Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Nazar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Perempuan dalam Mewujudkan Keluarga Rabbānī pada QS. Āli ‘Imrān ayat 35-37

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul: "Peran Perempuan dalam Mewujudkan Keluarga Rabbānī pada QS. Āli ‘ImrānAyat 35-37". Disusun oleh: Mulya Rizka, NIM: 2219030, Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh.. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya reposisi peran perempuan dalam institusi keluarga guna menjawab stigma domestik yang sering kali mereduksi fungsi perempuan hanya pada urusan rumah tangga. Perempuan sebagai madrasah al-ūlā memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk karakter serta spiritualitas generasi. Batasan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada analisis peran edukatif dan spiritual perempuan sebagaimana digambarkan dalam lingkup QS. Āli ‘Imrān ayat 35-37, dengan rumusan masalah yang mengkaji penafsiran mufasir terhadap ayat tersebut serta bagaimana manifestasi peran perempuan dalam mewujudkan konsep Keluarga Rabbānī. (keluarga yang dekat dengan nilai-nilai agama) berdasarkan pesan-pesan dalam QS. Āli ‘Imrān ayat 35-37 dengan menggunakan metode tafsir Taḥlīlī." Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research) dengan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan tarbawi (pendidikan), yaitu mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an mengenai peran perempuan dalam pendidikan keluarga pada QS. Āli ‘Imrānayat 35-37.Dalam mengolah data, saya menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tafsir at-Tafsir at-Tarbawi lil Qur’an al-Karim karya Anwar al-Baz, Tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili, Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, serta Tafsir Al-Maraghi dan Tafsir Ibnu Katsir. Sedangkan sumber data sekunder diambil dari buku-buku, jurnal, dan skripsi yang relevan. Adapun metode analisis yang digunakan adalah metode Taḥlīlī, yaitu menjelaskan makna ayat secara rinci dan mendalam. Metode ini dipilih agar pesan tentang peran perempuan sebagai pendidik dalam QS. Āli ‘Imrānayat 35-37 dapat terungkap secara utuh dan jelas." Penelitian menemukan bahwa QS. Āli ‘Imrān ayat 35-37 memberikan prototipe nyata mengenai peran perempuan dalam merancang masa depan generasi melalui kekuatan visi spiritual yang tertuang dalam bentuk nażar dan doa, penanaman nilai independensi batin atau muḥarraran, serta pengelolaan lingkungan edukasi yang positif di dalam institusi keluarga. Melalui analisis ini, dapat disimpulkan bahwa Keluarga Rabbānī terwujud melalui sinergi antara kesalehan orang tua dan ekosistem pendidikan yang terjaga. Hal ini membuktikan bahwa peran perempuan melampaui batas domestik karena mencakup kepemimpinan spiritual yang menjadi penentu kualitas generasi umat di masa depan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Tradisi mambayar nazar di desa Bonan dolok kecamatan siabu kabupaten mandailing natal

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi yang berjudul "Tradisi Pembacaan Jalsah Dzikir Sebelum Belajar di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami Kelurahan Mompang Jae (Kajian Living Qur'an) yang disusun oleh Auliya Rizky NIRM S1.VI.19.20.145. program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya keunikan dalam pelaksanaan pembacaan jalsah dzikir sebelum belajar di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami, bila dibandingkan dengan pondok pesantren lain di wilayah Kabupaten Mandailing Natal yang jarang di temukan kegiatan dzikiran sebelum proses belajar-mengajar dimulai. Hal ini yang mendorong penulis untuk menetili tradisi pembacaan jalsah dzikir sebelum belajar di pondok pesantren Abinnur Al-Islami. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sejarah, praktek pelaksanaan, Dasar dan manfaat pembacaan jalsah dzikir di pondok pesantren Abinnur Al-Islami. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach), berupa kajian living Qur'an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living Qur'an. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren Abinnur Al-Islami Kelurahan Mompang Jae Kabupaten Mandailing Natal. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: redaksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama sejarah Tradisi Pembacaan Jalsah Dzikir Sebelum Belajar di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami sudah ada sejak berdiri nya pondok pesantren pada tahun 2006. Kedua proses pelaksanaannya di mulai jam 07:15 WIB santri-santriwati terlebih dahulu diarahkan menuju masjid dan musholla sekolah dalam keadaan rapi dan sudah berwudhu. Setelah itu santri yang terpilih menjadi pemandu dzikir akan memandu pembacaan dzikir sampai selesai kemudian di tutup dengan doa, setelah selesai kemudian santri santriwati di perbolehkan menuju ke kelas masing masing untuk memulai pelajaran. Ketiga dasar dan penafsiran ayat pelaksanaan pembacaan jalsah dzikir yang berlandaskan Al-Qur'an surah Ar-Ra'd ayat 28. Berdasarkan penafsiran Q.S Ar-Ra'd bahwa kegiatan jalsah dzikir tersebut di simpulkan bahwa dengan iman kita senantiasa mengingat Allah, menjadikan hati dan jiwa akan merasa tentram dan tenang. Pada ayat ini dijelaskan salah satu diantara manfaat dzikir adalah untuk memberikan ketenangan hati. Keempat jalsah dzikir ini memiliki empat manfaat sebagaimana yang dirasakan oleh para santri-santriwati di pondok pesantren Abinnur Al-Islami seperti menghilangkan rasa cemas, gelisah di hati, membuat diri tertib, disiplin serta memudahkan menahami pelajaran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail