Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: Khaidar Harahap
DaftarKartu
BookOpen AccessPDF tersedia

Ketenangan Hati dalam Al Qur'an (Studi Tafsir Tematik)

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomenal yang tidak sedikit masyarakat Indonesia khususnya kaum remaja bahkan mahasiswa dan Orangtua yang menjadai korban dan pelaku tindakan bunuh diri sebab kurangnya iman dalam hati. Didalam AlQur‟an surah An-Nisa ayat 103, surah Ar-Ra‟du ayat 28, surah Al-Hajj ayat 35, surah Al-Anfal ayat 2, surah Az-Zumar ayat 23, Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dan metode kualitatif, dan dikumpulkan melalui data primer berupa kitab-kitab tafsir, yaitu Tafsir Al-Azhar, Tafsir Fi-Dzilalil Qur‟an, Tafsir Al-Qusyairi, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Mafatihul Ghaib, Tafsir Al-Kasysyaf, yang berhubungan dengan tema, dan data sekunder berupa buku dan jurnal yang relevan, dan metode penafsiran yang digunakan adalah metode maudhu‟i. Adapun cara mendapatkan ketenangan hati dalam ayat tersebut ada tiga poin yaitu pertama dengan sholat, karena inti daripada sholat untuk mangingat Allah ketika berdiri, duduk dan berbaring. Kedua berdzikir, karena dengan berdzikir dapat mendatangkan ketenangan, dan dapat memberikan cahaya kepada hati yang gelap dan dapat membuka tabir yang menghalangi seseorang untuk dekat dengan Allah, akan terhindar dari dari segala macam noda dalam hati, dengan dzikir seseorang akan merasa tentram karena dekat dengan Allah. Ketiga membaca Al-Qur‟an, sabar, dan manginfakkan sebagaian rezekiya, karena dengan membaca Al-Qur‟an seseorang akan merasakan ketenangan dan getaran dalam hati yang membuat seseorang takut dengan kekuasaan Allah, karena Al-Qur‟an adalah cara seorang hamba dapat berintraksi langsung dengan Allah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ketenangan Hati dalam Al Qur'an (Studi Tafsir Tematik)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

v ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Ketenangan Hati Dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik)” yang disusun oleh Khaidar Harahap, NIRM S1.VI.19.20.167. Jurusan Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketenangan hati sangat cocok difahami untuk sekarang ini, secara fenomenal tidak sedikit masyarakat Indonesia khususnya kaum remaja bahkan mahasiswa dan Orangtua yang menjadi korban dan pelaku tindakan bunuh diri sebab tidak adanya iman dalam hati mereka dan ketenangan hati tersebut, dengan ini penting bagi penulis untuk meneliti scara mendalam bagaimana panafsiran ayat-ayat tentang tata cara mencapai ketenangan hati didalam Al-Qur’an, tujuan penelitian ini mengetahui scara mendalam dan dilihat dari segi panafsiran para mufassir tentang ayat-ayat tata cara mencapai ketenangan hati dalam Al-Qur’an . Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dan metode kualitatif, dan dikumpulkan melalui data primer berupa kitab-kitab tafsir, yaitu Tafsir Al-Azhar, Tafsir Fi-Dzilalil Qur’an, Tafsir Al-Qusyairi, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Mafatihul Ghaib, Tafsir Al-Kasysyaf, yang berhubungan dengan tema, dan data sekunder berupa buku dan jurnal yang relevan, dan metode penafsiran yang digunakan adalah metode maudhu’i. Hasil penelitian ini ditemukan didalam kitab Mu’jam Al-Mufahras Li Alfazh Al- Qur’an Al Karim kata ketenangan hati dalam bahasa Arab ada 4 kata, yaitu muthmainna, sakinah, waqara, qolb, fuad. Kata muthmainna dan turunannya didalam Al-Qur’an sebanyak 10 kali penyebutan dalam 10 ayat dan 10 surah, kata sakinah dan turunannya ada 5 ayat dalam 4 surah, kata waqara dan turunanya dalam 1 ayat dan 1 surah, kata Qolb sebanyak 19 ayat dalam 15 surah, kata fuad ditemukan 3 ayat dalam 3 surah. Namun yang sesuai dengan penelitian ini adalah di temukan dari kata muthmainna dan Qolbi. Yang terdapat pada surah Ar-Ra’du ayat 28, An-Nisa ayat 103, Al-Anfal ayat 2, Az-zumar ayat 23 dan Al-Hajj ayat 35. Adapun cara mendapatkan ketenangan hati dalam ayat tersebut ada tiga poin yaitu pertama dengan sholat, karena inti daripada sholat untuk mangingat Allah ketika berdiri, duduk dan berbaring. Kedua berdzikir, karena dengan berdzikir dapat mendatangkan ketenangan, dan dapat memberikan cahaya kepada hati yang gelap dan dapat membuka tabir yang menghalangi seseorang untuk dekat dengan Allah, akan terhindar dari dari segala macam noda dalam hati, dengan dzikir seseorang akan merasa tentram karena dekat dengan Allah. Ketiga membaca Al-Qur’an, sabar, dan manginfakkan sebagaian rezekiya, karena dengan membaca Al-Qur’an seseorang akan merasakan ketenangan dan getaran dalam hati yang membuat seseorang takut dengan kekuasaan Allah, karena Al-Qur’an adalah cara seorang hamba dapat berintraksi langsung dengan Allah.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

ketenangan Hati dalam Al Qur'an (Studi Tafsir Tematik)

2024•Koleksi Perpustakaan

v ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Ketenangan Hati Dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik)” yang disusun oleh Khaidar Harahap, NIRM S1.VI.19.20.167. Jurusan Ilmu Al- Qur’an Dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketenangan hati sangat cocok difahami untuk sekarang ini, secara fenomenal tidak sedikit masyarakat Indonesia khususnya kaum remaja bahkan mahasiswa dan Orangtua yang menjadi korban dan pelaku tindakan bunuh diri sebab tidak adanya iman dalam hati mereka dan ketenangan hati tersebut, dengan ini penting bagi penulis untuk meneliti scara mendalam bagaimana panafsiran ayat-ayat tentang tata cara mencapai ketenangan hati didalam Al-Qur’an, tujuan penelitian ini mengetahui scara mendalam dan dilihat dari segi panafsiran para mufassir tentang ayat-ayat tata cara mencapai ketenangan hati dalam Al-Qur’an . Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dan metode kualitatif, dan dikumpulkan melalui data primer berupa kitab-kitab tafsir, yaitu Tafsir Al-Azhar, Tafsir Fi-Dzilalil Qur’an, Tafsir Al-Qusyairi, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Mafatihul Ghaib, Tafsir Al-Kasysyaf, yang berhubungan dengan tema, dan data sekunder berupa buku dan jurnal yang relevan, dan metode penafsiran yang digunakan adalah metode maudhu’i. Hasil penelitian ini ditemukan didalam kitab Mu’jam Al-Mufahras Li Alfazh Al- Qur’an Al Karim kata ketenangan hati dalam bahasa Arab ada 4 kata, yaitu muthmainna, sakinah, waqara, qolb, fuad. Kata muthmainna dan turunannya didalam Al-Qur’an sebanyak 10 kali penyebutan dalam 10 ayat dan 10 surah, kata sakinah dan turunannya ada 5 ayat dalam 4 surah, kata waqara dan turunanya dalam 1 ayat dan 1 surah, kata Qolb sebanyak 19 ayat dalam 15 surah, kata fuad ditemukan 3 ayat dalam 3 surah. Namun yang sesuai dengan penelitian ini adalah di temukan dari kata muthmainna dan Qolbi. Yang terdapat pada surah Ar-Ra’du ayat 28, An-Nisa ayat 103, Al-Anfal ayat 2, Az-zumar ayat 23 dan Al-Hajj ayat 35. Adapun cara mendapatkan ketenangan hati dalam ayat tersebut ada tiga poin yaitu pertama dengan sholat, karena inti daripada sholat untuk mangingat Allah ketika berdiri, duduk dan berbaring. Kedua berdzikir, karena dengan berdzikir dapat mendatangkan ketenangan, dan dapat memberikan cahaya kepada hati yang gelap dan dapat membuka tabir yang menghalangi seseorang untuk dekat dengan Allah, akan terhindar dari dari segala macam noda dalam hati, dengan dzikir seseorang akan merasa tentram karena dekat dengan Allah. Ketiga membaca Al-Qur’an, sabar, dan manginfakkan sebagaian rezekiya, karena dengan membaca Al-Qur’an seseorang akan merasakan ketenangan dan getaran dalam hati yang membuat seseorang takut dengan kekuasaan Allah, karena Al-Qur’an adalah cara seorang hamba dapat berintraksi langsung dengan Allah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail