Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

B

707 karya publik ditemukan.

2026: 722025: 192024: 692023: 702022: 4202021: 57

Tahlīl Ta'līm al-Lughah al-'Arabiyyah fī Madrasah Raudhatul Jannah al-'Āliyah al-Islāmiyyah Bāyākumbūh

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

عماد بسيل الربي، 2025، تحليل تعليم اللغة العربية في مدرسة روضة الجنة العالية الإسلامية باياكمبوه، قسم التربية اللغة العربية، كلية التربية، الجامعة دار القرآن باياكمبوه. الدافع وراء هذا البحث هو أهمية دور اللغة العربية كلغة دينية وعالمية غنية بالقيم التاريخية والروحية. اللغة العربية هي إحدى المواد التي يتم تدريسها في مدرسة روضة الجنة العالية الإسلامية باياكمبوه على الرغم من أنها ليست مدرجة ضمن المواد التخصصية كما هو الحال في المدرسة. ومع ذلك فقد تمكنت هذه المدرسة من تحقيق إنجازات استثنائية في مجال اللغة العربية، وخاصة في أولمبياد اللغة العربية بدءًا من مستوى المدينة إلى المستوى الوطني. تهدف هذه الدراسة إلى: أولاً، وصف التخطيط لتعليم اللغة العربية في مدرسة روضة الجنة العالية الإسلامية باياكمبوه. ثانيًا: شرح تطبيق تعليم اللغة العربية في مدرسة روضة الجنة العالية الإسلامية باياكمبوه في باياكومبوه. ثالثًا: الكشف عن وتقويم تعليم اللغة العربية في مدرسة روضة الجنة العالية الإسلامية باياكمبوه. يستخدم هذا البحث المنهج الوصفي الكيفي بنوع دراسة الحالة. مع تقنيات جمع البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. وفي تحليل البيانات، استخدام الباحث في تحليل البيانات نظرية مايلز وهيبرمن من خلال اختزال البيانات، وعرض البيانات، واستخلاص النتائج. وللتحقق من صحة البيانات، استخدام الباحث نظرية التثليث ومناقشة الأقران. أظهرت النتائج أن عملية تعليم اللغة العربية في مدرسة روضة الجنة العالية الإسلامية باياكمبوه تتكون من: أولًا: أن المدرسة تتوفر فيها جميع مقومات التعليم، والمعلم الذين يتمتعون بالكفاءة، والطلاب المتنوعون، والأهداف التي تتماشى مع القيم الدينية، والمادة الرئيسة من المركز، والمادة الإضافية التي يعدها المعلم، والأساليب المرنة، والمرافق الملائمة لدعم التعليم، والتقويم المستمر التكويني والختامي من المعرفي والوجداني والحركي النفسي للطلاب. ثانيًا، في مرحلة التخطيط، يخطط المعلم في مرحلة التخطيط من خلال مراعاة عدة عناصر، بما في ذلك القدرات المتنوعة للطلاب، والمنهج المستخدم كمرجع. يقوم المعلم دائمًا بالوفاء بالالتزامات الإدارية من خلال استكمال أدوات التعليم مثل الوحدات التعليمية. ثالثًا، في تنفيذ تعليم اللغة العربية هناك 3 أنشطة رئيسية، تشمل الأنشطة الافتتاحية تهيئة الطلاب نفسيًا وبدنيًا للمشاركة في التعليم. وتشمل الأنشطة الأساسية عرض المواد من قبل المعلم، وإدارة الصف، والتقويم التكويني. الأنشطة الختامية، وتشمل التأمل في التعليم، وتلخيص المادة التي تم تعليمها، ولا يعطي المعلم واجبات منزلية مراعاة لوقت تعليم الطالب. رابعًا: في التقويم، يقوم المعلم بنوعين من التقويم، وهما التكويني والتلخيصي، وهما يتعلقان بمهارات الطلاب المعرفية والوجدانية والنفسية الحركية. وتشير النتائج التي توصلت إليها هذه الدراسة إلى أنه من خلال عملية تعليم اللغة العربية هذه، يمكنهم الفوز بالبطولات على مستوى المدينة إلى الأولمبياد على المستوى الوطني.

Implementasi Sikap Toleransi Umat Muslim Terhadap Non Muslim di Masyarakat Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Riau (Kajian Living Qur’an)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi yang berjudul: “Implementasi Sikap Toleransi Beragama Masyarakat Muslim Terhadap Non Muslim Di Desa Rokan Timur.” Di susun Oleh: Muhammad Robitoh Asya’ari, NIRM: S1.VI.19.19.488. Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh (IDAQU). Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena kerukunan umat beragama di Desa Rokan Timur, yang mana sejak berdirinya desa ini masyarakat telah mengimplementasikan sikap toleransi antar umat Muslim terhadap Non Muslim di desa tersebut, hal ini terbukti dengan tidak adanya kericuhan antara umat Muslim dan Non Muslim serta ditemukannya tempat pemakaman khusus untuk umat Non Muslim di Desa Rokan Timur, pada hal masyarakat Desa Rokan Timur bermayoritas beragama Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi sikap toleransi beragama umat Muslim terhadap Non Muslim di masyarakat Desa Rokan Timur. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif (lapangan) yaitu mengumpulkan data-data melalui wawancara, observasi dan lain sebagainya dengan melihat bagaimana implementasi sikap toleransi beragama umat Muslim terhadap Non Muslim. Sehingga ditemukan titik permasalahan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Adapun cara implentasi sikap toleransi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto dengan sikap tenggang rasa yang masuk di dalamnya sikap menghormati, menghargai terhadap Non Muslim. Hal tersebut dilakukan agar terciptanya kenyamanan, kerukunan, dan kedamaian di antara masyarakat Muslim dan Non Muslim. Tidak hanya sikap tenggang rasa yang dilakukan masyarakat Muslim terhadapa Non Muslim, masyarakat Muslim juga menerapkan sikap saling menjaga. Implementasi sikap saling menjaga yang dilakukan masyarakat Muslim terhadap Non Muslim di Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto dengan sikap tidak saling mengusik satu sama lain, baik itu urusan agama maupun urusan pribadi. Adapun implementasi sikap umat Muslim terhadap Non Muslim yang lain adalah sikap kasih sayang. Implementasi sikap tidak memaksakan agama Islam terhadap Non Islam yang menjadikan masyarakat Desa Rokan Timur Kecamatan IV Koto hidup berdampingan dengan aman dan nyaman. Dalam perihal bersosial dan sikap gotong royong yang tinggi menjadikan masyarakat Muslim dan Non Muslim hidup berdampingan dengan harmonis.

Implementasi Sikap Toleransi Umat Muslim Terhadap Non Muslim di Masyarakat Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Riau (Kajian Living Qur’an)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul: “Implementasi Sikap Toleransi Beragama Masyarakat Muslim Terhadap Non Muslim Di Desa Rokan Timur.” Di susun Oleh: Muhammad Robitoh Asya’ari, NIRM: S1.VI.19.19.488. Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh (IDAQU). Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena kerukunan umat beragama di Desa Rokan Timur, yang mana sejak berdirinya desa ini masyarakat telah mengimplementasikan sikap toleransi antar umat Muslim terhadap Non Muslim di desa tersebut, hal ini terbukti dengan tidak adanya kericuhan antara umat Muslim dan Non Muslim serta ditemukannya tempat pemakaman khusus untuk umat Non Muslim di Desa Rokan Timur, pada hal masyarakat Desa Rokan Timur bermayoritas beragama Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi sikap toleransi beragama umat Muslim terhadap Non Muslim di masyarakat Desa Rokan Timur. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif (lapangan) yaitu mengumpulkan data-data melalui wawancara, observasi dan lain sebagainya dengan melihat bagaimana implementasi sikap toleransi beragama umat Muslim terhadap Non Muslim. Sehingga ditemukan titik permasalahan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Adapun cara implentasi sikap toleransi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto dengan sikap tenggang rasa yang masuk di dalamnya sikap menghormati, menghargai terhadap Non Muslim. Hal tersebut dilakukan agar terciptanya kenyamanan, kerukunan, dan kedamaian di antara masyarakat Muslim dan Non Muslim. Tidak hanya sikap tenggang rasa yang dilakukan masyarakat Muslim terhadapa Non Muslim, masyarakat Muslim juga menerapkan sikap saling menjaga. Implementasi sikap saling menjaga yang dilakukan masyarakat Muslim terhadap Non Muslim di Desa Rokan Timur Kecamatan Rokan IV Koto dengan sikap tidak saling mengusik satu sama lain, baik itu urusan agama maupun urusan pribadi. Adapun implementasi sikap umat Muslim terhadap Non Muslim yang lain adalah sikap kasih sayang. Implementasi sikap tidak memaksakan agama Islam terhadap Non Islam yang menjadikan masyarakat Desa Rokan Timur Kecamatan IV Koto hidup berdampingan dengan aman dan nyaman. Dalam perihal bersosial dan sikap gotong royong yang tinggi menjadikan masyarakat Muslim dan Non Muslim hidup berdampingan dengan harmonis.

Penafsiran Q.S LUQMAN AYAT 19 (Kajian Tafsir Tahlili)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Penafsiran واغضض من صوتك Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tahlili)”, ditulis oleh Robiatul Adawiyah NIRM. S1.VI.19.21.052, Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh. Tata krama merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan sosial, terutama dalam hal bertutur kata yang menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari. Dalam perspektif Islam, bertutur kata bukan hanya sekadar menyampaikan pesan, tetapi harus dilakukan dengan adab, kesopanan, dan penghormatan terhadap lawan bicara. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam memberikan arahan mengenai pentingnya etika dalam berbicara, salah satunya terdapat dalam Q.S. Luqman ayat 19, melalui kalimat وَاغْضُضْ مِن صَوْتِكَ yang berarti “dan lunakkanlah suaramu.” Maka hal inilah yang mendorong penulis untuk meliti ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui Penafsiran واغضض من صوتك Dalam Al-Qur’an, dan Untuk mengetahui bagaimana konsep واغضض من صوتك dalam bertutur kata . Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library research), berupa kajian pustaka dengan metode deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, melalui kitab-kitab yang dikarang oleh ulama-ulama yang diakui keilmuanya. Sumber data primer di antaranya tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir Al-Misbah Qurais Shihab, tafsir Al Maraghi dan tafsir An-Nur, tafsir Fi Dzilalil Qur’an, tafsir Al-Baghawi. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Adapun metode yang penulis gunakan dalam menganalisis data dalam penelitian ini adalah metode Tahlili, yaitu: menafsirkan ayat-ayat Al Qur’an dengan menjelaskan segala makna secara rinci. Penelitian ini menemukan bahwa perintah untuk melunakkan atau merendahkan suara dalam Surah Luqman ayat 19 merupakan bagian dari pembinaan akhlak dan etika sosial dalam Islam. Melunakkan suara tidak berarti berbicara terlalu pelan hingga tak terdengar, melainkan menghindari nada yang keras, tinggi, atau membentak tanpa keperluan yang mendesak, terutama di tempat umum. Konsep melunakkan suara dalam bertutur kata mengajarkan umat Islam untuk berkomunikasi dengan sopan, tenang, tidak berlebihan, dan menghormati lawan bicara, sebagai wujud dari kesempurnaan akhlak.

Penafsiran Surah Al Baqarah Ayat 148 (Studi Kasus MTQ Satu Syawal di Desa Muara Potan Kec. Kota Nopan kab. Mandailing Natal

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi ini berjudul judul "Penafsiran Surah Al-Baqarah Ayat 148 (Studi Kasus MTQ Satu Syawal di Desa Muara Potan Kecamatan Kota Nopan Kabupaten Mandailing Natal)". ditulis oleh Muhammad Roihan Lubis NIRM. SI.VI.19.20.174, Mahasiswa Institut Darul Qur'an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pengaruh MTQ terhadap bacaan Al-Qur'an anak-anak di Desa Muara Potan, sebelum adanya pelaksanaan MTQ di Desa Muara Potan tersebut ketertarikan anak-anak terhadap membaca AL-Qur'an tidak begitu kuat, hanya sebagian saja dari mereka yang mempunyai minat dan ketertarikan untuk belajar membaca Al-Qur'an, dikarenakan pada waktu itu belum adanya media bagi mereka untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang Al-Qur'an, dan juga rasa ingin berlomba-lomba untuk mendapatkan prestasi dalam bidang MTQ tersebut. Tapi setelah adanya MTQ ini minat dan ketertarikan anak-anak untuk belajar dalam bidang AL-Qur'an khususnya belajar membaca AL-Qur'an meningkat dikarenakan adanya rasa persaingan ingin mencapai prestasi dalam perlombaan MTQ yang di adakan di Desa Muara Potan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif melalui metode Studi kasus. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, panitia pelaksana kegiatan, serta masyarakat desa Muara Potan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pencetus kegiatan MTQ di desa Muara Potan bapak Akhir Lubis, pelaksanaan MTQ di desa Muara Potan untuk meningkatkan minat dan bakat anak-anak terhadap Al-Qur'an dan menjadikan MTQ sebagai rutinitas masyarakat dan anak-anak disetiap satu syawal. Kedua, dasar hukum kegiatan MTQ di desa Muara Potan di ambil dari surah Al-baqarah ayat 148. Ketiga, pengaruh dari pelaksanaan MTQ ini meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an anak-anak terkhusus bagi peserta yang mengikuti kegiatan MTQ ini dan menjadi nilai keagamaan di desa Muara Potan. Keempat, kasus yang ditemukan dalam kegiatan ini kurangnya minat dan bakat anak-anak terhadap Al-Qur'an, pengumpulan dana, tidak terkontrolnya peserta dalam pelaksanaan kegiatan MTQ.

Penafsiran Surah Al Baqarah Ayat 148 (Studi Kasus MTQ Satu Syawal di Desa Muara Potan Kec. Kota Nopan kab. Mandailing Natal

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul judul "Penafsiran Surah Al-Baqarah Ayat 148 (Studi Kasus MTQ Satu Syawal di Desa Muara Potan Kecamatan Kota Nopan Kabupaten Mandailing Natal)". ditulis oleh Muhammad Roihan Lubis NIRM. SI.VI.19.20.174, Mahasiswa Institut Darul Qur'an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya pengaruh MTQ terhadap bacaan Al-Qur'an anak-anak di Desa Muara Potan, sebelum adanya pelaksanaan MTQ di Desa Muara Potan tersebut ketertarikan anak-anak terhadap membaca AL-Qur'an tidak begitu kuat, hanya sebagian saja dari mereka yang mempunyai minat dan ketertarikan untuk belajar membaca Al-Qur'an, dikarenakan pada waktu itu belum adanya media bagi mereka untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang Al-Qur'an, dan juga rasa ingin berlomba-lomba untuk mendapatkan prestasi dalam bidang MTQ tersebut. Tapi setelah adanya MTQ ini minat dan ketertarikan anak-anak untuk belajar dalam bidang AL-Qur'an khususnya belajar membaca AL-Qur'an meningkat dikarenakan adanya rasa persaingan ingin mencapai prestasi dalam perlombaan MTQ yang di adakan di Desa Muara Potan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif melalui metode Studi kasus. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, panitia pelaksana kegiatan, serta masyarakat desa Muara Potan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pencetus kegiatan MTQ di desa Muara Potan bapak Akhir Lubis, pelaksanaan MTQ di desa Muara Potan untuk meningkatkan minat dan bakat anak-anak terhadap Al-Qur'an dan menjadikan MTQ sebagai rutinitas masyarakat dan anak-anak disetiap satu syawal. Kedua, dasar hukum kegiatan MTQ di desa Muara Potan di ambil dari surah Al-baqarah ayat 148. Ketiga, pengaruh dari pelaksanaan MTQ ini meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an anak-anak terkhusus bagi peserta yang mengikuti kegiatan MTQ ini dan menjadi nilai keagamaan di desa Muara Potan. Keempat, kasus yang ditemukan dalam kegiatan ini kurangnya minat dan bakat anak-anak terhadap Al-Qur'an, pengumpulan dana, tidak terkontrolnya peserta dalam pelaksanaan kegiatan MTQ.

Penafsiran Q.S LUQMAN AYAT 19 (Kajian Tafsir Tahlili)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Penafsiran واغضض من صوتك Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tahlili)”, ditulis oleh Robiatul Adawiyah NIRM. S1.VI.19.21.052, Mahasiswa Institut Darul Qur’an Payakumbuh. Tata krama merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan sosial, terutama dalam hal bertutur kata yang menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari. Dalam perspektif Islam, bertutur kata bukan hanya sekadar menyampaikan pesan, tetapi harus dilakukan dengan adab, kesopanan, dan penghormatan terhadap lawan bicara. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam memberikan arahan mengenai pentingnya etika dalam berbicara, salah satunya terdapat dalam Q.S. Luqman ayat 19, melalui kalimat وَاغْضُضْ مِن صَوْتِكَ yang berarti “dan lunakkanlah suaramu.” Maka hal inilah yang mendorong penulis untuk meliti ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui Penafsiran واغضض من صوتك Dalam Al-Qur’an, dan Untuk mengetahui bagaimana konsep واغضض من صوتك dalam bertutur kata . Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library research), berupa kajian pustaka dengan metode deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, melalui kitab-kitab yang dikarang oleh ulama-ulama yang diakui keilmuanya. Sumber data primer di antaranya tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir Al-Misbah Qurais Shihab, tafsir Al Maraghi dan tafsir An-Nur, tafsir Fi Dzilalil Qur’an, tafsir Al-Baghawi. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Adapun metode yang penulis gunakan dalam menganalisis data dalam penelitian ini adalah metode Tahlili, yaitu: menafsirkan ayat-ayat Al Qur’an dengan menjelaskan segala makna secara rinci. Penelitian ini menemukan bahwa perintah untuk melunakkan atau merendahkan suara dalam Surah Luqman ayat 19 merupakan bagian dari pembinaan akhlak dan etika sosial dalam Islam. Melunakkan suara tidak berarti berbicara terlalu pelan hingga tak terdengar, melainkan menghindari nada yang keras, tinggi, atau membentak tanpa keperluan yang mendesak, terutama di tempat umum. Konsep melunakkan suara dalam bertutur kata mengajarkan umat Islam untuk berkomunikasi dengan sopan, tenang, tidak berlebihan, dan menghormati lawan bicara, sebagai wujud dari kesempurnaan akhlak.