2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: “ MANNA WA SALWA DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Ilmi)” yang ditulis oleh Miskah Matondang, Nirm S1.VI.19.19.476, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah karena Keistimewaan Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan Bani Israil. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa Manna wa Salwa itu penulis menemukan dari beberapa mufassir ada perpedaan pendapat sudah tertera di atas itu memiliki alat menemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memancing Manna Wa Salwa dalam al-Qur'an dan untuk memahami analisis Manna Wa Salwa dalam tafsir Ilmi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research) yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode maudhu'i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu al-Qur''an dan tafsir Al Munir, tafsir al-Qurthubi, tafsir Tantawi, tafsir Al-Misbah, tafsir An-Nur, tafsir Ayat-ayat Qauniyyah. Adapun data skundernya adalah pendukung data yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Hasil dalam penelitian ini dalam kitab Mu'jam al- Mufahras Li Alfazil Qur'an Karim ditemukan 29 ayat dari kata Manna 26 ayat dan kata Salwa 3 ayat dan yang sepadan dengannya, dari kata tersebut yang berkaitan dengan pembahasan penulis ada 3 ayat yaitu: Qs. Al-Baqarah : 57 berkenaan dengan Manna Wa Salwa, Qs. Al-A'rab : 160, Qs. Tha' : 80 dengan menggunakan tema Manna Wa Salwa. Simpulan penulis bahwa Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, tersembunyi bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan BaniIsrail. Manna mengandung karbohidrat nabati, sedangkan Salwa mengandung protein hewani. Keduanya berfungsi sebagai kekuatan tubuh dan membangun sel darah merah dan putih dalam tubuh manusia. Salwa baik untuk pencernaan dan tubuh manusia dari pada daging ternak. Manna Wa Salwa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Adapun Salwa adalah burung sejenis puyuh yang datang secara bergerombol.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: “ MANNA WA SALWA DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Ilmi)” yang ditulis oleh Miskah Matondang, Nirm S1.VI.19.19.476, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah karena Keistimewaan Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan Bani Israil. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa Manna wa Salwa itu penulis menemukan dari beberapa mufassir ada perpedaan pendapat sudah tertera di atas itu memiliki alat menemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memancing Manna Wa Salwa dalam al-Qur'an dan untuk memahami analisis Manna Wa Salwa dalam tafsir Ilmi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research) yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode maudhu'i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu al-Qur''an dan tafsir Al Munir, tafsir al-Qurthubi, tafsir Tantawi, tafsir Al-Misbah, tafsir An-Nur, tafsir Ayat-ayat Qauniyyah. Adapun data skundernya adalah pendukung data yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Hasil dalam penelitian ini dalam kitab Mu'jam al- Mufahras Li Alfazil Qur'an Karim ditemukan 29 ayat dari kata Manna 26 ayat dan kata Salwa 3 ayat dan yang sepadan dengannya, dari kata tersebut yang berkaitan dengan pembahasan penulis ada 3 ayat yaitu: Qs. Al-Baqarah : 57 berkenaan dengan Manna Wa Salwa, Qs. Al-A'rab : 160, Qs. Tha' : 80 dengan menggunakan tema Manna Wa Salwa. Simpulan penulis bahwa Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, tersembunyi bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan BaniIsrail. Manna mengandung karbohidrat nabati, sedangkan Salwa mengandung protein hewani. Keduanya berfungsi sebagai kekuatan tubuh dan membangun sel darah merah dan putih dalam tubuh manusia. Salwa baik untuk pencernaan dan tubuh manusia dari pada daging ternak. Manna Wa Salwa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Adapun Salwa adalah burung sejenis puyuh yang datang secara bergerombol.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah ada beberapa surat yang turun pada malam hari secara sekaligus di antara surat tersebut ialah, Qs. Al-An’am, Qs.-Maryam, Qs. Al-Mursalat, Qs,Al-Falaq, dan Qs.An-Nas, Qs. Al-Munafiquun, dan Qs. At-Taubah, surat Al-Mursalat menjelaskan tentang ancaman Allah terhadap orang-orang yang mendustakan Allah dan balasan bagi orang yang bertaqwa, surat At-Taubah tentang orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang munafik, Qs. Al-Falaq, dan Qs. An-Nas menjelaskan tentang sihir dan surat Al-Munafiquun ayat satu sampai akhir menjelaskan tentang orang-orang munafik. dan disini peneliti ingin membahas surat munafik karena surat ini turun secara keseluruhan pada malam hari dan khusus menjelaskan orang-orang dan sifat-sifat orang munafik. Tujuan dari peneliti untuk mengetahui ayat-ayat yang turun ketika malam hari, untuk mengungkap bagaimana sifat-sifat orang munafik dan surat Al-Munafiquun dan untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat AlMunafiquun. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Research), atau sering juga disebut studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, penulis kepustakaan merupakan jenilis penulis kualitatif yang tidak terjun kelapangan dalam mencarindata, Adapun sumber data yang digunakan didalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu Al-Itqon fi ulumul Qur’an, dan tafsir al-munir , tafsir Al-Misbah, tafsir Al-Qurtuby, tafsir fizhilalil Qur’an, tafsir Al-Maraghi, dan tafsir al-Azhar, sedangkan sumber data skunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, yaitu: jurnal, buku, tulis-tulisan tokoh lain. Penyajian tafsir dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu’i karya Muhammad Al-Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah kehati-hatian terhadap sifat-sifat kaum munafik, berdusta, bersumpah palsu, meyombongkan diri, adu domba/ dusta. ketika kaum munafik datang kepada rasulullah kemudian mereka bersyahadat dihapan rasulullah tentang risalah beliau dengan lisan mereka. Sesungguhnya mereka tidak menginginka itu, orang-orang munafik hanya ingin menyembunyikan kejahatan dan hakikat kepada orang-orang yang beriman mereka berdusta untuk menyatakan syahadat ini, mereka datang hanya untuk mengelabui orang-orang yang beriman dengan sikap itu agar menutupi belang mereka.dan untuk berhati-hati dan jangan sampai disibukkan dengan pengurusan harta bendamu dan perhatian dengan urusan anak-anakmu sehingga kamu menjalankan hak-hak tuhanmu dan menunaikan pardu-pardu yang dituntut darimu.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: "Pengaruh Menguasai Ayat-ayat dengan Redaksi Mirip di dalam Al-Qur’an Terhadap Hafalan Santriwati Ponpes AshHabul Qur’an" yang ditulis oleh Difla Hikmah Aulia, NIRM S1.VI.19.19.456, Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Alasan peneliti memilih judul skripsi ini adalah : Penelitian ini beranjak dari adanya ayat-ayat yang beredaksi mirip atau mutasyabihat al-alfaẓ dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat tersebut merupakan tantangan bagi para penghafal karena lumayan menipu. Santriwati tahfiz tentu telah banyak berpengalaman menghadapi hal tersebut karena santriwatiselalu bergelut dengan dunia hafalan. Teladan dari santriwatidiharapkan menjadi contoh dalam menghafal Al-Qur’an, baik dari aspek teknis maupun non-teknis. Itulah yang dieksplorasi dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dari enam orang santriwati Ponpes AshHabul Qur’an yang dipilih secara purposive sampling. Tujuan penelitian yaitu untuk untuk mengungkap metode penguasaan ayatayat dengan redaksi mirip dalam menghafal Al-Qur’an oleh santriwati Pondok Pesantren AshHabul Qur’an. Kemudian mengetahui dan memahami apa saja pengaruh ayat–ayat dengan redaksi mirip tersebut terhadap hafalan santriwati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri sebagai human instrument. Prosedur analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunaan ketekunan pengamatan triangulasi, triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat dengan redaksi mirip ini ditemukan metode hafalan yang diterapkan partisipan dan berguna menghadapi ayat mutasyābihāt al-alfāẓ, metode ini berbeda-beda sesuai gaya menghafal: (1) mengidentifikasi model mutasyābihāt al-alfāẓ, (2) menyalin ayat ke dalam sebuah catatan, (3) menerapkan rumus-rumus tertentu yang didapat dari guru atau kitab, (4) mengaitkan ayat dengan suatu kenangan, (5) menandai mushaf dengan coretan atau warna, (6) memperhatikan mushaf, (7) menggunakan kamus indeks Al-Qur’an, (8) menggunakan aplikasi pencarian ayat, (9) mengikuti ujian sambung ayat. Untuk pengaruhnya sendiri ada : (1)berpengaruh dalam menunjang kelancaran hafalan para santriwati, (2) memudahkan ketika sambung ayat secara acak.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah ada beberapa surat yang turun pada malam hari secara sekaligus di antara surat tersebut ialah, Qs. Al-An’am, Qs.-Maryam, Qs. Al-Mursalat, Qs,Al-Falaq, dan Qs.An-Nas, Qs. Al-Munafiquun, dan Qs. At-Taubah, surat Al-Mursalat menjelaskan tentang ancaman Allah terhadap orang-orang yang mendustakan Allah dan balasan bagi orang yang bertaqwa, surat At-Taubah tentang orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang munafik, Qs. Al-Falaq, dan Qs. An-Nas menjelaskan tentang sihir dan surat Al-Munafiquun ayat satu sampai akhir menjelaskan tentang orang-orang munafik. dan disini peneliti ingin membahas surat munafik karena surat ini turun secara keseluruhan pada malam hari dan khusus menjelaskan orang-orang dan sifat-sifat orang munafik. Tujuan dari peneliti untuk mengetahui ayat-ayat yang turun ketika malam hari, untuk mengungkap bagaimana sifat-sifat orang munafik dan surat Al-Munafiquun dan untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat AlMunafiquun. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Research), atau sering juga disebut studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, penulis kepustakaan merupakan jenilis penulis kualitatif yang tidak terjun kelapangan dalam mencarindata, Adapun sumber data yang digunakan didalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu Al-Itqon fi ulumul Qur’an, dan tafsir al-munir , tafsir Al-Misbah, tafsir Al-Qurtuby, tafsir fizhilalil Qur’an, tafsir Al-Maraghi, dan tafsir al-Azhar, sedangkan sumber data skunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, yaitu: jurnal, buku, tulis-tulisan tokoh lain. Penyajian tafsir dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu’i karya Muhammad Al-Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah kehati-hatian terhadap sifat-sifat kaum munafik, berdusta, bersumpah palsu, meyombongkan diri, adu domba/ dusta. ketika kaum munafik datang kepada rasulullah kemudian mereka bersyahadat dihapan rasulullah tentang risalah beliau dengan lisan mereka. Sesungguhnya mereka tidak menginginka itu, orang-orang munafik hanya ingin menyembunyikan kejahatan dan hakikat kepada orang-orang yang beriman mereka berdusta untuk menyatakan syahadat ini, mereka datang hanya untuk mengelabui orang-orang yang beriman dengan sikap itu agar menutupi belang mereka.dan untuk berhati-hati dan jangan sampai disibukkan dengan pengurusan harta bendamu dan perhatian dengan urusan anak-anakmu sehingga kamu menjalankan hak-hak tuhanmu dan menunaikan pardu-pardu yang dituntut darimu.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: “PENGARUH DAKWAH NABI SULAIMAN KEPADA RATU BALQIS DALAM SURAT AN NAML AYAT 44 (STUDI TAFSIR TAHLILI)” yang ditulis oleh Hamidah pulungan, Nirm S1.VI.19.19.461, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah didalam surat An Naml terdapat kisah nabi Sulaiman dan ratu Balqis, Ratu Balqis ini sering dijadikan dalil bagi sebagian perempuan tentang kebolehan seorang perempuan menjadi pemimpin, kedua Ratu Balqis adalah seorang perempuan yang menyembah matahari yang terdapat didalam Al- Qur’an. Sehingga Peneliti melihat ke dalam Al- Qur’an dan peneliti menemukan di surat An Naml Ratu Balqis masuk islam bersama Nabi Sulaiman, sehingga peneliti ingin meneliti apa alasan Ratu Balqis masuk islam dan berserah diri bersama Nabi Sulaiman. Dari ayat 15-44 peneliti meneliti ayat tersebut sehingga peneliti mengambil ayat 44 yang berkaitan dengan pengaruh dakwah yang mana di dalam ayat tersebut di jelaskan bahwa Ratu Balqis tunduk kepada Nabi Sulaiman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian surat An Naml dan untuk mengetahui penafsiran surat An Naml ayat 44 dalam berbagai tafsir yang menggunakan metode tahlili., jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research).Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tafsir sebagai sumber data utama (primer). Disisi lain peneliti juga merujuk kepada jurnal, dan buku-buku yg berhubungan dengan pembahasan peneliti, yaitu peneliti membahas tentang Pengaruh Dakwah Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis dalam surat An Naml ayat 44 Studi Tahlili sebagai sumber tambahan (sekunder). Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunanakan metode tafsir tahlili. Metode taḥlīlī adalah menjelaskan ayat-ayat Al Qur'an dengan cara meneliti dan menyingkap semua aspek dan maksudnya, yang dimulai dari menjelaskan kosakata, makna kalimat, maksud setiap ungkapan, kaitan-kaitan (munāsabah) dan berbagai aspeknya, asbābun nuzūl, riwayat-riwayat Nabi Muhammad Saw, sahabat dan tabi'in Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah penafsiran surat An Naml ayat 44, Dakwah yang dilakukan Nabi Sulaiman adalah dengan membangun istana yang megah, sehingga ketika Ratu Balqis sampai di istana Ratu Balqis merasa bahwa telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri sehingga Ratu Balqis Berserah diri kepada Allah. Ratu Balqis menyerahkan diri bersama Nabi Sulaiman, artinya bahwa Ratu Balqis memeluk Islam itu bukanlah semata-mata mengikut Nabi Sulaiman atau tunduk ke bawah perlindungan Nabi Sulaiman, akan tetapi Ratu Balqis telah menyerahkan diri kepada Allah, dengan mengakui Agama Islam adalah Agama yang Sesungguhnya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: “PENGARUH DAKWAH NABI SULAIMAN KEPADA RATU BALQIS DALAM SURAT AN NAML AYAT 44 (STUDI TAFSIR TAHLILI)” yang ditulis oleh Hamidah pulungan, Nirm S1.VI.19.19.461, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah didalam surat An Naml terdapat kisah nabi Sulaiman dan ratu Balqis, Ratu Balqis ini sering dijadikan dalil bagi sebagian perempuan tentang kebolehan seorang perempuan menjadi pemimpin, kedua Ratu Balqis adalah seorang perempuan yang menyembah matahari yang terdapat didalam Al- Qur’an. Sehingga Peneliti melihat ke dalam Al- Qur’an dan peneliti menemukan di surat An Naml Ratu Balqis masuk islam bersama Nabi Sulaiman, sehingga peneliti ingin meneliti apa alasan Ratu Balqis masuk islam dan berserah diri bersama Nabi Sulaiman. Dari ayat 15-44 peneliti meneliti ayat tersebut sehingga peneliti mengambil ayat 44 yang berkaitan dengan pengaruh dakwah yang mana di dalam ayat tersebut di jelaskan bahwa Ratu Balqis tunduk kepada Nabi Sulaiman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian surat An Naml dan untuk mengetahui penafsiran surat An Naml ayat 44 dalam berbagai tafsir yang menggunakan metode tahlili., jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research).Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tafsir sebagai sumber data utama (primer). Disisi lain peneliti juga merujuk kepada jurnal, dan buku-buku yg berhubungan dengan pembahasan peneliti, yaitu peneliti membahas tentang Pengaruh Dakwah Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis dalam surat An Naml ayat 44 Studi Tahlili sebagai sumber tambahan (sekunder). Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunanakan metode tafsir tahlili. Metode taḥlīlī adalah menjelaskan ayat-ayat Al Qur'an dengan cara meneliti dan menyingkap semua aspek dan maksudnya, yang dimulai dari menjelaskan kosakata, makna kalimat, maksud setiap ungkapan, kaitan-kaitan (munāsabah) dan berbagai aspeknya, asbābun nuzūl, riwayat-riwayat Nabi Muhammad Saw, sahabat dan tabi'in Hasil penelitian dalam skripsi ini adalah penafsiran surat An Naml ayat 44, Dakwah yang dilakukan Nabi Sulaiman adalah dengan membangun istana yang megah, sehingga ketika Ratu Balqis sampai di istana Ratu Balqis merasa bahwa telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri sehingga Ratu Balqis Berserah diri kepada Allah. Ratu Balqis menyerahkan diri bersama Nabi Sulaiman, artinya bahwa Ratu Balqis memeluk Islam itu bukanlah semata-mata mengikut Nabi Sulaiman atau tunduk ke bawah perlindungan Nabi Sulaiman, akan tetapi Ratu Balqis telah menyerahkan diri kepada Allah, dengan mengakui Agama Islam adalah Agama yang Sesungguhnya.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: “RUGI DALAM AL QUR’AN (Studi Tafsir Al Azhar)” yang ditulis oleh Muhammad Ilyas Nasution, Nirm S1.VI.19.19.484, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya istilah dari makna kerugian yang ada, baik ia di dunia dan di akhirat. Tetapi manusia di zaman sekarang ini lebih mengartikan sebuah kerugian hanya dalam konteks dunia sebagai contoh: dalam bisnisnya, hartanya, dagangannya dan lain sebagainya. Padahal kerugian yang sesungguhnya adalah kerugian akhirat, yang mana ketika semua amal perbuatan yang dilakukan di dunia tidak dapat membantu dan menolong saat di akhirat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari sebuah kerugian di dalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kerugian menurut Buya Hamka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Azhar Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam tafsir Al Azhar, yang terfokuskan pada penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam Al Qur’an dan penyebab rugi dan solusinya di dalam Al Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah kerugian merupakan kesusahan dan kesulitan hidup dan juga merupakan keadaan hidup yang pahit, penyesalan dan menimpa dalam tempo yang tidak sebentar. Kerugian adalah hal yang tidak bisa terhindar dari manusia karena adanya faktor keburukan yang mempengaruhi jiwa dan iman manusia. Mulai dari diri sendiri seperti sipat dzalim, pikiran kotor, tidak mau melangkah ke dalam kebaikan, tidak mau menerima nasehat dan sebagainya. Disebabkan juga faktor dari luar seperti, lingkungan, pertemanan dan bahkan Jin. Hal inilah yang mesti diperhatikan dan dijaga oleh setiap manusia jangan sampai terjerumus dan tergoda ke dalam keburukan. Sebab segala yang diusahakan nantinya di dunia akan di adili di akhirat, apakah ia masuk ke dalam orang yang merugi atau beruntung. Orang-orang yang merugi nantinya di akhirat itulah orang-orang yang mengakui penyesalannya, tempatnya adalah neraka balasan atas perbuatannya.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN AHSAN TAQWIM DALAM QS. AT
TIN AYAT 4 (Studi Komparatif antara Tafsir Al Mishbah dan Tafsir Al
Maraghi)” yang ditulis oleh Muhammad Rizal, Nirm S1.VI.19.19.487, Mahasiswa
STAI Darul Qur’an Payakumbuh.
Penelitian ini dilatar belakangi melihat dari artikel kompas.com Indonesia
merupakan salah satu negara dengan jumlah bayi prematur tertinggi di dunia, yaitu
menempati peringkat kelima. Ada 15 juta bayi yang terlahir prematur setiap
tahunnya di seluruh dunia. Dari sejumlah 15 juta bayi prematur tersebut, sebanyak
1,1 juta bayi dilaporkan meninggal dunia karena berbagai komplikasi. Maka dari
itu penulis tertarik meneliti bagaimana penafsiran ahsan taqwim (sebaik-baik
ciptaan) dalam Qs. At tin ayat 4 menurut Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah
dan Ahmad Musthafa Al Maraghi dalam tafsir Al Maraghi. Kemudian penulis ingin
menganalisa dari kedua pendapat mufassir tersebut. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengungkap bagaimana penafsiran ahsan taqwim menurut Tafsir Al
Mishbah Karya M. Quraish Shihab dan Tafsir Al Maraghi Karya Ahmad Musthafa
Al Maraghi serta analisa penulis dari kedua mufassir.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dan
metode tafsir yang dipakai adalah metode muqaran jenis perbandingan antara
mufassir, sumber data penelitian terbagi dua: pertama sumber data primer yaitu Al
Qur’an, Tafsir Al Misbah Karya Muhammad Quraish Shihab, Tafsir Al-Maraghi
Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi. Kedua sumber data sekunder adalah data
pendukung yang memudahkan untuk meneliti kajian, yaitu: jurnal, buku, skripsi
tulisan-tulisan tokoh lain yang di dalamnya terdapat pembahasan yang berkaitan
dengan pembahasan ahsan taqwim.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini yakni penafsiran ahsan taqwim dalam
Qs. At tin ayat 4. Menurut Quraish Shihab ahsan taqwim adalah manusia yang
diciptakan dalam bentuk fisik dan psikis yang sebaik-baiknya dalam arti yang
sebaik-baiknya adalah dalam fungsinya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi.
Menurut Al Maraghi ahsan taqwim merupakan ciptaan allah yang sempurna
dibanding makhluk lain, diberikan pula akal pikiran agar dapat mencari dan
mendalami ilmu pengetahuan sehinga bisa berkuasa atas segala makluk. Analisa
penulis, keduanya mengemukakan bahwa manusia merupakan ciptaan allah swt
yang paling baik dibandingkan makhluk lainnya. Sementara perbedaan dari kedua
mufassir, M. Quraish Shihab menjelaskan ahsan taqwim itu sebaik-baik ciptaan
agar menjadi hamba yang gemar beribadah dan khalifah allah di bumi. SedangkanAhmad Musthafa Al Maraghi menjelaskan ahsan taqwim itu yang mempunyai akal
dengan tujuan bisa berkuasa atas segala makhluk dan gemar mengumpulkan harta
untuk kesenangan semata.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: "Pengaruh Menguasai Ayat-ayat dengan Redaksi Mirip di dalam Al-Qur’an Terhadap Hafalan Santriwati Ponpes AshHabul Qur’an" yang ditulis oleh Difla Hikmah Aulia, NIRM S1.VI.19.19.456, Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Alasan peneliti memilih judul skripsi ini adalah : Penelitian ini beranjak dari adanya ayat-ayat yang beredaksi mirip atau mutasyabihat al-alfaẓ dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat tersebut merupakan tantangan bagi para penghafal karena lumayan menipu. Santriwati tahfiz tentu telah banyak berpengalaman menghadapi hal tersebut karena santriwatiselalu bergelut dengan dunia hafalan. Teladan dari santriwatidiharapkan menjadi contoh dalam menghafal Al-Qur’an, baik dari aspek teknis maupun non-teknis. Itulah yang dieksplorasi dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dari enam orang santriwati Ponpes AshHabul Qur’an yang dipilih secara purposive sampling. Tujuan penelitian yaitu untuk untuk mengungkap metode penguasaan ayatayat dengan redaksi mirip dalam menghafal Al-Qur’an oleh santriwati Pondok Pesantren AshHabul Qur’an. Kemudian mengetahui dan memahami apa saja pengaruh ayat–ayat dengan redaksi mirip tersebut terhadap hafalan santriwati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri sebagai human instrument. Prosedur analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunaan ketekunan pengamatan triangulasi, triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat dengan redaksi mirip ini ditemukan metode hafalan yang diterapkan partisipan dan berguna menghadapi ayat mutasyābihāt al-alfāẓ, metode ini berbeda-beda sesuai gaya menghafal: (1) mengidentifikasi model mutasyābihāt al-alfāẓ, (2) menyalin ayat ke dalam sebuah catatan, (3) menerapkan rumus-rumus tertentu yang didapat dari guru atau kitab, (4) mengaitkan ayat dengan suatu kenangan, (5) menandai mushaf dengan coretan atau warna, (6) memperhatikan mushaf, (7) menggunakan kamus indeks Al-Qur’an, (8) menggunakan aplikasi pencarian ayat, (9) mengikuti ujian sambung ayat. Untuk pengaruhnya sendiri ada : (1)berpengaruh dalam menunjang kelancaran hafalan para santriwati, (2) memudahkan ketika sambung ayat secara acak.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN AHSAN TAQWIM DALAM QS. AT
TIN AYAT 4 (Studi Komparatif antara Tafsir Al Mishbah dan Tafsir Al
Maraghi)” yang ditulis oleh Muhammad Rizal, Nirm S1.VI.19.19.487, Mahasiswa
STAI Darul Qur’an Payakumbuh.
Penelitian ini dilatar belakangi melihat dari artikel kompas.com Indonesia
merupakan salah satu negara dengan jumlah bayi prematur tertinggi di dunia, yaitu
menempati peringkat kelima. Ada 15 juta bayi yang terlahir prematur setiap
tahunnya di seluruh dunia. Dari sejumlah 15 juta bayi prematur tersebut, sebanyak
1,1 juta bayi dilaporkan meninggal dunia karena berbagai komplikasi. Maka dari
itu penulis tertarik meneliti bagaimana penafsiran ahsan taqwim (sebaik-baik
ciptaan) dalam Qs. At tin ayat 4 menurut Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah
dan Ahmad Musthafa Al Maraghi dalam tafsir Al Maraghi. Kemudian penulis ingin
menganalisa dari kedua pendapat mufassir tersebut. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengungkap bagaimana penafsiran ahsan taqwim menurut Tafsir Al
Mishbah Karya M. Quraish Shihab dan Tafsir Al Maraghi Karya Ahmad Musthafa
Al Maraghi serta analisa penulis dari kedua mufassir.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dan
metode tafsir yang dipakai adalah metode muqaran jenis perbandingan antara
mufassir, sumber data penelitian terbagi dua: pertama sumber data primer yaitu Al
Qur’an, Tafsir Al Misbah Karya Muhammad Quraish Shihab, Tafsir Al-Maraghi
Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi. Kedua sumber data sekunder adalah data
pendukung yang memudahkan untuk meneliti kajian, yaitu: jurnal, buku, skripsi
tulisan-tulisan tokoh lain yang di dalamnya terdapat pembahasan yang berkaitan
dengan pembahasan ahsan taqwim.
Berdasarkan hasil dari penelitian ini yakni penafsiran ahsan taqwim dalam
Qs. At tin ayat 4. Menurut Quraish Shihab ahsan taqwim adalah manusia yang
diciptakan dalam bentuk fisik dan psikis yang sebaik-baiknya dalam arti yang
sebaik-baiknya adalah dalam fungsinya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi.
Menurut Al Maraghi ahsan taqwim merupakan ciptaan allah yang sempurna
dibanding makhluk lain, diberikan pula akal pikiran agar dapat mencari dan
mendalami ilmu pengetahuan sehinga bisa berkuasa atas segala makluk. Analisa
penulis, keduanya mengemukakan bahwa manusia merupakan ciptaan allah swt
yang paling baik dibandingkan makhluk lainnya. Sementara perbedaan dari kedua
mufassir, M. Quraish Shihab menjelaskan ahsan taqwim itu sebaik-baik ciptaan
agar menjadi hamba yang gemar beribadah dan khalifah allah di bumi. SedangkanAhmad Musthafa Al Maraghi menjelaskan ahsan taqwim itu yang mempunyai akal
dengan tujuan bisa berkuasa atas segala makhluk dan gemar mengumpulkan harta
untuk kesenangan semata.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: “RUGI DALAM AL QUR’AN (Studi Tafsir Al Azhar)” yang ditulis oleh Muhammad Ilyas Nasution, Nirm S1.VI.19.19.484, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya istilah dari makna kerugian yang ada, baik ia di dunia dan di akhirat. Tetapi manusia di zaman sekarang ini lebih mengartikan sebuah kerugian hanya dalam konteks dunia sebagai contoh: dalam bisnisnya, hartanya, dagangannya dan lain sebagainya. Padahal kerugian yang sesungguhnya adalah kerugian akhirat, yang mana ketika semua amal perbuatan yang dilakukan di dunia tidak dapat membantu dan menolong saat di akhirat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari sebuah kerugian di dalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kerugian menurut Buya Hamka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Azhar Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam tafsir Al Azhar, yang terfokuskan pada penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam Al Qur’an dan penyebab rugi dan solusinya di dalam Al Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah kerugian merupakan kesusahan dan kesulitan hidup dan juga merupakan keadaan hidup yang pahit, penyesalan dan menimpa dalam tempo yang tidak sebentar. Kerugian adalah hal yang tidak bisa terhindar dari manusia karena adanya faktor keburukan yang mempengaruhi jiwa dan iman manusia. Mulai dari diri sendiri seperti sipat dzalim, pikiran kotor, tidak mau melangkah ke dalam kebaikan, tidak mau menerima nasehat dan sebagainya. Disebabkan juga faktor dari luar seperti, lingkungan, pertemanan dan bahkan Jin. Hal inilah yang mesti diperhatikan dan dijaga oleh setiap manusia jangan sampai terjerumus dan tergoda ke dalam keburukan. Sebab segala yang diusahakan nantinya di dunia akan di adili di akhirat, apakah ia masuk ke dalam orang yang merugi atau beruntung. Orang-orang yang merugi nantinya di akhirat itulah orang-orang yang mengakui penyesalannya, tempatnya adalah neraka balasan atas perbuatannya.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Self Healing dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsir Maudhu’i)” yang disusun oleh Ummu Hani Tanjung NIM S1.VI.19,19,527. Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Self healing (pengobatan diri) adalah suatu konsep yang mengacu pada kemampuan tubuh untuk memulihkan dan menyembuhkan dirinya sendiri. Dalam Al-Qur’an, Allah Swt menjelaskan bahwa dia adalah dzat yang maha penyembuh. Allah Swt menciptakan berbagai macam sumber penyembuhan, baik secara fisik maupun spiritual. Dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa ayat yang dapat diinterpretasikan sebagai dukungan terhadap konsep pengobatan diri. Oleh karena itu pertanyaan utama dari skripsi ini adalah bagaimana cara Self Healing dalam Al-Qur’an? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis akan mengumpulkan ayat-ayat yang terhimpun dalam 4 tema secara makna, diantaranya: QS. Al-baqarah: 153, Al-baqarah:183, Ar-ra’d:28, Yunus:57. Adapun tujuan penulis mengumpulkan ayat-ayat tentang Self Healing dalam Al-Qur’an dan untuk mengetahui penafsiratn ayat-ayat Self Healing dalam Al-Qur’an. Jenis penelitia ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data penelitian terbagi menjadi: pertama, sumber data primer yaitu berasal dari Al-Qur’an, dan yang kedua, sumber data sekunder berasal dari kitab tafsir yang berupa Tafsir Al-azhar karya buya hamka, Tafsir Al-munir karya Wahbah Az-Zuhaili, Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, Tafsir Fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutub, Tafsir Al-Maraghi karya Ahmad Mustafa, Tafsir Al-Manar karya Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha, buku kajian psikologi (Konseling islami, Self Healing with Qur’an), skripsi, tesis, jurnal, atau sumber-sumber lainnya. Hasil dalam penelitian ini adalah penulis mendeskripsikan ayat-ayat Self Healing kepada 5, yaitu: pertama. Sabar, Kedua. Shalat, Ketiga. Puasa, Keempat. Berdzikir, Kelima. Membaca Al-Qur’an
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: Khataman al-Qur’an sebelum Penyelenggaraan Jenazah di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Kajian living Qur’an) yang ditulis oleh Nur Salamah Naution, Nirm S1.VI.19.19.498, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Rasulullah untuk ummat islam sebagai pedoman bagi kehidupan mereka di dunia dan akhirat. Rasulullah memerintahkan kita membaca al-Qur’an dan mengajarkannya. Dalam tradisi dan kebiasaan masyarakat, al-Qur’an tidak hanya dibaca di masjid atau rumah mereka, tetapi mereka mengkhatamkan al-Qur’an ketika sebelum penyelenggaraan jenazah dilaksanakan, ini terjadi di daerah desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pokok permasalahan dalam tulisan ini, yaitu: bagaimana dasar pelaksanaan pelaksanaan khataman al-Qur’an, bagaimana dan manfaat kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap dasar pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal dan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini untuk menggambarkan kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat disimpulkan berdasarkan hasil wawancara dengan ketua persatuan ibu-ibu di desa Simangambat. Pertama, bahwa dalil dasar pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal adalah pada surah al-Ankabut ayat 45. Kedua, bahwa pelaksanaan khataman al-Qur’an disini adalah dengan membaca keseluruhan al-Qur’an dengan membagi setiap juz nya kepada setiap anggota khataman al-Qur’an. Ketiga, ada banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama keluarga duka dan pembaca khataman al-Qur’an, diantaranya: mendapat nikmat pahala, Allah Swt menurunkan rahmat dan kasih sayangnya, Allah Swt akan memberikan syafa’at di hari kiamat, keberkahan dalam membaca al-Qur’an, hati dan pikiran terasa lebih tenang, nyaman dan ringan ketika membaca al-Qur’an serta meningkatkan ketakwaan, menjadi obat penyembuh bagi keluarga si mait yang sedang bersedih, dan persaudaraan umat Muslim semakin erat.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi ini yaitu: “TRADISI TOLAK BALA DI DESA RANTO NATAS KECAMATAN PANYABUNGAN TIMUR KABUPATEN MANDAILING NATAL ( Kajian Living Qur’an)” yang ditulis oleh Muhammad Ridwan, Nirm S1.VI.19.19.486, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah dalam penulisan skripsi ini adalah tentang Fenomena living Qur'an yang merupakan respon sosial suatu komunitas atau masyarakat tertentu dalam meresepsi kehadiran Al-Qur'an seperti yang terjadi di Desa Rato Natas, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah: bertujuan untuk mengetahui sejarah pelaksanaan tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, bagaimana prosesi tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, serta bagaimana persepsi dan manfaat Tolak Bala bagi masyarakat Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menggambarkan kegiatan tradisi tolak bala dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Adapun pendekatan penelitian dalam skripsi ini adalah pendekatan sosial karena Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan Tradisi Tolak Bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Pnyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini adalah Pertama, Pristiwa yang melatar belakangi tradsi Tolak Bala yang di laksanakan di Desa Ranto Natas adalah pada zaman sebelum di laksanaknnya tradisi Tolak Bala masyarakat ranto natas pernah dilanda berupa penyakit, beberapa hama yang mengganggu tanam-tanaman masyarakat dan bencana alam lainnya seperti longsor baik yang dekat maupun di dengar dari kejauhan. Kedua, Pelaksanaan dalam tolak bala ini ada dua rangkaian acara yaitu dimulai dari persiapan seperti mempersiapkan tempat, menentukan waktu, anggota, sarana prasarana, dan pembawa acara. Kemudian pelaksanaan yaitu, istighfar 3 kali, membca alfatihah, membaca surah yasin, tahlil, membaca ayat pendek, dan doa. Ketiga, pandangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah melaksanakan tolak bala, yaitu masyarakat menerima dengan baik dan mendukung dengan kegiatan tersebut, manfaat yang dirasakan sangat banyak diantaranya setelah di adakan kegiatan tolak bala ini desa ranto natas terasa aman dan jauh dari hal-hal yang membuat kurang nyaman.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: “TRADISI TOLAK BALA DI DESA RANTO NATAS KECAMATAN PANYABUNGAN TIMUR KABUPATEN MANDAILING NATAL ( Kajian Living Qur’an)” yang ditulis oleh Muhammad Ridwan, Nirm S1.VI.19.19.486, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah dalam penulisan skripsi ini adalah tentang Fenomena living Qur'an yang merupakan respon sosial suatu komunitas atau masyarakat tertentu dalam meresepsi kehadiran Al-Qur'an seperti yang terjadi di Desa Rato Natas, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah: bertujuan untuk mengetahui sejarah pelaksanaan tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, bagaimana prosesi tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, serta bagaimana persepsi dan manfaat Tolak Bala bagi masyarakat Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menggambarkan kegiatan tradisi tolak bala dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Adapun pendekatan penelitian dalam skripsi ini adalah pendekatan sosial karena Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan Tradisi Tolak Bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Pnyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini adalah Pertama, Pristiwa yang melatar belakangi tradsi Tolak Bala yang di laksanakan di Desa Ranto Natas adalah pada zaman sebelum di laksanaknnya tradisi Tolak Bala masyarakat ranto natas pernah dilanda berupa penyakit, beberapa hama yang mengganggu tanam-tanaman masyarakat dan bencana alam lainnya seperti longsor baik yang dekat maupun di dengar dari kejauhan. Kedua, Pelaksanaan dalam tolak bala ini ada dua rangkaian acara yaitu dimulai dari persiapan seperti mempersiapkan tempat, menentukan waktu, anggota, sarana prasarana, dan pembawa acara. Kemudian pelaksanaan yaitu, istighfar 3 kali, membca alfatihah, membaca surah yasin, tahlil, membaca ayat pendek, dan doa. Ketiga, pandangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah melaksanakan tolak bala, yaitu masyarakat menerima dengan baik dan mendukung dengan kegiatan tersebut, manfaat yang dirasakan sangat banyak diantaranya setelah di adakan kegiatan tolak bala ini desa ranto natas terasa aman dan jauh dari hal-hal yang membuat kurang nyaman.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi ini yaitu: Khataman al-Qur’an sebelum Penyelenggaraan Jenazah di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Kajian living Qur’an) yang ditulis oleh Nur Salamah Naution, Nirm S1.VI.19.19.498, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Rasulullah untuk ummat islam sebagai pedoman bagi kehidupan mereka di dunia dan akhirat. Rasulullah memerintahkan kita membaca al-Qur’an dan mengajarkannya. Dalam tradisi dan kebiasaan masyarakat, al-Qur’an tidak hanya dibaca di masjid atau rumah mereka, tetapi mereka mengkhatamkan al-Qur’an ketika sebelum penyelenggaraan jenazah dilaksanakan, ini terjadi di daerah desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pokok permasalahan dalam tulisan ini, yaitu: bagaimana dasar pelaksanaan pelaksanaan khataman al-Qur’an, bagaimana dan manfaat kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap dasar pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal dan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini untuk menggambarkan kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat disimpulkan berdasarkan hasil wawancara dengan ketua persatuan ibu-ibu di desa Simangambat. Pertama, bahwa dalil dasar pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal adalah pada surah al-Ankabut ayat 45. Kedua, bahwa pelaksanaan khataman al-Qur’an disini adalah dengan membaca keseluruhan al-Qur’an dengan membagi setiap juz nya kepada setiap anggota khataman al-Qur’an. Ketiga, ada banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama keluarga duka dan pembaca khataman al-Qur’an, diantaranya: mendapat nikmat pahala, Allah Swt menurunkan rahmat dan kasih sayangnya, Allah Swt akan memberikan syafa’at di hari kiamat, keberkahan dalam membaca al-Qur’an, hati dan pikiran terasa lebih tenang, nyaman dan ringan ketika membaca al-Qur’an serta meningkatkan ketakwaan, menjadi obat penyembuh bagi keluarga si mait yang sedang bersedih, dan persaudaraan umat Muslim semakin erat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang berjudul “Pembacaan Surat Al-Mulk Menjelang Tidur Di SMP Insan Cendekia Harau (Kajian Living Quran)” yang disusun oleh Sasu Sumpena NIRM S1.VI.19.19.513, Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya keunikan pembiasaan pengamalan al-Qur’an dalam keseharian siswa di SMP Insan Cendekia Harau bila dibandingkan dengan sekolah lain yang ada di bawah naungan ICBS dan sekolah berasrama lainnya, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk mengembangkan penelitian di sekolah tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah dan dasar pemilihan pembacaan Surat Al-Mulk sebagai kegiatan siswa sebelum tidur. Selanjutnya, untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan membaca Surat Al-Mulk oleh siswa SMP Insan Cendekia Harau, serta untuk mengetahui manfaat yang dirasakan oleh siswa SMP Insan Cendekia Harau setelah membaca Surat Al-Mulk menjelang tidur. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan fungsional. Penelitian dilakukan di SMP Insan Cendekia Harau. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa sejarah dan dasar pembacaan Surat Al-Mulk menjelang tidur diprakarsai oleh Ustad Tolan, S.Pd selaku kepala sekolah berdasarkan landasan al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. serta adanya waktu kebersamaan antara siswa dengan pembina asrama pada pukul 21.30 hingga pukul 22.00 WIB. Berdasarkan pengamatan yang telah penulis lakukan di asrama Jogja 1 kampus SMP Insan Cendekia Harau, dalam pelaksanaannya, kegiatan pembacaan Surat Al-Mulk dilaksanakan setiap hari saat menjelang tidur, yang diikuti oleh seluruh siswa. Proses pelaksanaannya; Pertama, siswa membiasakan untuk membersihkan anggota wajah dan badannya terlebih dahulu, seperti menggosok gigi, mencuci wajahnya, dilanjutkan dengan berwudhu’. Kedua, siswa membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas. Ketiga, siswa membaca Surat Al-Mulk bersama-sama, cara membacanya ada yang melihat mushaf al-Qur’an dan ada juga tanpa melihat mushaf al-Qur’an. Manfaat yang dirasakan oleh siswa SMP Insan Cendekia Harau setelah membiasakan membaca Surat Al-Mulk ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu manfaat terhadap diri sendiri; seperti meningkatkan interaksi siswa dengan al-Qur’an, mereka mengetahui fadhilah membaca Surat Al-Mulk, menjadikan hati siswa menjadi lebih tenang, mendapatkan kenyamanan dalam tidur, siswa mampu mengontrol emosinya dengan lebih baik, mengharapkan keridhaan dari Allah dan dijauhkan dari siksa kubur; dan manfaat terhadap lingkungan sekitar; seperti interaksi siswa dengan siswa lainnya lebih terjaga, lebih mudah untuk diarahkan, dan adab dengan lingkungan menjadi lebih baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi yang berjudul “Pembacaan Surat Al-Mulk Menjelang Tidur Di SMP Insan Cendekia Harau (Kajian Living Quran)” yang disusun oleh Sasu Sumpena NIRM S1.VI.19.19.513, Program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah dengan adanya keunikan pembiasaan pengamalan al-Qur’an dalam keseharian siswa di SMP Insan Cendekia Harau bila dibandingkan dengan sekolah lain yang ada di bawah naungan ICBS dan sekolah berasrama lainnya, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk mengembangkan penelitian di sekolah tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah dan dasar pemilihan pembacaan Surat Al-Mulk sebagai kegiatan siswa sebelum tidur. Selanjutnya, untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan membaca Surat Al-Mulk oleh siswa SMP Insan Cendekia Harau, serta untuk mengetahui manfaat yang dirasakan oleh siswa SMP Insan Cendekia Harau setelah membaca Surat Al-Mulk menjelang tidur. Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pendekatan fungsional. Penelitian dilakukan di SMP Insan Cendekia Harau. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa sejarah dan dasar pembacaan Surat Al-Mulk menjelang tidur diprakarsai oleh Ustad Tolan, S.Pd selaku kepala sekolah berdasarkan landasan al-Qur’an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. serta adanya waktu kebersamaan antara siswa dengan pembina asrama pada pukul 21.30 hingga pukul 22.00 WIB. Berdasarkan pengamatan yang telah penulis lakukan di asrama Jogja 1 kampus SMP Insan Cendekia Harau, dalam pelaksanaannya, kegiatan pembacaan Surat Al-Mulk dilaksanakan setiap hari saat menjelang tidur, yang diikuti oleh seluruh siswa. Proses pelaksanaannya; Pertama, siswa membiasakan untuk membersihkan anggota wajah dan badannya terlebih dahulu, seperti menggosok gigi, mencuci wajahnya, dilanjutkan dengan berwudhu’. Kedua, siswa membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas. Ketiga, siswa membaca Surat Al-Mulk bersama-sama, cara membacanya ada yang melihat mushaf al-Qur’an dan ada juga tanpa melihat mushaf al-Qur’an. Manfaat yang dirasakan oleh siswa SMP Insan Cendekia Harau setelah membiasakan membaca Surat Al-Mulk ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu manfaat terhadap diri sendiri; seperti meningkatkan interaksi siswa dengan al-Qur’an, mereka mengetahui fadhilah membaca Surat Al-Mulk, menjadikan hati siswa menjadi lebih tenang, mendapatkan kenyamanan dalam tidur, siswa mampu mengontrol emosinya dengan lebih baik, mengharapkan keridhaan dari Allah dan dijauhkan dari siksa kubur; dan manfaat terhadap lingkungan sekitar; seperti interaksi siswa dengan siswa lainnya lebih terjaga, lebih mudah untuk diarahkan, dan adab dengan lingkungan menjadi lebih baik.