Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

835 karya publik ditemukan.

2026: 922025: 422024: 912023: 872022: 4442021: 79

After You Surrender / Ce Qu'il Reste D'Abandon (Poems in English and French)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Laurent Maindon is a theatre director and poet. In 1996 he founded and became director of ThÉÂtre du Rictus, now based in Nantes, France, where he works to champion contemporary drama. His poetry tries to develop an architecture of implicit and slow motion, that both speaks to and reveals the inner self. "I'm still convinced that understanding the world is possible through its shaky distortions. The underbelly of life, of the world, and their dark places especially interest me. But these things only have relevance when there is concrete imagery to illuminate them. That's the paradox, darkness needing light, the believable needing the improbable." Laurent Maindon est metteur en scÈne et poÈte. En 1996 À Nantes (France), il fonda le ThÉÂtre du Rictus, dont il devint le directeur. Il y dÉfend depuis les Écritures dramatiques contemporaines. Sa poÉsie cherche À dÉvelopper une architecture du filigrane et du ralenti, propre À rÉvÉler les histoire intimes. « Je suis persuadÉ que la comprÉhension du monde se livre dans la distorsion. C'est l'envers et l'ombre qui m'intÉressent. Mais pas d'envers ni d'ombre sans image concrÈte. C'est tout le paradoxe: le plausible et l'improbable. »

Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Istilah penilaian atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah evaluation, bukan merupakan istilah baru bagi insan yang bergerak pada lapangan pendidikan dan pengajaran, dalam melaksanakan tugas profesionalnya, seorang guru tidak akan terlepas dari kegiatan penilaian. Ada beberapa istilah yang sering dipergunakan secara tumpang tindih untuk menjelaskan pengertian evaluasi, yaitu measurement atau pengukuran, assessment atau penilaian/penaksiran, dan test. Ketiga istilah tersebut kadang-kadang digunakan secara bergantian dan dianggap memiliki pengertian yang sama, padahal ketiganya memiliki perbedaan

Il Progetto Alfa Centauri (Thinking Worlds)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

XXIV secolo. Agli umani si sono affiancati gli esseri virtuali, software appartenenti a due etnie, intelligenze artificiali e anime, queste ultime ottenute digitalizzando il cervello umano. Vivono nella Rete e su Marte. Per liberarsi dalla difficile convivenza con l'umanità, decidono di intraprendere il primo viaggio interstellare. Tutto perfetto, finché la Sicurezza intercetta dei messaggi che portano agli Eletti, una setta entrata in Rete cinquant'anni prima con un suicidio collettivo. Sono interessati al progetto Alfa Centauri e al loro passaggio lasciano morte e distruzione. La partenza è imminente. Lo scontro finale si avvicina inesorabile. Avverrà nello spazio, dopo la partenza.Il romanzo propone una storia ricca di colpi di scena, ma anche momenti di riflessione. In fondo, il vero protagonista è l'umanità, che nonostante i suoi limiti, sa essere artefice della propria evoluzione.*** Prefazione di Diego Dalla Palma ****

Actualization (Taf’il) of the Higher Purposes (Maqasid) of Shari’ah

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

The higher purposes, or maqasid, of Shariah are applied and actualized (taf`il) through their means (wasa’il). This paper begins with the definition and meaning of maqasid and proceeds to ascertain three discernible tendencies regarding their scope: reductionist, expansionist, and the moderate approach of wasatiyyah/i’tidal. It addresses the question as to whether the maqasid may be recognized as a proof or source of Shariah in its own right. Can one, in other words, extract a ruling (hukm) of Shariah directly from the maqasid, or should one always follow the usul al-fiqh approach? Responding to these questions would help the reader to know more clearly what to expect of the maqasid. We often speak of the maqasid but when it comes to actual practice, we apply the fiqh rules. Can one just ignore the latter and refer directly to maqasid? The work explores the relationship of maqasid to the Qur’an and hadith, and to usul al-fiqh respectively. It also ascertains the roles respectively of the human intellect (‘aql) and innate human nature (fitrah) in the identification of maqasid. The author reviews the means and actualization of maqasid and elucidates this subject through several illustrations and a set of actionable recommendations.

Pengantar Studi Ilmu Al-Qur'an

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku yang ada di hadapan Anda ini, Pengantar Studi Ilmu Al-Qur`an, sengaja kami hadirkan untuk menjadi salah satu sahabat Anda dalam menyelami ayat-ayat Al-Qur`an yang dalam tak berujung dan luas tak bertepi. Melalui buku ini, Anda akan diajak untuk mengenal lebih jauh tentang Al-Qur`an dan hal-hal lain yang mengitarinya. Mungkin bahasanya sedikit akademis, tapi kami yakin insya Allah ia termasuk yang paling mudah untuk buku sejenisnya, semoga Anda dapat memetik manfaat yang luas melalui buku ini, dan hari-hari Anda menjadi hari-hari yang dihiasi dengan tadabbur Al-Qur`an. Sesungguhnya kitab yang mulia ini adalah kitab terbesar dan teragung yang mengajak Anda kepada kebahagiaan, kegembiraan, kesukacitaan dan kesenangan. Ia membahagiakan Anda seolah mengatakan: `Tenanglah, teguhlah, bahagialah, berfikir positiflah, suka-cita dan gembiralah, karena di penghujung setiap malam ada pagi yang cerah, di balik setiap bukit ada taman, setelah perjalanan jauh ada sungai yang mengalir, dan di balik batu yang besar ada mata air yang sejuk, di bawah terik matahari ada tempat bernaung, dan setelah kelelahan ada tidur yang tenang yang lelap dan melapangkan. Dan “Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.” (Al-Insyirah: 6). (DR. ‘Aidh Al-Qarni) - Pustaka Al-Kautsar Publisher - Dilarang keras mem-PDF-kan, mendownload, dan memfotokopi buku-buku Pustaka Al-Kautsar. Pustaka Al-Kautsar tidak pernah memberikan file buku kami secara gratis selain dari yang sudah tersedia di Google Play Book. Segala macam tindakan pembajakan dan mendownload PDF tersebut ada ilegal dan haram.

Panduan Asesmen Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Panduan ini berisi langkah-langkah dan berbagai hal yang perlu dilakukan dalam melakukan proses asesmen. Dalam buku ini juga diberikan penjelasan tentang konsep asesmen dalam membaca pemahaman agar pembaca memperoleh informasi secara komprehensif dan bisa melakukan praktik asesmen secara langsung.

Pembelajaran Daring Yang Efektif: Prinsip Dasar, Pengembangan, Desain, Dan Asesmen

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bicara tentang keefektifan sebuah pembelajaran daring, secara umum terdapat dua hal penting yang perlu mendapatkan perhatian, yaitu eksistensi pembelajar/peserta didik dan hasil capaian belajar yang diinginkan. Yang pertama, berhubungan dengan ketersediaan portal pengguna (pembelajar/peserta didik, pengajar/instruktur, Fakultas/Lembaga/Institusi) yang mencakup deliveri Kurikulum via Learning Management Systems (LMS), layanan konsultasi, pendaftaran, Help Desk, ujian; server yang aman; sistem informasi pengguna; perpustakaan dijital; repositori obyek-obyek belajar; dan proses asesmen kualitas/mutu. Yang kedua, berhubungan dengan pedagogi dan konten/materi belajar yang meliputi tim pengembang pembelajaran, desainer pembelajaran, ahli/teknisi TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dan multimedia, dan petugas penanganan Hak Cipta. Untuk itu, sejauh mana tingkat keefektifan sebuah pembelajaran daring dapat tercapai, tentunya tergantung pada seberapa jauh kita dapat memahami, mendukung dan berkomitmen dalam memenuhi kriteria, tahapan dan proses yang dipersyaratkan, dalam rangka memenuhi gol dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, sebagaimana yang dijabarkan atau dideskripsikan dalam buku ini.

Asesmen Autentik dalam Pembelajaran Bahasa

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan pendidikan bukan sekadar memastikan bahwa peserta didik menguasai pengetahuan yang diberikan di ruang kelas namun juga memastikan bagaimana mereka dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut. Untuk mengetahui kemampuan peserta didik sejauh mana ia dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh, maka dibutuhkan sebuah penilaian atau asesmen. Adapun asesmen autentik adalah asesmen yang bertujuan untuk itu. Buku ini membahas megenai asesmen autentik. Cakupan utama pembahasan di buku ini meliputi kajian bentuk-bentuk utama dari asesmen autentik yaitu asesmen portofolio, asesmen kinerja, asesmen projek, dan asesmen diri. Menggunakan seting dan contoh-contoh asesmen dalam pembelajaran Bahasa Inggris, buku ini menawarkan pengembangan dan pendalaman wawasan asesmen autentik beserta implementasinya dengan mengambil bentuk-bentuk asesmen non-tes dengan menggunakan rubrik, lembar observasi, ceklis, dan deskripsi. Berbagai instrumen yang ada dalam buku ini sangat fleksibel untuk diadaptasi k edalam bidang studi selain Bahasa Inggris. Jadi, melalui buku ini, pembaca dapat mengetahui mulai dari pengertian, tujuan, jenis, kelebihan hingga bagaimana melakukan asesmen autentik. Buku ini dapat dibaca oleh para mahasiswa-mahasiswi utamanya dari Fakultas Ilmu Pendidikan. Di samping itu, dapat dibaca pula oleh para pengajar Fakultas Ilmu Pendidikan atau para guru dan calon guru atau mereka yang berminat mengetahui tentang asesmen autentik.

The Cherry Tree that Survived the Bomb / Il ciliegio che sopravvisse alla bomba

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Un progetto Lavinia Dickinson Editore. Edizione bilingue inglese-italiano. Le armi nucleari hanno preso in ostaggio il futuro del mondo. Dopo Hiroshima e Nagasaki, si è parlato in ogni sede istituzionale della loro non proliferazione o abolizione, ma contemporaneamente sono stati prodotti altri cinquantamila ordigni atomici, sempre più piccoli, efficienti e devastanti. I testimoni di Hiroshima e Nagasaki – che in giapponese si chiamano Hibakusha – dovrebbero essere una guida per l'umanità dell'era dell'atomo, ma il loro ammonimento, il loro insegnamento restano spesso inascoltati. Il ciliegio che sopravvisse alla bomba è poesia che si ispira alle loro vicende e alle loro voci. Invita il lettore a ricordare i martiri, ma anche ad abbandonare il sentimento di rassegnazione verso la condizione di assoluta precarietà in cui si trova l'umanità a causa degli arsenali nucleari. È tempo che ognuno di noi levi la sua voce per chiedere a chi ci governa di allontanarci dall'orlo dell'estinzione su cui ci troviamo oggi, attraverso la proibizione e l'eliminazione delle armi nucleari.

The Level of Il-8 in Association with Severity of Periodontal Diseases

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Cytokines play an important role in the pathology associated with chronic inflammatory diseases because of pro-inflammatory and neutrophil chemotactic properties. The biological effects of IL-8 are relevant in this regard. This study was done to compare the level of this molecule in Gingival Crevicular Fluid from patients with adult periodontitis and from individuals with clinically healthy gingival. GCF was collected from patients with adult periodontitis and clinically healthy gingival for 30 seconds using a periopaper strip and the volume of the sample determined. Following elution of the fluid, assays for IL-8 were carried out by ELISA. The results of the study showed that level of IL-8 of the experimental group were significantly higher than the control group (p>0.01). The clinical parameters were positively correlated to IL-8 suggesting that the GCF IL-8 exhibited dynamic changes upon severity of periodontal disease (p>0.05). Thus, to conclude, the level of IL-8 in GCF is valuable in detecting the inflammation of periodontal tissue.

