. Az-Zumar : 53, QS. Al-An’am : 44, QS. Al-Baqarah : 112. Pembahasan kedua, mengenai penafsiran ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang dibagi menjadi tiga tema. Pertama, sabar. Dengan sabar, maka timbullah ridho dalam hati menerima segala yang telah ditakdirkan oleh Allah dalam hidup ini. Sehingga dapat menciptakan ketenangan hati, jiwa dan fikiran. Dalam membimbing strawberry generation pun juga haruslah dengan sabar. Adakalanya kesabaran diuji saat anak-anak mengeluh dan saat membangun mental. Jika tidak sabar, maka akan terbawa putus asa juga. Kedua, mengingat rahmat Allah sehingga muncul rasa syukur, tidak mudah mengeluh serta tidak mudah berputus asa. Mengingat rahmat Allah, juga harus diiringi dengan berusaha semaksimal mungkin. Ketiga, tunduk dan patuh kepada Allah (bertawakkal kepada Allah) serta berbuat baik (beramal soleh) ini membuktikan penghambaan seorang hamba dan bukti bahwa manusia itu lemah serta bergantung kepada Allah. Dan tawakal ini harus dibarengi dengan usaha yang maksimal. Sehingga menimbulkan hal-hal yang positif dalam hidupnya. Ketika sudah tidak mengalami kekhawatiran atau kerisauan dalam hidup, maka akan terhindar dari sifat putus asa serta tidak hanya berserah diri saja. Tapi jika tidak dapat diatasi, maka permasalahan tersebut diserahkan/dikembalikan kepada Allah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Solusi Al-Qur'an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu'i)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul Solusi Al-Qur’an Terhadap Strawberry Generation (Studi Tafsir Maudhu’i) yang disusun oleh saudari Salsabil Febrihana, NIRM S1.VI.19.20.190, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran penulis berkaitan dengan generasi sekarang yang dikenal dengan strawberry generation. Generasi ini dikenal dengan sifat yang mudah menyerah, putus asa dan tidak sabar dalam menghadapi tantangan atau permasalahan yang muncul dalam kehidupannya. Sifat ini sudah tentu dilarang oleh Allah dalam al-Qur’an. Bagi kaum muslimin, wajib hukumnya mencari solusi terhadap permasalahan yang dialami agar terhindar dari hal-hal yang dilarang oleh Allah didalam al-Qur’an. Termasuk permasalahan strawberry generation ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i yang digagas oleh Al-Farmawi yakni penggabungan ayat-ayat al-Quran yang memiliki tema yang sama dalam al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi dan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an solusi terhadap strawberry generation. Sumber data penelitian terbagi menjadi dua. Pertama, sumber data primer diantaranya tafsir Al-Munir, Al-Misbah, Kemenag, An-Nur, Al-Azhar dan Al-Qurthubi. Kedua sumber data sekunder yaitu buku-buku jurnal ilmiah, tesis, skripsi atau sumber-sumber lainnya yang berkaitan dengan objek permasalahan dalam penelitian. Hasil penelitian ini memiliki dua pembahasan. Pembahasan pertama mengenai klasifikasi ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang terdapat dalam QS. Taha : 130, QS. Ali-Imran : 146, QS. Yusuf : 87, QS. Az-Zumar : 53, QS. Al-An’am : 44, QS. Al-Baqarah : 112. Pembahasan kedua, mengenai penafsiran ayat tentang solusi al-Qur’an terhadap strawberry generation, yang dibagi menjadi tiga tema. Pertama, sabar. Dengan sabar, maka timbullah ridho dalam hati menerima segala yang telah ditakdirkan oleh Allah dalam hidup ini. Sehingga dapat menciptakan ketenangan hati, jiwa dan fikiran. Dalam membimbing strawberry generation pun juga haruslah dengan sabar. Adakalanya kesabaran diuji saat anak-anak mengeluh dan saat membangun mental. Jika tidak sabar, maka akan terbawa putus asa juga. Kedua, mengingat rahmat Allah sehingga muncul rasa syukur, tidak mudah mengeluh serta tidak mudah berputus asa. Mengingat rahmat Allah, juga harus diiringi dengan berusaha semaksimal mungkin. Ketiga, tunduk dan patuh kepada Allah (bertawakkal kepada Allah) serta berbuat baik (beramal soleh) ini membuktikan penghambaan seorang hamba dan bukti bahwa manusia itu lemah serta bergantung kepada Allah. Dan tawakal ini harus dibarengi dengan usaha yang maksimal. Sehingga menimbulkan hal-hal yang positif dalam hidupnya. Ketika sudah tidak mengalami kekhawatiran atau kerisauan dalam hidup, maka akan terhindar dari sifat putus asa serta tidak hanya berserah diri saja. Tapi jika tidak dapat diatasi, maka permasalahan tersebut diserahkan/dikembalikan kepada Allah.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail