Profil penulis
B
707 karya publik ditemukan.
Bahasa dalam Perspektif Sosiolinguistik
Studi sosiolinguistik merupakan kajian penting untuk pemelajar di bidang bahasa. Utamanya, mereka yang tertarik pada bahasa dalam tataran pragmatik. Kajian bahasa dalam bidang sosiolinguistik dapat menambah wawasan tentang bahasa di samping sebagai sistem makna, juga sebagai sistem kode. Hal-hal demikian akan dijelaskan dalam buku ini. Buku ini saya persembahkan untuk mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga. Kiranya, buku ini dapat berguna bagi mereka yang mengambil fokus kajian linguistik. Dengan buku ini, mahasiswa dapat mengembangkan kajian bahasa yang berkaitan dengan peran dan fungsi bahasa di masyarakat.
Pengantar Psikolinguistik
Buku ini fokus pada pemahaman tentang ilmu psikolinguistik yang di dalamnya memuat aspek-aspek pendukung ilmu psikolinguistik diantaranya yaitu proses pemerolehan bahasa anak, baik bahasa ibu atau bahasa kedua. Buku ini juga menyajikan pemahaman tentang bahasa kedua dan bahasa antara (interlanguage) yang biasanya muncul saat mempelajari bahasa kedua.
Kajian Psikolinguistik
Psikolinguistik merupakan hasil dari perkembangan ilmu linguistik yang sangat pesat. Psikolinguistik juga di kategorikan sebagai mata kuliah wajib dalam program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Psikolinguistik adalah sub disiplin ilmu linguistik yang mengkaji hubungan antara ilmu psikologi dan ilmu bahasa. Sedangkan kegiatan berbahasa bukan hanya secara mekanistik tetapi juga secara mentalistik. Di dalam ilmu psikologi membahas ilmu yang mengkaji jiwa manusia yang bersifat abstrak sedangkan ilmu linguistik membahas tentang bahasa sebagai objek kajian. Untuk itu teori psikolinguistik dapat menguraikan proses-proses psikologi yang berlangsung jika seseorang mengucapkan kalimat-kalimat yang di dengarnya pada waktu berkomunikasi dan kemampuan berbahasa tersebut bisa diperoleh dari manusia.
Makna عليكم أنفسكم dalam Al-Qur'an (Kajian Tafsir Tahlili)
Judul skripsi ini yaitu “MAKNA عليكم أنفسكم DALAM AL-QUR’AN (Kajian Tafsir Tahlili)” yang ditulis oleh Bilal Abdullah, Nirm SI.VI.19.20.147, Mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah adalah karena persoalan kata عليكم أنفسكم dalam surah Al-Ma’idah ayat 105, yang mana dari kata ini menyuruh untuk menjaga diri. Sekilas tidak ada persoalan namun ayat ini berkaitan dengan inti dakwah yaitu amar ma’ruf nahi munkar, dimana keduanya terlihat bertolak belakang, yang satu menyuruh melaksanakan yang satu menyuruh untuk menjaga diri saja. Kata عليكم أنفسكم ini hanya terdapat satu kali dalam Al-Qur’an. Sedangkan, kata “’Alaikum” terdapat 19 kali dalam al-Qur’an, kata “’Alaihim dan hi” terdapat 9 kali, dan kata “’Alaina” terdapat 17 kali. Batasan masalah dalam skripsi ini adalah Penafsiran Q.S Al-Ma’idah ayat 105, Makna kata عليكم أنفسكم dalam Al-Qur’an, dan Penafsiran para ulama tentang kata عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Q.S Al-Ma’idah ayat 105, untuk mengetahui makna kata عليكم أنفسكم , dan untuk mengetahui penafsiran para ulama tentang kata عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105. Adapun metode penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian tafsir tahlili, Metode tafsir tahlili adalah menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara sistematis dengan memaparkan segala aspek yang terkandung dalam ayat-ayat yang ditafsirkan. Sumber data primer dalampenelitian ini adalah Al-Qur’an, Hadits, dan kitab-kitab tafsir, yaitu, kitab tafsir Al-Azhar, kitab tafsir Al-Baghawi, kitab tafsir Al-Qurthubi, kitab tafsir al-Qur’anul Majid An-nuur, kitab tafsir al-Misbah, kitab Fathul Qadir, kitab tafsir At-thabari, kitab tafsir Al-Munir, kitab tafsir ibnu Katsir, kitab tafsir Al-Maraghi. Adapun data sekundernya adalah jurnal, buku studi Al-Qur’an, tulisan-tulisan tokoh lain yang didalamnya ada berkaitan dengan pembahasan ‘alaikum anfusakum. Hasil penelitian skripsi tentang Makna عليكم أنفسكم dalam Q.S Al-Ma’idah ayat 105 menjelaskan bahwa ayat ini bukanlah ayat yang menafikan atau meniadakan atau membatalkan perintah amar ma’ruf nahi munkar, namaun ayat ini adalah pengokohan terhadap perintah tersebut dan juga memberikan solusi terhadap agenda amar ma’ruf nahi munkar sebelum dan sesudah pelaksanaannya. Lebih lanjutnya kata ‘alikum anfusakum pada ayat ini juga menjelaskan bahwa menjaga diri yang dimaksud dalam ayat bukanlahuntuk diri sendiri namun juga untuk menjaga orang lain. Karena amar ma’ruf nahi munkar tidak mungkin terjadi apabila hanya untuk diri sendiri. Kemudian terdapat riwayat yang menjelaskan bahwa takwil ayat inin belum berlaku pada masa Rasulullah dan para sahabat, namun berlakunya pada masa setelah mereka atau bisa disebut masa sekarang, alasannya karena persatuan dan kekuatan Islam pada masa itu masih kokoh, berbeda dengan zaman sekarang yang sudah banyak perpecahan dan banyak timbul golongan-golongan, dan setiap golongan merasa paling benar dan suka menyalahkan tanpa dasar keilmuan yang dimiliki.