Panduan Praktis Membaca Kitab Kuning Navasi (Nahwu Inovasi): Teori & Praktek

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehadiran buku merupakan jawaban dari sebuah keprihatinan penulis, dimana santri-santri Diniyah (utamanya santri Diniyah yang di kampung) menganggap bahwa Ilmu Nahwu adalah ilmu yang sangat sulit dan dianggap terlalu membebani pikirannya, sehingga banyak terjadi ketika Diniyah mengajarkan ilmu Nahwu maka santrinya lama kelamaan akan keluar dengan sendirinya (tidak mau mengaji karena merasa kesulitan) terutama santri yang sekolah formalnya ada dikelas VI. Belum lagi SDM ustadzustadzah juga sangat minim jika dihadapkan dengan materi nahwu. Padahal Ilmu Nahwu adalah salah satu kunci untuk bisa memahami bahasa Arab. Berangkat dari kenyataan di atas akhirnya penulis berpikir untuk menulis sebuah buku tentang Nahwu yang bisa diterima oleh kalangan santri-santri (utamanya santri Diniyah yang di kampung) dengan bahasa yang sederhana, menyenangkan dan aplikatif, sehingga santri-santri tidak merasa terbebani pikirannya dengan adanya materi Nahwu sekaligus dapat membantu para ustadz/ustadzah untuk menambah wawasan dibidang ilmu Nahwu sehingga kebutuhan pengajar Ilmu Nahwu dapat teratasi (sistem belajar dan mengajar). Buku ini dinukil dari beberapa kitab klasik yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan pondok pesantren, yaitu Nadham Alfiyah, ‘Imrithi dan Milhatul I’rab yang diterjemahkan dengan bahasa Indonesia agar mudah dipahami oleh peserta didik. Sistem penyampaian materi menggunakan sistem tuntas, sehingga materinya berkesinambungan dan tidak ada pengulangan pembahasan. Setiap tema pembahasan diikuti dengan praktek, sehingga santri tidak hanya faham secara teori tapi dapat mempraktekkan secara langsung. Agar proses belajar mengajar dalam buku ini dapat menuai hasil yang maksimal sesuai harapan, maka sebaiknya sebelum diajarkan ustadz/ustdazah pengampu materi ini mengikuti pelatihan agar cara mengajar, tahapan-tahapan pembelajaran dan evaluasinya dapat terukur sesuai dengan harapan penulis. Buku ini disediakan bagi santri pemula ( anak kelas 4 SD/MI atau Pasca TPQ) sebelum lebih lanjut mendalami Ilmu Nahwu secara detail. Hasil yang ingin dicapai dari buku ini peserta didik dapat membaca kitab kuning yang sudah dimaknai ala pesantren seperti Kitab Makna Pesantren ala Petok Kediri, dengan i’rab yang benar. Buku ini sengaja disusun dengan 4 jilid, agar terasa suasana baru ketika santri naik dari jilid 1 ke jilid 2 dan seterusnya, sehingga dengan ini santri tidak merasa bosan dengan adanya pergantian jilid. Disamping juga dapat memotivasi santri untuk berlomba agar lebih cepat dalam menempuh kenaikan jilid. Jilid I membahas tentang Isim baik yang Mu’rab maupun yang Mabni secara tuntas. Jilid 2 membahas tentang Fi’il dengan segala bentuknya secara tuntas. Jilid 3 membahas tentang Marfu’atil asma’. Jilid 4 membahas tentang Manshubatil Asma’. Selain itu, buku ini Insyaallah juga dilengkapi dengan 2 jilid buku Sharaf sebagai pelengkap pembahasan yang sangat berkaitan dengan ilmu Nahwu. Penerbit Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Panduan Praktis Membaca Kitab Kuning Navasi (Nahwu Inovasi): Teori & Praktek

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehadiran buku merupakan jawaban dari sebuah keprihatinan penulis, dimana santri-santri Diniyah (utamanya santri Diniyah yang di kampung) menganggap bahwa Ilmu Nahwu adalah ilmu yang sangat sulit dan dianggap terlalu membebani pikirannya, sehingga banyak terjadi ketika Diniyah mengajarkan ilmu Nahwu maka santrinya lama kelamaan akan keluar dengan sendirinya (tidak mau mengaji karena merasa kesulitan) terutama santri yang sekolah formalnya ada dikelas VI. Belum lagi SDM ustadzustadzah juga sangat minim jika dihadapkan dengan materi nahwu. Padahal Ilmu Nahwu adalah salah satu kunci untuk bisa memahami bahasa Arab. Berangkat dari kenyataan di atas akhirnya penulis berpikir untuk menulis sebuah buku tentang Nahwu yang bisa diterima oleh kalangan santri-santri (utamanya santri Diniyah yang di kampung) dengan bahasa yang sederhana, menyenangkan dan aplikatif, sehingga santri-santri tidak merasa terbebani pikirannya dengan adanya materi Nahwu sekaligus dapat membantu para ustadz/ustadzah untuk menambah wawasan dibidang ilmu Nahwu sehingga kebutuhan pengajar Ilmu Nahwu dapat teratasi (sistem belajar dan mengajar). Buku ini dinukil dari beberapa kitab klasik yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan pondok pesantren, yaitu Nadham Alfiyah, ‘Imrithi dan Milhatul I’rab yang diterjemahkan dengan bahasa Indonesia agar mudah dipahami oleh peserta didik. Sistem penyampaian materi menggunakan sistem tuntas, sehingga materinya berkesinambungan dan tidak ada pengulangan pembahasan. Setiap tema pembahasan diikuti dengan praktek, sehingga santri tidak hanya faham secara teori tapi dapat mempraktekkan secara langsung. Agar proses belajar mengajar dalam buku ini dapat menuai hasil yang maksimal sesuai harapan, maka sebaiknya sebelum diajarkan ustadz/ustdazah pengampu materi ini mengikuti pelatihan agar cara mengajar, tahapan-tahapan pembelajaran dan evaluasinya dapat terukur sesuai dengan harapan penulis. Buku ini disediakan bagi santri pemula ( anak kelas 4 SD/MI atau Pasca TPQ) sebelum lebih lanjut mendalami Ilmu Nahwu secara detail. Hasil yang ingin dicapai dari buku ini peserta didik dapat membaca kitab kuning yang sudah dimaknai ala pesantren seperti Kitab Makna Pesantren ala Petok Kediri, dengan i’rab yang benar. Buku ini sengaja disusun dengan 4 jilid, agar terasa suasana baru ketika santri naik dari jilid 1 ke jilid 2 dan seterusnya, sehingga dengan ini santri tidak merasa bosan dengan adanya pergantian jilid. Disamping juga dapat memotivasi santri untuk berlomba agar lebih cepat dalam menempuh kenaikan jilid. Jilid I membahas tentang Isim baik yang Mu’rab maupun yang Mabni secara tuntas. Jilid 2 membahas tentang Fi’il dengan segala bentuknya secara tuntas. Jilid 3 membahas tentang Marfu’atil asma’. Jilid 4 membahas tentang Manshubatil Asma’. Selain itu, buku ini Insyaallah juga dilengkapi dengan 2 jilid buku Sharaf sebagai pelengkap pembahasan yang sangat berkaitan dengan ilmu Nahwu. Penerbit Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Ilmu Nahwu untuk Pemula

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ilmu Nahwu untuk Pemula adalah buku yang menyajikan kaidah-kaidah tata bahasa Arab secara praktis, mudah dan ringkas. Ditulis oleh ustadz Abu Yusuf Akhmad Ja'far yang saat ini sedang menempuh studinya di al Azhar, Mesir, buku ini akan memberi warna lain dalam khasanah buku tata bahasa Arab yang beredar di tanah air.

Panduan Praktis Membaca Kitab Kuning Navasi (Nahwu Inovasi): Teori & Praktek

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehadiran buku merupakan jawaban dari sebuah keprihatinan penulis, dimana santri-santri Diniyah (utamanya santri Diniyah yang di kampung) menganggap bahwa Ilmu Nahwu adalah ilmu yang sangat sulit dan dianggap terlalu membebani pikirannya, sehingga banyak terjadi ketika Diniyah mengajarkan ilmu Nahwu maka santrinya lama kelamaan akan keluar dengan sendirinya (tidak mau mengaji karena merasa kesulitan) terutama santri yang sekolah formalnya ada dikelas VI. Belum lagi SDM ustadzustadzah juga sangat minim jika dihadapkan dengan materi nahwu. Padahal Ilmu Nahwu adalah salah satu kunci untuk bisa memahami bahasa Arab. Berangkat dari kenyataan di atas akhirnya penulis berpikir untuk menulis sebuah buku tentang Nahwu yang bisa diterima oleh kalangan santri-santri (utamanya santri Diniyah yang di kampung) dengan bahasa yang sederhana, menyenangkan dan aplikatif, sehingga santri-santri tidak merasa terbebani pikirannya dengan adanya materi Nahwu sekaligus dapat membantu para ustadz/ustadzah untuk menambah wawasan dibidang ilmu Nahwu sehingga kebutuhan pengajar Ilmu Nahwu dapat teratasi (sistem belajar dan mengajar). Buku ini dinukil dari beberapa kitab klasik yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan pondok pesantren, yaitu Nadham Alfiyah, ‘Imrithi dan Milhatul I’rab yang diterjemahkan dengan bahasa Indonesia agar mudah dipahami oleh peserta didik. Sistem penyampaian materi menggunakan sistem tuntas, sehingga materinya berkesinambungan dan tidak ada pengulangan pembahasan. Setiap tema pembahasan diikuti dengan praktek, sehingga santri tidak hanya faham secara teori tapi dapat mempraktekkan secara langsung. Agar proses belajar mengajar dalam buku ini dapat menuai hasil yang maksimal sesuai harapan, maka sebaiknya sebelum diajarkan ustadz/ustdazah pengampu materi ini mengikuti pelatihan agar cara mengajar, tahapan-tahapan pembelajaran dan evaluasinya dapat terukur sesuai dengan harapan penulis. Buku ini disediakan bagi santri pemula ( anak kelas 4 SD/MI atau Pasca TPQ) sebelum lebih lanjut mendalami Ilmu Nahwu secara detail. Hasil yang ingin dicapai dari buku ini peserta didik dapat membaca kitab kuning yang sudah dimaknai ala pesantren seperti Kitab Makna Pesantren ala Petok Kediri, dengan i’rab yang benar. Buku ini sengaja disusun dengan 4 jilid, agar terasa suasana baru ketika santri naik dari jilid 1 ke jilid 2 dan seterusnya, sehingga dengan ini santri tidak merasa bosan dengan adanya pergantian jilid. Disamping juga dapat memotivasi santri untuk berlomba agar lebih cepat dalam menempuh kenaikan jilid. Jilid I membahas tentang Isim baik yang Mu’rab maupun yang Mabni secara tuntas. Jilid 2 membahas tentang Fi’il dengan segala bentuknya secara tuntas. Jilid 3 membahas tentang Marfu’atil asma’. Jilid 4 membahas tentang Manshubatil Asma’. Selain itu, buku ini Insyaallah juga dilengkapi dengan 2 jilid buku Sharaf sebagai pelengkap pembahasan yang sangat berkaitan dengan ilmu Nahwu. Penerbit Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Panduan Praktis Membaca Kitab Kuning Navasi (Nahwu Inovasi): Teori & Praktek

