Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MA

835 karya publik ditemukan.

2026: 922025: 422024: 912023: 872022: 4442021: 79

Manna Wa Salwa dalam al-Qur’an (Studi Tafsir Ilmi)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: “ MANNA WA SALWA DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Ilmi)” yang ditulis oleh Miskah Matondang, Nirm S1.VI.19.19.476, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah karena Keistimewaan Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan Bani Israil. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa Manna wa Salwa itu penulis menemukan dari beberapa mufassir ada perpedaan pendapat sudah tertera di atas itu memiliki alat menemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memancing Manna Wa Salwa dalam al-Qur'an dan untuk memahami analisis Manna Wa Salwa dalam tafsir Ilmi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research) yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode maudhu'i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu al-Qur''an dan tafsir Al Munir, tafsir al-Qurthubi, tafsir Tantawi, tafsir Al-Misbah, tafsir An-Nur, tafsir Ayat-ayat Qauniyyah. Adapun data skundernya adalah pendukung data yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Hasil dalam penelitian ini dalam kitab Mu'jam al- Mufahras Li Alfazil Qur'an Karim ditemukan 29 ayat dari kata Manna 26 ayat dan kata Salwa 3 ayat dan yang sepadan dengannya, dari kata tersebut yang berkaitan dengan pembahasan penulis ada 3 ayat yaitu: Qs. Al-Baqarah : 57 berkenaan dengan Manna Wa Salwa, Qs. Al-A'rab : 160, Qs. Tha' : 80 dengan menggunakan tema Manna Wa Salwa. Simpulan penulis bahwa Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, tersembunyi bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan BaniIsrail. Manna mengandung karbohidrat nabati, sedangkan Salwa mengandung protein hewani. Keduanya berfungsi sebagai kekuatan tubuh dan membangun sel darah merah dan putih dalam tubuh manusia. Salwa baik untuk pencernaan dan tubuh manusia dari pada daging ternak. Manna Wa Salwa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Adapun Salwa adalah burung sejenis puyuh yang datang secara bergerombol.

Manna Wa Salwa dalam al-Qur’an (Studi Tafsir Ilmi)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: “ MANNA WA SALWA DALAM AL QUR’AN ( Studi Tafsir Ilmi)” yang ditulis oleh Miskah Matondang, Nirm S1.VI.19.19.476, Mahasiswi STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah karena Keistimewaan Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan Bani Israil. Alasan penulis dalam memilih judul ini adalah bahwa Manna wa Salwa itu penulis menemukan dari beberapa mufassir ada perpedaan pendapat sudah tertera di atas itu memiliki alat menemukan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memancing Manna Wa Salwa dalam al-Qur'an dan untuk memahami analisis Manna Wa Salwa dalam tafsir Ilmi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research) yang tidak terjun kelapangan dalam mencari data, dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan metode maudhu'i. Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu al-Qur''an dan tafsir Al Munir, tafsir al-Qurthubi, tafsir Tantawi, tafsir Al-Misbah, tafsir An-Nur, tafsir Ayat-ayat Qauniyyah. Adapun data skundernya adalah pendukung data yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Hasil dalam penelitian ini dalam kitab Mu'jam al- Mufahras Li Alfazil Qur'an Karim ditemukan 29 ayat dari kata Manna 26 ayat dan kata Salwa 3 ayat dan yang sepadan dengannya, dari kata tersebut yang berkaitan dengan pembahasan penulis ada 3 ayat yaitu: Qs. Al-Baqarah : 57 berkenaan dengan Manna Wa Salwa, Qs. Al-A'rab : 160, Qs. Tha' : 80 dengan menggunakan tema Manna Wa Salwa. Simpulan penulis bahwa Manna Wa Salwa ini telah terbukti khasiatnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan, tersembunyi bahwa Manna dan Salwa merupakan bahan pokok yang sangat penting bagi kesehatan BaniIsrail. Manna mengandung karbohidrat nabati, sedangkan Salwa mengandung protein hewani. Keduanya berfungsi sebagai kekuatan tubuh dan membangun sel darah merah dan putih dalam tubuh manusia. Salwa baik untuk pencernaan dan tubuh manusia dari pada daging ternak. Manna Wa Salwa memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Adapun Salwa adalah burung sejenis puyuh yang datang secara bergerombol.

