Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

835 karya publik ditemukan.

2026: 922025: 422024: 912023: 872022: 4442021: 79

Makna Hijrah Menurut Hanan Attaki di Media Youtube

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “MAKNA HIJRAH MENURUT HANAN ATTAKI DI MEDIA YOUTUBE”, yang ditulis oleh Rahma Deli, NIRM S1.VI.19.20.185, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan kajian tafsir Al Qur’an yang signifikan termasuk dalam media penyampaiannya. Media penyampaian tafsir selalu berubah dari masa ke masa mulai dari era oral (zaman Nabi) sampai kepada era elektronik (sekarang). Saat ini, eksistensi kajian tafsir Al Qur’an telah memasuki fase baru dan sudah menyebar di masyarakat melalui media sosial seperti YouTube. Salah seorang Ustadz Indonesia yang populer mengkaji kajian tafsir melalui YouTube adalah Hanan Attaki. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan kajian di media sosial. Dikarenakan penelitian ini adalah penelitian yang berbasis analisis konten, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan yang bersifat etnografi virtual yaitu mengumpulkan data berdasarkan data yang berasal dari informasi yang ada di lingkungan. Kemudian data-data tersebut dianalisis dan dielaborasi dengan menambahkan data-data pendukung lainnya seperti literatur berupa buku, jurnal dan karya ilmiah lainnya. Hasil dari penelitian ini ada tiga poin, pertama yaitu identifikasi video kajian Hanan Attaki tentang Hijrah terbagi dua yaitu, tentang spirit atau motivasi Hijrah kaum Muhajirin dan Anshor dan ujian orang yang berhijrah. Ayat yang membahas tentang spirit atau motivasi hijrah dari kaum Muhajirin dan Anshor terdapat dalam Q.S At Taubah ayat 100 dan Q.S Al Hasyr ayat 8-9. Sedangkan ayat tentang ujian orang yang berhijrah terdapat dalam tiga surah yaitu, Q.S Al ankabut ayat 2-3, Q.S Al Baqarah ayat 214, dan Q.S Al Baqarah ayat 155. Kedua, pemahaman ayat tentang Hijrah menurut Hanan Attaki di media YouTube, Dalam Q.S At Taubah : 100, Hanan Attaki menjelaskan ada dua golongan yaitu Muhajirin dan Anshar yang bisa kita ikuti peran mereka sebagai muhajirin yaitu orang yang hijrah dan peran nushroh yaitu orang-orang yang menolong orang yang hijrah. Selanjutnya dalam Surah Al Hasyr ayat 8-9, Hanan Attaki menjelaskan dalam berhijrah kita pasti akan diuji oleh Allah seperti yang dialami oleh orang muhajirin. Kemudian dalam Surat Al Ankabut ayat 2-3 juga menjelaskan tentang adanya ujian yang akan dialami oleh orang yang berhijrah. Sedangkan dalam Surah Al Baqarah ayat 214 Hanan Attaki menjelaskan tentang bentuk ujian yang akan dialami yaitu ujian fisik,ujian harta, dan ujian perasaan. Ketiga, analisis penulis terhadap pemahaman ayat tentang hijrah menurut Hanan Attaki, yaitu terkait metode yang digunakan yaitu maudhu’i, dilihat dari ceramah Hanan Attaki yang membahas ayat tentang hijrah. Sedangkan Corak tafsir yang digunakan dalam penyampaian ceramah Hanan Attaki di media YouTube adalah adabi ijtima’i (sosial kemasyarakatan), dengan menggunakan bahasa gaul yang lebih dekat dengan bahasa keseharian anak muda. Hanan Attaki menggunakan bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia dalam kajian tafsirnya.

Tipologi Santri Dalam Memahami Terjemahan Ayat Kaligrafi (Studi Living Qur’an Di Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Duri Riau )

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Supri, NIRM:S1.VI.19.20.176, Judul Skripsi: “TIPOLOGI SANTRI DALAM MEMAHAMI MAKNA TERJEMAHAN AYAT KALIGRAFI (STUDI LIVING QUR’AN DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-JAUHAR DURI RIAU).” Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang peneliti membahas masalah ini adalah tentang kegiatan kaligrafi dengan kepemahaman santri-santri dalam memahami terjemahan ayat-ayat al-Qur’an di seni kaligrafi yang ada di pondok pesantren modern Al-Jauhar Duri Riau, kegiatan yang dinamakan kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler yang diteliti oleh peneliti adalah kegiatan kaligrafi, yang mana kegiatan yang berkesinambungan dengan mata pelajaran formal yakni terjemahan al-Qur’an, dalam kegiatan ini santri-santri selain mempelajari menterjemahkan ayat-ayat al-Qur’an juga dapat mempelajari jenis-jenis ayat-ayat al-Qur’an dalam seni kaligrafi. Selanjutnya santri-santri yang ada di pondok pesantren modern Al-Jauhar ini ada berbagai tipologi atau tipe-tipe dalam memahami terjemahan ayat-ayat kaligrafi, karna dalam menulis ayat-ayat kaligrafi tidak hanya terfokus dalam penulisannya, akan tetapi dilihat juga kemampuannya dalam memahami ayat-ayat al-Qur’an di seni kaligrafi. Penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan Living Qur’an yaitu menggambarkan suatu fenomena yang terjadi pada santriwan di pondok pesantren modern Al-Jauhar. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan beberapa langkah dimulai dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa tulisan, gambar, dan beberapa informasi di dalam penelitian ini, dilanjutkan dengan analisis data. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kegiatan kaligrafi ini dibimbing dan dibina langsung oleh ustadz dan ustadzah yang menjadi pembimbing minat dan bakat khususnya di cabang kaligrafi ini. Di cabang kaligrafi ini yang merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung minat dan bakatnya santri-santri dan mengapresiasikan bagi santri-santri dalam perlombaan MTQ cabang kaligrafi baik ditingkat kelurahan maupun ditingkat nasional. Diantara tipe-tipe santri di pondok pesantren modern Al-Jauhar dalam memahami terjemahan ayat-ayat al-Qur’an di seni kaligrafi yakni dengan melihat jenis kaligrafi, jika jenis naskah maka santri-santri dapat memahami dengan mudah, sedangkan jenis kaligrafi kontemporer maka santri-santri masih sulit dalam memahami terjemahan ayat-ayat tersebut. Selanjutnya dalam memahami terjemahan ayat-ayat kaligrafi santri-santri akan melihat surat atau ayatnya terlebih dahulu, berikutnya dipahami terjemahannya.

Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik Ayat-Ayat Terkait Nabi Ibrahim dan Keluarganya)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi ini berjudul “Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik Ayat-ayat Tentang Nabi Ibrahim dan Keluarganya)” yang ditulis oleh Fatya Rahma Firdaus NIRM.S1.VI.19.20.155, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah secara berpasang-pasangan, membutuhkan hubungan yang baik. Namun menciptakan hubungan yang baik bukanlah hal yang mudah, banyak faktor yang menjadi penghambat. Ada beberapa cara membentuk keluarga ideal, salah satunya di dalam alQur’an banyak diterangkan terkait bagaimana etika dalam berkeluarga yang baik, terdapat dalam kisah para nabi maupun orang-orang yang hidup pada zaman nabi. Salah satu contohnya yaitu kisah nabi Ibrahim dan keluarganya yang dapat dijadikan panutan bagi umat muslim. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i Muhammad abd al-Hayy al-Farmawi yakni menentukan tema yang akan dibahas lalu mengumpulkan ayat sesuai dengan tema yang dibahas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya di dalam alQur’an. Sumber data penelitian terbagi dua, sumber data primer diantaranya tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir al-Misbah karya M.Quraisy Shihab, tafsir fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb , tafsir Kemenag dan Tafsir an-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, tesis, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Penelitian menemukan bahwa terdapat 63 ayat yang berkaitan dengan kisah nabi Ibrahim di dalam al-Qur’an, Nabi Ismail putranya ditemukan 12 ayat di dalam al-Qur’an. Nabi Ya’qub cucu Nabi Ibrahim disebutkan Allah di dalam al-Qur’an sebanyak 16 ayat. Sedangkan ayat yang bercerita tentang nabi Ibrahim dan keluarganya terdapat 12 ayat, 3 diantaranya bercerita tentang bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya. Pertama sikap mempercayai perkataan dan perbuatan yang terdapat di dalam Q.S ash-Shaffat ayat 102, kisah nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail. Selanjutnya sikap menerima kekurangan keluarga yang terdapat di dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55, kisah nabi Ibrahim dan istrinya Sarah. Ketiga sikap mengerti dan memahami keadaan keluarga yang terdapat di dalam Q.S Ibrahim ayat 37 antara Ibrahim dengan istrinya Hajar.

Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur'an (Studi Tafsir Tematik Ayat-Ayat Terkait Nabi Ibrahim dan Keluarganya)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Keluarga Ideal Prespektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Tematik Ayat-ayat Tentang Nabi Ibrahim dan Keluarganya)” yang ditulis oleh Fatya Rahma Firdaus NIRM.S1.VI.19.20.155, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa manusia sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah secara berpasang-pasangan, membutuhkan hubungan yang baik. Namun menciptakan hubungan yang baik bukanlah hal yang mudah, banyak faktor yang menjadi penghambat. Ada beberapa cara membentuk keluarga ideal, salah satunya di dalam alQur’an banyak diterangkan terkait bagaimana etika dalam berkeluarga yang baik, terdapat dalam kisah para nabi maupun orang-orang yang hidup pada zaman nabi. Salah satu contohnya yaitu kisah nabi Ibrahim dan keluarganya yang dapat dijadikan panutan bagi umat muslim. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (Library research) dengan metode tafsir maudhu’i Muhammad abd al-Hayy al-Farmawi yakni menentukan tema yang akan dibahas lalu mengumpulkan ayat sesuai dengan tema yang dibahas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya di dalam alQur’an. Sumber data penelitian terbagi dua, sumber data primer diantaranya tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, tafsir al-Misbah karya M.Quraisy Shihab, tafsir fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Qutb , tafsir Kemenag dan Tafsir an-Nur karya Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy. Sumber data sekunder yaitu buku-buku pendukung, jurnal artikel, tesis, skripsi dan sumber-sumber lainnya. Penelitian menemukan bahwa terdapat 63 ayat yang berkaitan dengan kisah nabi Ibrahim di dalam al-Qur’an, Nabi Ismail putranya ditemukan 12 ayat di dalam al-Qur’an. Nabi Ya’qub cucu Nabi Ibrahim disebutkan Allah di dalam al-Qur’an sebanyak 16 ayat. Sedangkan ayat yang bercerita tentang nabi Ibrahim dan keluarganya terdapat 12 ayat, 3 diantaranya bercerita tentang bentuk keluarga ideal dalam kisah nabi Ibrahim dan keluarganya. Pertama sikap mempercayai perkataan dan perbuatan yang terdapat di dalam Q.S ash-Shaffat ayat 102, kisah nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail. Selanjutnya sikap menerima kekurangan keluarga yang terdapat di dalam Q.S al-Hijr ayat 54-55, kisah nabi Ibrahim dan istrinya Sarah. Ketiga sikap mengerti dan memahami keadaan keluarga yang terdapat di dalam Q.S Ibrahim ayat 37 antara Ibrahim dengan istrinya Hajar.

Pelaksanaan Tradisi Bubur Assyura di Pondok Pesantren Darul Ulum Muaramais Kec. Tambangan Kab. Mandailing Natal

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Tradisi Bubur Asyura di Pondok Pesantren Darul Ulum Muara Mais Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal ( Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Nirma Fadilah NST NIRM S1.VI.19.20.180, Prodi Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Al-Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Yang melatar belakangi skripsi ini adalah tentang adanya keunikan dalam pelaksanan memasak Bubur Asyura pada setiap tahunnya di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais, bila dibandingkan dengan pondok pesantren lain tradisi ini sudah mulai menghilang dan sudah jarang didapatkan dikalangan masyarakat, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian di Pondok Pesantrren tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui sejarah dan dasar pelaksanaan memasakan Bubur Asyura di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana proses Tradisi pelaksanaan Bubur Asyura di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais serta untuk mengetahui bagaimana pemahaman santri dan penafsiran ayat Q.S atTaubah ayat 36 sebagai dasar tradisi pelaksanaan Bubur Asyura. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living qur’an. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Darul Ulum Muara Mais Kecamatan Tambangan kabupaten Mandailing Natal. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa sejarah dan dasar pelaksanaan Bubur Asyura ini adalah merupakan pemikiran ibu-ibu yang ada diwilayah pondok pesantren tersebut. Namun setelah berkembangnya pondok pesantren pada tahun 1998 tradisi ini sudah mulai dilakukan di pondok pesantren yang diikuti oleh para santri. Dasar pelaksanaan Bubur Asyura terdapat dalam Q.S at-Taubah ayat 36, tentang jumlah bulan disisi Allah adalah 12 bulan disisi Allah adaah 12 bulan diantaranya 4 bulan mulia salah satunya bulan Muharram. Pada bulan ini umat Islam berlomba-lomba melakukan kebaikan, diantaranya melakukan puasa dan pelaksanaan Bubur Asyura ini merupakan kegiatan yang menimbulkan rasa silaturahmi yang semakin erat, kerjasama dalam gotong royong, saling berbagi dan akan dijadikan bukaan puasa pada hari Asyura. Proses pelaksanaanya, pertama sebelum tanggal ke 10 Muharram para santri mengumpulkan peralatan dan bahan-bahan untuk memasak Bubur Asyura. Kedua, ditanggal 10 Muharram para santri memasak Asyura, mulai dari pemotongan bahan-bahannya hingga penyajian makanan untuk di jadikan buka puasa

Pembacaan Shalawat Badar serta Dzikir Pagi dan Petang di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlisin Desa Paran Padang (Kajian Living Qur'an)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skripsi yang berjudul “Pembacaan Shalawat Badar Serta Dzikir Pagi Petang Di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlishin Desa Paran Padang (Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Jamaluddin Pohan NIRM S1.VI.19.20.166, program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengkaji tradisi pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlisin dalam konteks Living Qur'an. Dengan adanya keunikan dalam pelaksanan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang pada setiap harinya secara rutin di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk mengembangkan penelitian di pondok pesantren tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui sejarah dan dasar serta manfaat pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana proses tradisi pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin. Serta untuk mengetahui penafsiran ayat Q.S Al-Ahzab ayat 41-43 dan 56 sebagai dasar tradisi pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living qur’an. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlishin Desa Paran Padang Kelurahan Hutatonga Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menemukan bahwa sejarah pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang ini bermula dari ajaran para pendiri pesantren yang menekankan pentingnya selalu mengingat Allah dengan berdzikir dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dasar pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang terdapat dalam Q.S Al Ahzab ayat 41-43 dan ayat 56, Manfaat utama yang dirasakan oleh santri meliputi peningkatan keyakinan dan hubungan kepada- Nya, ketenangan jiwa, serta perlindungan dari gangguan. Selain itu, pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang juga berperan dalam membentuk karakter santri yang disiplin, sabar, dan tawakal. Pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlisin merupakan implementasi nyata dari konsep Living Qur'an, dimana ajaran Al-Qur'an tidak hanya dibaca tetapi juga dihidupkan dalam aktivitas sehari-hari.

Pembacaan Shalawat Badar serta Dzikir Pagi dan Petang di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlisin Desa Paran Padang (Kajian Living Qur'an)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul “Pembacaan Shalawat Badar Serta Dzikir Pagi Petang Di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlishin Desa Paran Padang (Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Jamaluddin Pohan NIRM S1.VI.19.20.166, program Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengkaji tradisi pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlisin dalam konteks Living Qur'an. Dengan adanya keunikan dalam pelaksanan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang pada setiap harinya secara rutin di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk mengembangkan penelitian di pondok pesantren tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui sejarah dan dasar serta manfaat pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana proses tradisi pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlishin. Serta untuk mengetahui penafsiran ayat Q.S Al-Ahzab ayat 41-43 dan 56 sebagai dasar tradisi pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living qur’an. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Ittihadul Mukhlishin Desa Paran Padang Kelurahan Hutatonga Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menemukan bahwa sejarah pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang ini bermula dari ajaran para pendiri pesantren yang menekankan pentingnya selalu mengingat Allah dengan berdzikir dan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dasar pelaksanaan pembacaan shalawat badar serta dzikir pagi petang terdapat dalam Q.S Al Ahzab ayat 41-43 dan ayat 56, Manfaat utama yang dirasakan oleh santri meliputi peningkatan keyakinan dan hubungan kepada- Nya, ketenangan jiwa, serta perlindungan dari gangguan. Selain itu, pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang juga berperan dalam membentuk karakter santri yang disiplin, sabar, dan tawakal. Pembacaan shalawat badar dan dzikir pagi petang di pondok pesantren Ittihadul Mukhlisin merupakan implementasi nyata dari konsep Living Qur'an, dimana ajaran Al-Qur'an tidak hanya dibaca tetapi juga dihidupkan dalam aktivitas sehari-hari.

Pelaksanaan Tradisi Bubur Assyura di Pondok Pesantren Darul Ulum Muaramais Kec. Tambangan Kab. Mandailing Natal

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Tradisi Bubur Asyura di Pondok Pesantren Darul Ulum Muara Mais Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal ( Kajian Living Qur’an)” yang disusun oleh Nirma Fadilah NST NIRM S1.VI.19.20.180, Prodi Studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Al-Qur’an (STAIDA) Payakumbuh. Yang melatar belakangi skripsi ini adalah tentang adanya keunikan dalam pelaksanan memasak Bubur Asyura pada setiap tahunnya di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais, bila dibandingkan dengan pondok pesantren lain tradisi ini sudah mulai menghilang dan sudah jarang didapatkan dikalangan masyarakat, maka hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian di Pondok Pesantrren tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui sejarah dan dasar pelaksanaan memasakan Bubur Asyura di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana proses Tradisi pelaksanaan Bubur Asyura di pondok pesantren Darul Ulum Muara Mais serta untuk mengetahui bagaimana pemahaman santri dan penafsiran ayat Q.S atTaubah ayat 36 sebagai dasar tradisi pelaksanaan Bubur Asyura. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), berupa kajian Living Qur’an dengan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan living qur’an. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Darul Ulum Muara Mais Kecamatan Tambangan kabupaten Mandailing Natal. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya, dalam menganalisis data penulis menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa sejarah dan dasar pelaksanaan Bubur Asyura ini adalah merupakan pemikiran ibu-ibu yang ada diwilayah pondok pesantren tersebut. Namun setelah berkembangnya pondok pesantren pada tahun 1998 tradisi ini sudah mulai dilakukan di pondok pesantren yang diikuti oleh para santri. Dasar pelaksanaan Bubur Asyura terdapat dalam Q.S at-Taubah ayat 36, tentang jumlah bulan disisi Allah adalah 12 bulan disisi Allah adaah 12 bulan diantaranya 4 bulan mulia salah satunya bulan Muharram. Pada bulan ini umat Islam berlomba-lomba melakukan kebaikan, diantaranya melakukan puasa dan pelaksanaan Bubur Asyura ini merupakan kegiatan yang menimbulkan rasa silaturahmi yang semakin erat, kerjasama dalam gotong royong, saling berbagi dan akan dijadikan bukaan puasa pada hari Asyura. Proses pelaksanaanya, pertama sebelum tanggal ke 10 Muharram para santri mengumpulkan peralatan dan bahan-bahan untuk memasak Bubur Asyura. Kedua, ditanggal 10 Muharram para santri memasak Asyura, mulai dari pemotongan bahan-bahannya hingga penyajian makanan untuk di jadikan buka puasa

عملية تعليم الخط في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه كوتا

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

تجرید فطري مرضات الله, ٢٠٢٤ عملية تعليم الخط في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه كوتا، قسم تربية اللغة العربية للمعهد العلى القرآن بايا كمبوه. هناك مشكلة بسبب ضعف فهم الطلاب عن المادة وعدم تحفير الطلاب على مشاركة في الأنشطة التعليمية، ثم نقائص المرافق والأساليب أو وسائل الإيضاح التعليمية. كان الغرض من هذه الدّرَاسَةِ هُوَ لمعرفة التخطيط و لبيان تنفيذ و لإظهار التقويم عملية تعليم الخط لطلاب الصف السابع في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه . أما منهج المستخدم وهو منهج دراسة الحالة المدخل الوصفية النوعية، أي دراسة مشاكل منهجية ودقيقة فيما يتعلق بحقائق وخصائص أشياءَ مُعَيِّن. كانت طرق جمع البيانات المستخدمة هي الملاحظة والمقابلات والتوثيق، وقد تم تحليل البيانات التي تم الحصول عليها أثناء الدراسة من خلال خطوات تقليل البيانات وعرض البيانات ورسم الاستنتاج، بينما تم إجراء اختبار صحة البيانات عن طريق الملاحظة والتثليث، وكان التثليث في هذه الدراسة هو المصدر التثليث. كان نتائج هد البحث ما يلي: (1) يتم تخطيط تعليم الخط بشكل متسق ومنهجي وفقا لخطوات التعليم، بدءا من المقدمة والأنشطة الأساسية والختامية. تخطيط الدروس باستخدام كتاب الدليل درس الخط هذا يتم تعليم الطلاب القواعد الأساسية للكتابة وخاصة خط النسخ وخط الثلوث وفق القواعد التي تعليمتها حتى الآن، والاطلاع عليها من كتب تعليم الخط. (2) في تنفيذ، قام المعلم بمرحلتين، هي مرحلة نشاط تمهيدي ومرحلة نشاط أساسي، في أنشطة تعليم الخط في الفصل، حيث يعطي المعلم مادة للطلاب، ويختتم بتكرار شرح قواعد كتابة الرسائل، وتنتهي بطرح المعلم للأسئلة وتقديم التدريب، أي يُطلب من الطلاب كتابة في دفاتر التمارين الخاصة بهم. (3) فإن تقييم تعليم الخط في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه مناسب معتبرا أن القرض الأساسي من تعليم الخط حسب الأستاذ أزهار هو أن يكونا لطلاب قادرين ومهاريين في كتابة الخاط قواعد كتابة الخطابات التي تم تدريسها. بعْد رأت الْباحثة نتائج إمتحان الطلاب في تعليم الخط يستطيع أن يناقش أن يجد ثلاثة طلاب نتيجة 89 و يجدا أربعة طلاب نتيجة 88 و يجد سبعة طلاب نتيجة 87 و يجدا ثلاثة طلاب نتيجة 86 و يجدا أربعة طلاب نتيجة 85 و يجد طالبان نتيجة 84 و يجد أربعة طلاب نتيجة 83.

عملية تعليم الخط في معهد المنار الثانوى باتوهمبار ليما بولوه كوتا

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

تجرید فطري مرضات الله, ٢٠٢٤ عملية تعليم الخط في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه كوتا، قسم تربية اللغة العربية للمعهد العلى القرآن بايا كمبوه. هناك مشكلة بسبب ضعف فهم الطلاب عن المادة وعدم تحفير الطلاب على مشاركة في الأنشطة التعليمية، ثم نقائص المرافق والأساليب أو وسائل الإيضاح التعليمية. كان الغرض من هذه الدّرَاسَةِ هُوَ لمعرفة التخطيط و لبيان تنفيذ و لإظهار التقويم عملية تعليم الخط لطلاب الصف السابع في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه . أما منهج المستخدم وهو منهج دراسة الحالة المدخل الوصفية النوعية، أي دراسة مشاكل منهجية ودقيقة فيما يتعلق بحقائق وخصائص أشياءَ مُعَيِّن. كانت طرق جمع البيانات المستخدمة هي الملاحظة والمقابلات والتوثيق، وقد تم تحليل البيانات التي تم الحصول عليها أثناء الدراسة من خلال خطوات تقليل البيانات وعرض البيانات ورسم الاستنتاج، بينما تم إجراء اختبار صحة البيانات عن طريق الملاحظة والتثليث، وكان التثليث في هذه الدراسة هو المصدر التثليث. كان نتائج هد البحث ما يلي: (1) يتم تخطيط تعليم الخط بشكل متسق ومنهجي وفقا لخطوات التعليم، بدءا من المقدمة والأنشطة الأساسية والختامية. تخطيط الدروس باستخدام كتاب الدليل درس الخط هذا يتم تعليم الطلاب القواعد الأساسية للكتابة وخاصة خط النسخ وخط الثلوث وفق القواعد التي تعليمتها حتى الآن، والاطلاع عليها من كتب تعليم الخط. (2) في تنفيذ، قام المعلم بمرحلتين، هي مرحلة نشاط تمهيدي ومرحلة نشاط أساسي، في أنشطة تعليم الخط في الفصل، حيث يعطي المعلم مادة للطلاب، ويختتم بتكرار شرح قواعد كتابة الرسائل، وتنتهي بطرح المعلم للأسئلة وتقديم التدريب، أي يُطلب من الطلاب كتابة في دفاتر التمارين الخاصة بهم. (3) فإن تقييم تعليم الخط في معهد المنار الثانوية باتوهمبار ليما بولوه مناسب معتبرا أن القرض الأساسي من تعليم الخط حسب الأستاذ أزهار هو أن يكونا لطلاب قادرين ومهاريين في كتابة الخاط قواعد كتابة الخطابات التي تم تدريسها. بعْد رأت الْباحثة نتائج إمتحان الطلاب في تعليم الخط يستطيع أن يناقش أن يجد ثلاثة طلاب نتيجة 89 و يجدا أربعة طلاب نتيجة 88 و يجد سبعة طلاب نتيجة 87 و يجدا ثلاثة طلاب نتيجة 86 و يجدا أربعة طلاب نتيجة 85 و يجد طالبان نتيجة 84 و يجد أربعة طلاب نتيجة 83.

Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Al-Makmur Tungkar di Era Globalisasi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Globalisasi berdampak terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih. Tidak hanya itu globalisasi ini juga membawa pengaruh terhadap kondisi pendidikan termasuk pondok pesantren. Untuk itu pada pembahasan ini penulis ingin memaparkan bagaimana strategi pimpinan Pondok Pesantren Al-Makmur Tungkar dalam mengembangkan sistem pendidikan di era globalisasi. Adapun metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pada penelitian ini penulis menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Setelah melakukan penelitian yang mendalam penulis menemukan tiga strategi yang diterapkan oleh Pondok Pesentren Al-Makmur Tungkar dalam pengembangan

Fonologi Bahasa Indonesia: Suatu Tinjauan Tentang Bunyi Bahasa

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku fonologi yang berjudul Fonologi Bahasa Indonesia: Suatu Tinjauan Tentang Bunyi Bahasa merupakan buku karya Sutrimah, ... [et al.]. Buku ini menyajikan beberapa chapter yang memuat tentang kajian bunyi bahasa. Masing-masing materi dilengkapi dengan adanya pendahuluan, topik yang dibahas, rangkuman, latihan, dan tes formatif. Keberadaan latihan dan tes formatif membantu pembaca untuk meningkatkan pemahaman pada masing-masing bagian sebagai bentuk evaluasi mandiri setelah membaca buku ini. Buku ini memuat sembilan materi tentang fonologi bahasa Indonesia. Materi tersebut dimulai dari: 1) Hakikat dan Kedudukan Fonologi; 2) Hubungan Fonologi dengan Cabang Ilmu Bahasa Lain; 3) Sejarah Fonologi; 4) Klasifikasi Bunyi, Unsur Suprasegmental dan Silabel; dan lainnya dapat dibaca pada e-book ini. Daftar isi buku ini meliputi : 1. Hakikat dan Kedudukan Fonologi 2. Hubungan Ilmu Fonologi dengan Ilmu Cabang lain 3. Sejarah Fonologi 4. Klasifikasi Bunyi, Unsur Suprasegmental, dan Silabel dan lainnya dapat dibaca pada e-book ini. Spesifikasi buku ini meliputi : Kategori : Fonologi Penulis : Sutrimah, ... [et al.] E-ISBN : 978-623-02-6365-1 Ukuran : 17,5x25 cm Halaman : 114 Tahun Terbit : 2023 Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, terutama pendidikan tinggi (universitas dan sekolah tinggi).

تأثير طريقة الاستجابة الجسدية الكاملة لترقية رقبة التلاميذ على تعليم المفردات في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية باياكمبوه

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

تجريد مرياني رقم التسجيل: ۱۹.۱۹ ۴۷۵۰، موضعوع البحث تأثير طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية ساري لامك لما بولوه كواتا . مشكلة في هذا البحث تعلم اللغة العربية في الفصل وهي عدم الحماس في تعليم اللغة العربية وعدم الاهتمام بتعليم اللغة العربية رغم تعليم الطلاب في بعض الأحيان ينسون المفردات. وطريقة التعليم أقل تنوعا أيضًا، وغالبًا تستخدم طريقة المحاضرة حتى يشعر الطلاب بالملل عند تعليم اللغة العربية. إستهدف هذا البحث لبيان استخدام طريقة الاستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات و المعرفة أثر إستخدام طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات في الصف الثامن في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية ساري لامك لما بولوه كواتا. المدخل المستخدم في هذا البحث هو المدخل الكامي. استخدام هذه الدراسة نموذج تصميم شبة تجريبي (pre-test and post-test) وعينة هذا البحث هي الفصل "أ" عددها ٣٠، وفصل "ب" عددها ٣٠ التلاميذ وصل هذا البحث إلى نتائج من أهمها أن استخدام طريقة الاستجابة الجسدية الكاملة ( Response Total Physical)‏ يؤثر لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات لدى طلاب. وهذا يستنتج من حساب الإحصاء كما بيانات البحث : ( Tailed - 2 ) ، ... ، ثم HO مردود HA مقبول ، بمعنى آخر فإن له أثر لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات الذي تستخدمون طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة تكون أكثر فاعلية من التلاميذ الذين لا تستخدمون طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة . فالفرضية الاصلية مقبولة والفرضية البدلية مردودة بمعنى أن استخدام طريقة الاستجابة يلي، تأثير طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات بظهور أن الجسدية الكاملة

تأثير طريقة الاستجابة الجسدية الكاملة لترقية رقبة التلاميذ على تعليم المفردات في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية باياكمبوه

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

تجريد مرياني رقم التسجيل: ۱۹.۱۹ ۴۷۵۰، موضعوع البحث تأثير طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية ساري لامك لما بولوه كواتا . مشكلة في هذا البحث تعلم اللغة العربية في الفصل وهي عدم الحماس في تعليم اللغة العربية وعدم الاهتمام بتعليم اللغة العربية رغم تعليم الطلاب في بعض الأحيان ينسون المفردات. وطريقة التعليم أقل تنوعا أيضًا، وغالبًا تستخدم طريقة المحاضرة حتى يشعر الطلاب بالملل عند تعليم اللغة العربية. إستهدف هذا البحث لبيان استخدام طريقة الاستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات و المعرفة أثر إستخدام طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات في الصف الثامن في مدرسة الكوثر محمدية الثانوية ساري لامك لما بولوه كواتا. المدخل المستخدم في هذا البحث هو المدخل الكامي. استخدام هذه الدراسة نموذج تصميم شبة تجريبي (pre-test and post-test) وعينة هذا البحث هي الفصل "أ" عددها ٣٠، وفصل "ب" عددها ٣٠ التلاميذ وصل هذا البحث إلى نتائج من أهمها أن استخدام طريقة الاستجابة الجسدية الكاملة ( Response Total Physical)‏ يؤثر لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات لدى طلاب. وهذا يستنتج من حساب الإحصاء كما بيانات البحث : ( Tailed - 2 ) ، ... ، ثم HO مردود HA مقبول ، بمعنى آخر فإن له أثر لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات الذي تستخدمون طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة تكون أكثر فاعلية من التلاميذ الذين لا تستخدمون طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة . فالفرضية الاصلية مقبولة والفرضية البدلية مردودة بمعنى أن استخدام طريقة الاستجابة يلي، تأثير طريقة الإستجابة الجسدية الكاملة لترقية رغبة التلاميذ على تعليم المفردات بظهور أن الجسدية الكاملة

PSIKOLINGUISTIK

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini berjudul: Psikolinguistik: Pengaruh Budaya pada Perilaku Berbahasa tulisan ini disusun untuk memenuhi literatur pada MK Psikolinguistik yang terbatas. Buku ini ditulis berdasarkan hasil analisis dan kajian data pemerolehan bahasa pada anak, perilaku berbahasa sebagai bias budaya ketika PBM dan data perilaku berbahasa berdasarkan budaya pada sosial media dan sumber lainnya. Buku Psikolinguistik terdiri dari Sembilan BAB, yaitu: BAB 1 Psikologi Bahasa, BAB 2 Bahasa dan Pikiran, BAB 3 Konsep Berbahasa, Berpikir, dan Berbudaya, BAB 4 Perkembangan Berbahasa Anak, BAB 5 Pemerolehan Fonologi pada Anak Usia 1-5 Tahun, BAB 6 Kontribusi Psikolinguistik dalam Pemelajaran, BAB 7 Perilaku Berbahasa pada Media Sosial, BAB 8 Perilaku Berbahasa Gaul pada Media.