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kehadiran buku merupakan jawaban dari sebuah keprihatinan penulis, dimana santri-santri Diniyah (utamanya santri Diniyah yang di kampung) menganggap bahwa Ilmu Nahwu adalah ilmu yang sangat sulit dan dianggap terlalu membebani pikirannya, sehingga banyak terjadi ketika Diniyah mengajarkan ilmu Nahwu maka santrinya lama kelamaan akan keluar dengan sendirinya (tidak mau mengaji karena merasa kesulitan) terutama santri yang sekolah formalnya ada dikelas VI. Belum lagi SDM ustadzustadzah juga sangat minim jika dihadapkan dengan materi nahwu. Padahal Ilmu Nahwu adalah salah satu kunci untuk bisa memahami bahasa Arab. Berangkat dari kenyataan di atas akhirnya penulis berpikir untuk menulis sebuah buku tentang Nahwu yang bisa diterima oleh kalangan santri-santri (utamanya santri Diniyah yang di kampung) dengan bahasa yang sederhana, menyenangkan dan aplikatif, sehingga santri-santri tidak merasa terbebani pikirannya dengan adanya materi Nahwu sekaligus dapat membantu para ustadz/ustadzah untuk menambah wawasan dibidang ilmu Nahwu sehingga kebutuhan pengajar Ilmu Nahwu dapat teratasi (sistem belajar dan mengajar). Buku ini dinukil dari beberapa kitab klasik yang sudah tidak asing lagi bagi kalangan pondok pesantren, yaitu Nadham Alfiyah, ‘Imrithi dan Milhatul I’rab yang diterjemahkan dengan bahasa Indonesia agar mudah dipahami oleh peserta didik. Sistem penyampaian materi menggunakan sistem tuntas, sehingga materinya berkesinambungan dan tidak ada pengulangan pembahasan. Setiap tema pembahasan diikuti dengan praktek, sehingga santri tidak hanya faham secara teori tapi dapat mempraktekkan secara langsung. Agar proses belajar mengajar dalam buku ini dapat menuai hasil yang maksimal sesuai harapan, maka sebaiknya sebelum diajarkan ustadz/ustdazah pengampu materi ini mengikuti pelatihan agar cara mengajar, tahapan-tahapan pembelajaran dan evaluasinya dapat terukur sesuai dengan harapan penulis. Buku ini disediakan bagi santri pemula ( anak kelas 4 SD/MI atau Pasca TPQ) sebelum lebih lanjut mendalami Ilmu Nahwu secara detail. Hasil yang ingin dicapai dari buku ini peserta didik dapat membaca kitab kuning yang sudah dimaknai ala pesantren seperti Kitab Makna Pesantren ala Petok Kediri, dengan i’rab yang benar. Buku ini sengaja disusun dengan 4 jilid, agar terasa suasana baru ketika santri naik dari jilid 1 ke jilid 2 dan seterusnya, sehingga dengan ini santri tidak merasa bosan dengan adanya pergantian jilid. Disamping juga dapat memotivasi santri untuk berlomba agar lebih cepat dalam menempuh kenaikan jilid. Jilid I membahas tentang Isim baik yang Mu’rab maupun yang Mabni secara tuntas. Jilid 2 membahas tentang Fi’il dengan segala bentuknya secara tuntas. Jilid 3 membahas tentang Marfu’atil asma’. Jilid 4 membahas tentang Manshubatil Asma’. Selain itu, buku ini Insyaallah juga dilengkapi dengan 2 jilid buku Sharaf sebagai pelengkap pembahasan yang sangat berkaitan dengan ilmu Nahwu. Penerbit Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia