2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: Penafsiran ayat-ayat Al-Qu’an tentang Iman berdasarkan Makiyyah dan Madaniyah, yang ditulis oleh Nur Aisyah, Nirm S1.VI.19.19.495, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Al-Qur’an adalah sebuah mukjizat yang mengandung banyak sekali petunjuk bagi semua manusia khususnya umat Islam dari generasi ke generasi. Untuk menjalani hidup yang lebih baik dan bahagia di dunia dan akhirat. Al-Qur’an turun sebagai petunjuk, penerangan yang memiliki berbagai konsep di dalamnya, baik yang bersifat ijmal maupun yang bersifat terperinci, baik yang tersurat maupun yang tersirat dalam permasalahan-permasalahan hidup manusia. Untuk memahami al Qur’an dibutuhkan ilmu-ilmu khusus, diantaranya ilmu al Qur’an dan tafsir. Di dalam ilmu al Qur’an dan tafsir di bahas tentang turunnya al Qur’an, di antaranya tentang makiyyah dan madaniyah. Pada umumnya ayat-ayat makiyyah berkaitan tentang akidah, namun tidak hanya di bahas dalam ayat makiyyah akan tetapi juga pada ayat madaniyyah., Makiyyah itu adalah setiap awal kata yang berawalan dengan kata (kalla). Ayat-ayatnya pendek, dan juga membahas tentang kisah-kisah nabi dan pengesaan Allah. Dan juga yang berawalan kata (yaa ayyuhannas) dan (yaabani), yang berkaitan dengan akidah. Ayat-ayat makiyyah turun sebelum Nabi hijrah, surat makiyyah itu periode saat nabi sudah hijrah. Sedangkan iman diyakinkan dalam hati, di ucapkan dengan lisan dan di amalkan dengan perbuatan. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Reseach), atau sering juga disebut studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, penulis kepustakaan merupakan jenis penulis kualitatif yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, Adapun sumber data yang digunakan didalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu Al-Itqon fi ulumul Qur’an, tafsir al munir, tafsir Al Misbah, tafsir Fi Zhilalil Qur’an, tafsir Al-Maraghi, dan tafsir Al Azhar. Sedangkan sumber data skunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, yaitu: jurnal, buku, tulis-tulisan tokoh lai. Penyajian tafsir dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu’I karya Muhammad Al-Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah tetaplah berada di jalan Allah, kita tidak tau balasan apa yang akan kita dapat di akhirat kelak. Sesungguhnya iman dan amal shaleh suatu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan. Iman tanpa amal itu akan hampa, sedangkan amal tanpa iman itu percuma. Karena imanlah yang menjadi aandaran semua aktivitas sehari-hari, iman juga yang akan melatar belakangi perbuatan kita menjadi ikhlas dan tujuannya hanya karna Allah. Sempurnyanya iman itu jika sudah menyatu tiga unsur, diyakini kebenarannya dalam hati, di ucapkan dengan lisan dan di amalkan dengan perbuatan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Judul skripsi adalah “Pengobatan Penyakit dalam Petunjuk Al- Qur’an dan Relevansinya dengan Ilmu Farmasi (Kajian Tematik Ayat-Ayat Syifa’) ”. Ditulis oleh M. AdlinRidho,NIRM,S1.VI.19.19.478. Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Kota Payakumbuh, dengan program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Latar belakang skripsi ini adalahbahwasebagianmasyarakat modern dalammengobatipenyakithanyafokusmengobatifisikdanmenggunakanobat-obatanmodernsaja.Padahaladaaspek non fisik yang jugamestimendapatperhatian.Sebagaimuslimseharusnyaselaluberpedomankepadapetunjuk Al-Qur’antermasukdalammasalahpengobatan.Ilmukesehatan yang mempelajaritentangobatadalahilmufarmasi.Untukbisamengintegrasikanantarailmufarmasidenganpetunjukdalam Al-Qur’an makaperluuntukmengetahuirelevansiantarakeduanya.Sehinggakeduanyabisaberjalansalingberiringantanpameninggalkansalahsatunyauntukmendapatkanhasilpengobatan yang optimal. Tujuandaripenelitianiniyang pertamaadalahuntukmengetahuipengobatan penyakit dalampetunjuk Al-Qur’an melalui tafsir ayat-ayat syifa’dan yangkeduaadalah untuk mengetahui relevansi ilmu farmasi dengan pengobatan penyakit dalampetunjuk Al-Qur’an melalui tafsir ayat-ayat syifa’. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaanyaitumenelaahkitab-kitabtafsir, buku-bukudankaryailmiah yang berkaitandengantemaskripsiini, pengumpulandatanyadenganlangkah-langkahtafsirmaudhu’i, sedangkanteknikanalisadatanyamenggunakanteknikdeskriptifanalitis. Hasildaripenelitianiniadalahbahwapengobatanpenyakitdalampetunjuk Al-Qur’an yangpertamaadalahdenganmenguatkanakidahdenganmeyakinibahwasemuapenyakit yang menimpamerupakanbagiandaritakdirdanhanya Allah yang bisamenyembuhkan.Kepercayaankepadatakdirmengharuskanmanusiauntukberikhtiardanbertawakkal.Petunjukkeduaadalahmencarikesembuhandengan Al-Qur’an dengancaramembaca,memahamisertamengamalkansemuapetunjuk yang adadalam Al-Qur’an. Petunjukketigaadalahdenganmeminummadusebagaiobatalami.Petunjukkeempatadalahdenganterapijiwadan mental, yaitudenganmenghiburdanmemberikanmotivasikepadasisakit, maka secara alami akan memperkuat jiwanya, membangkitkan staminanya, sehinggadapat meringankan penyakitnya. Relevansiilmufarmasidenganpetunjuk Allah dalam Al-Qur’an melaluianalisatafsirayat-ayatsyifa’adalahbahwadalammelakukanikhtiarmengobatipenyakitdibolehkanberobatmenggunakanobatalamiatauobatkimia, dalamhalinisangatrelevandenganilmufarmasisecaraumum.Kemudian yangkeduaadalahpetunjuk Al-Qur’an yang banyakmenyebutkantentangtumbuhandanbuah-buahan yang jikaditelitidenganilmufarmasidapatdiketahuiberbagaikandunganzataktiv yang memilikikhasiatdalampengobatan. Yang ketigaadalah Allah menyebutkandalam Al-Qur’an satu-satunyabahanobatyaitumadu, halinirelevandenganilmufarmasibahwabahanobat yang berasaldaribahanalamdisebutdenganobatalami.Yang keempatadalahterapi mental danjiwa yangsangatrelevandenganilmuimunologi yang dengannyadapatmeningkatkandayatahantubuh.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu “BISNIS DALAM AL-QUR’AN (STUDI TAFSIR MAUDHU’I)” yang ditulis oleh Risty Yuhasti, Nirm SI.VI.19.19.506, Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul adalah karena bisnis merupakan aktivitas yang dianjurkan di dalam ajaran islam. Secara umum merupakan suatu usaha untuk mendapatkan rezeki. Dimana bisnis dalam alQur’an tidak hanya mengedepankan keuntungan material semata namun juga keuntungan spritual. Kemudian bisnis dalam al-Quran sangat mengedepankan nilai-nilai hasanah seperti kejujuran, amanah, adil, tanggung jawab sosial, istiqomah, toleransi dan ramah dalam kehidupan berbisnis. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan agar kita mengetaui bagaimana berbisnis dalam pandangan al-Qur’an yang sebenarnya. Rumusan masalah dalam skripsi ini ialah bagaimana bisnis dalam al-Qur’an dalam kajian tafsir maudhu’I dan batasannya ialah deskripsi ayat bisnis dalam al-Qur’an dan penafsiran ayat bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi ayat-ayat tentang Bisnis Dalam al-Qur’an dan untuk mengetahui penafsiran tentang Bisnis Dalam al-Qur’an. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian kepustakaan (Library Reseacrh), penelitian kepustakaan merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode maudhu’i menurut Al-Farmawi. Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu 5 ayat tentang bisnis dan 6 kitab tafsir yaitu,Tafsir Al-zhar, Al-Misbah, Al-Qurthubi, Al-Maraghi, Ibnu Katsir, dan Fi Dzilal Qur’an. Adapun data sekundernya adalah data pendukung yang memudahkan kajian yaitu jurnal, artkel,skripsi, buku, dan referensi yang berkaitan dengan mengenai bisnis dalam al-Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa penulis menemukan 6 ayat, hanya saja yang masuk ke dalam pembahasan penulis hanya 5 ayat, karena 1 ayat lagi membahas mengenai infaq. Adapun ayat yang 5 tersebut yaitu: Q.s An-nisa: 29, Q.s An-Nur: 37, Q.s Fatir: 29, Q.s Al-Jumu'ah: 11, Q.s As-saff: 10. Dan terdapat dua tema dalam pembahasan ini, yang pertama, dengan tema: pertama,Bisnis yang baik yang mana menjelaskan dalam berbisnis terdapat empat ciri-ciri bisnis yang baik yaitu, Pertama, pebisnis yang selalu membaca al-Qur’an. Kedua, melaksanakan sholat. Ketiga, pebisnis yang selalu bersedekah atau menginfakkan sebagian hartanya. Keempat, berjihad atau berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwanya. Tema yang kedua: Larangan Dalam Berbisnis, dalam pembahasan nya dapat disimpulkan bagaimana agar terhindar nya seseorang dari larangan memakan harta secara bathil, seperti melakukan kecurangan dalam berbisnis dan juga menipu, karena hal tersebut masuk kepada pekerjaan yang bathil (yang dilarang).
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Perspektif Al-Qur’an Studi Tafsir Maudhu’i” yang disusun oleh Siti Kholijah, NIRM S1.VI.19.19.517. Jurusan Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur‟an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penulis memilih judul tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Perspektif Al-Qur‟an Studi Tafsir Maudhu‟i ini karena yang pertama, LGBT termasuk perbuatan yang keji, LGBT diharamkan secara mutlak dalam Al-Qur‟an, hadits maupun dalam hukum fiqh karena selain termasuk perbuatan keji, LGBT juga merusak kepribadian, moral dan agama. Kedua, Perbuatan penduduk Sadum (kaum Nabi Luth as.) tidak hanya penyimpangan aqidah (syirik) tetapi menurut Quraish Shihab, penyimpangan orientasi sexs yaitu kebiasaan buruk mereka dalam berhubungan sexs dengan sesama jenis. Bahkan Quraish Shihab kembali menegaskan, bahwa keburukan yang paling besar dan yang tiada taranya dari kaum Nabi Luth as. Setelah kemusyrikan adalah homoseksual. Ketiga, ada 32 negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Keempat, slovenia (Eropa) menjadi negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis pada 8 Juli 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Perspektif Al-Qur‟an Studi Tafsir Maudhu‟i secara mendalam dan menjelaskan penafsiran Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dalam Al-Qur‟an. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (Library Research). Data dikumpulkan melalui data primer berupa kitab-kitab tafsir, seperti tafsir Al-Munir, Al-Maraghi, Al-Mishbah, Al-Azhar, Al-Qurthubi dan tafsir Fi Dzilalil Qur‟an yang berhubungan dengan tema, dan data sekunder berupa buku dan jurnal yang relevan. Dan metode tafsir yang digunakan adalah metode maudhu‟i. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, penafsiran dari yang empat ayat ini adalah: Pertama, ayat ini termasuk ke dalam ayat LGBT karena dalam tafsir Al- Mishbah, Al-Maragi menjelaskan yaitu faahisyah adalah perbuatan jelek. Maksudnya adalah perbuatan zina, perbuatan itu sejelek-jelek perbuatan karena ayat ini menyangkut tentang ayat zina maka perbuatan jelek di sini adalah perbuatan zina namun sekarang perbuatan jelek itu bukan cuman zina, akan tetapi muncullah istilah baru yaitu lesbian, gay, biseksual dan transgender. Transgender juga termasuk ke dalam faahisyah (perbuatan jelek). Kedua, dalam tafsir al-Mishbah Al-Maragi menafsirkan yaitu keburukan-keburukan yang mereka lakukan adalah bertentangan dengan tuntutan-tuntutan fitrah. Jadi, bertentangan dengan fitrah, ini bisa diartikan secara umum karena al Maragi menafsirkan nya dengan umum, jadi penafsirannya bukan cuman dengan lesbian, gay, biseksual dan bisa juga transgender. Ketiga, dalam tafsir al-mishbah, Al-Maragi menjelaskan bahwa penafsiran dan sedang kamu menyaksikan. Maksud ayat ini, manusia sendiri menyaksikan hewan yang melampiaskan nafsu seksualnya melalui lawan jenisnya, kenapa hewan sendiri yang tidak mempunyai akal berjalan sesuai fitrahnya, sedangkan manusia yang mempunyai akal tidak berjalan sesuai fitrahnya. Keempat dalam tafsir al-Munir, Az-Zuhaili menafsirkan bahwa ayat ini tentang apakah kalian melakukan perbuatan yang sangat keji menurut syara‟ dan tabiat manusia yang lurus. Nabi luth menggertak atau mengancam kaum nya namun, seiring berjalannya waktu perbuatan keji ini bukan hanya gay aja, sekarang muncullah istilah baru yaitu lesbian, biseksual dan transgender juga termasuk perbuatan keji, menurut syara‟ dan tabiat manusia yang benar
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: “ MANNA WA SALWA DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Ilmi)” yang ditulis oleh Miskah Matondang, Nirm S1.VI.19.19.476, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah karena Keistimewaan Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan Bani Israil. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa Manna wa Salwa itu penulis menemukan dari beberapa mufassir ada perpedaan pendapat sudah tertera di atas itu memiliki alat menemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memancing Manna Wa Salwa dalam al-Qur'an dan untuk memahami analisis Manna Wa Salwa dalam tafsir Ilmi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research) yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode maudhu'i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu al-Qur''an dan tafsir Al Munir, tafsir al-Qurthubi, tafsir Tantawi, tafsir Al-Misbah, tafsir An-Nur, tafsir Ayat-ayat Qauniyyah. Adapun data skundernya adalah pendukung data yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Hasil dalam penelitian ini dalam kitab Mu'jam al- Mufahras Li Alfazil Qur'an Karim ditemukan 29 ayat dari kata Manna 26 ayat dan kata Salwa 3 ayat dan yang sepadan dengannya, dari kata tersebut yang berkaitan dengan pembahasan penulis ada 3 ayat yaitu: Qs. Al-Baqarah : 57 berkenaan dengan Manna Wa Salwa, Qs. Al-A'rab : 160, Qs. Tha' : 80 dengan menggunakan tema Manna Wa Salwa. Simpulan penulis bahwa Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, tersembunyi bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan BaniIsrail. Manna mengandung karbohidrat nabati, sedangkan Salwa mengandung protein hewani. Keduanya berfungsi sebagai kekuatan tubuh dan membangun sel darah merah dan putih dalam tubuh manusia. Salwa baik untuk pencernaan dan tubuh manusia dari pada daging ternak. Manna Wa Salwa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Adapun Salwa adalah burung sejenis puyuh yang datang secara bergerombol.