Adab Panggilan kepada Rasulullah SAW dalam tafsir Al-Azhar
Rasulullah SAW sebagai manusia termulia dan pemimpin para Nabi dan Rasul haruslah kiranya bersopan santun kepada rasul dengan adab yang baik dan mulia. Kata Addaba tidak ditemukan dalam kitab Mu’jam. Sedangkaan kata Rasul, dalam al-Quran ada 116 kata Rasul dalam 111 ayat ayat yang berkaitan tentang adab kepada Nabi Muhammad yang ada kata Rasul di dalamnya hanya 4 ayat. Maka dalam penelitian ini peneliti akan menjelaskan bagaimana Adab panggilan kepada Rasulullah dalam al-Quran surah An-Nur: 63. Hasil dari penelitian ini setelah menganalisa penafsiran Buya Hamka penulis menyimpulkan pertama, ayat adab dari kata Rasul hanya 4 ayat sebagai berikut: Surah An-Nur ayat 63, Surah Al-Hujurat ayat 3, Surah Al-Mujadalah ayat 9 dan juga Surah AlMujadalah ayat 12. Dari 4 ayat adab kepada Rasul hanya 1 ayat yang penulis bahas yaitu: Surah An-Nur ayat 63. Dua, bahwa adab kepada Rasul antara lain tidak boleh menyebut nama Rasul tanpa gelar kehormatan di awalnya, seperti dalan banyak kitab tafsir Ya Nabi, Ya Rasul dan dalam tafsir buya Hamka dengan menambah kata Sayyid, penambahan kata sayyid hanya didapati dalam tafsir Buya Hamka. Tiga, adab panggilan kepada Rasul juga bisa diterapkan kepada ulama dengan menyebut buya, kepada guru dengan panggilan ustadz/ustadzah dan kepada orangtua dengan panggilan ayah/bunda.