Penafsiran Ayat al Qur’an yang turun kepada Rasulullah pada Malam Hari

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah ada beberapa surat yang turun pada malam hari secara sekaligus di antara surat tersebut ialah, Qs. Al-An’am, Qs.-Maryam, Qs. Al-Mursalat, Qs,Al-Falaq, dan Qs.An-Nas, Qs. Al-Munafiquun, dan Qs. At-Taubah, surat Al-Mursalat menjelaskan tentang ancaman Allah terhadap orang-orang yang mendustakan Allah dan balasan bagi orang yang bertaqwa, surat At-Taubah tentang orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang munafik, Qs. Al-Falaq, dan Qs. An-Nas menjelaskan tentang sihir dan surat Al-Munafiquun ayat satu sampai akhir menjelaskan tentang orang-orang munafik. dan disini peneliti ingin membahas surat munafik karena surat ini turun secara keseluruhan pada malam hari dan khusus menjelaskan orang-orang dan sifat-sifat orang munafik. Tujuan dari peneliti untuk mengetahui ayat-ayat yang turun ketika malam hari, untuk mengungkap bagaimana sifat-sifat orang munafik dan surat Al-Munafiquun dan untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat AlMunafiquun. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Research), atau sering juga disebut studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, penulis kepustakaan merupakan jenilis penulis kualitatif yang tidak terjun kelapangan dalam mencarindata, Adapun sumber data yang digunakan didalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu Al-Itqon fi ulumul Qur’an, dan tafsir al-munir , tafsir Al-Misbah, tafsir Al-Qurtuby, tafsir fizhilalil Qur’an, tafsir Al-Maraghi, dan tafsir al-Azhar, sedangkan sumber data skunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, yaitu: jurnal, buku, tulis-tulisan tokoh lain. Penyajian tafsir dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu’i karya Muhammad Al-Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah kehati-hatian terhadap sifat-sifat kaum munafik, berdusta, bersumpah palsu, meyombongkan diri, adu domba/ dusta. ketika kaum munafik datang kepada rasulullah kemudian mereka bersyahadat dihapan rasulullah tentang risalah beliau dengan lisan mereka. Sesungguhnya mereka tidak menginginka itu, orang-orang munafik hanya ingin menyembunyikan kejahatan dan hakikat kepada orang-orang yang beriman mereka berdusta untuk menyatakan syahadat ini, mereka datang hanya untuk mengelabui orang-orang yang beriman dengan sikap itu agar menutupi belang mereka.dan untuk berhati-hati dan jangan sampai disibukkan dengan pengurusan harta bendamu dan perhatian dengan urusan anak-anakmu sehingga kamu menjalankan hak-hak tuhanmu dan menunaikan pardu-pardu yang dituntut darimu.

Pengaruh menguasai ayat-ayat dengan redaksi mirip di dalam al-Qur’an terhadap hafalan santriwati PONPES Ashhabul Qur’an

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: "Pengaruh Menguasai Ayat-ayat dengan Redaksi Mirip di dalam Al-Qur’an Terhadap Hafalan Santriwati Ponpes AshHabul Qur’an" yang ditulis oleh Difla Hikmah Aulia, NIRM S1.VI.19.19.456, Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Alasan peneliti memilih judul skripsi ini adalah : Penelitian ini beranjak dari adanya ayat-ayat yang beredaksi mirip atau mutasyabihat al-alfaẓ dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat tersebut merupakan tantangan bagi para penghafal karena lumayan menipu. Santriwati tahfiz tentu telah banyak berpengalaman menghadapi hal tersebut karena santriwatiselalu bergelut dengan dunia hafalan. Teladan dari santriwatidiharapkan menjadi contoh dalam menghafal Al-Qur’an, baik dari aspek teknis maupun non-teknis. Itulah yang dieksplorasi dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dari enam orang santriwati Ponpes AshHabul Qur’an yang dipilih secara purposive sampling. Tujuan penelitian yaitu untuk untuk mengungkap metode penguasaan ayatayat dengan redaksi mirip dalam menghafal Al-Qur’an oleh santriwati Pondok Pesantren AshHabul Qur’an. Kemudian mengetahui dan memahami apa saja pengaruh ayat–ayat dengan redaksi mirip tersebut terhadap hafalan santriwati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri sebagai human instrument. Prosedur analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunaan ketekunan pengamatan triangulasi, triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat dengan redaksi mirip ini ditemukan metode hafalan yang diterapkan partisipan dan berguna menghadapi ayat mutasyābihāt al-alfāẓ, metode ini berbeda-beda sesuai gaya menghafal: (1) mengidentifikasi model mutasyābihāt al-alfāẓ, (2) menyalin ayat ke dalam sebuah catatan, (3) menerapkan rumus-rumus tertentu yang didapat dari guru atau kitab, (4) mengaitkan ayat dengan suatu kenangan, (5) menandai mushaf dengan coretan atau warna, (6) memperhatikan mushaf, (7) menggunakan kamus indeks Al-Qur’an, (8) menggunakan aplikasi pencarian ayat, (9) mengikuti ujian sambung ayat. Untuk pengaruhnya sendiri ada : (1)berpengaruh dalam menunjang kelancaran hafalan para santriwati, (2) memudahkan ketika sambung ayat secara acak.

Penafsiran Ayat al Qur’an yang turun kepada Rasulullah pada Malam Hari

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Adapun yang melatar belakangi pemilihan judul ini adalah ada beberapa surat yang turun pada malam hari secara sekaligus di antara surat tersebut ialah, Qs. Al-An’am, Qs.-Maryam, Qs. Al-Mursalat, Qs,Al-Falaq, dan Qs.An-Nas, Qs. Al-Munafiquun, dan Qs. At-Taubah, surat Al-Mursalat menjelaskan tentang ancaman Allah terhadap orang-orang yang mendustakan Allah dan balasan bagi orang yang bertaqwa, surat At-Taubah tentang orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang munafik, Qs. Al-Falaq, dan Qs. An-Nas menjelaskan tentang sihir dan surat Al-Munafiquun ayat satu sampai akhir menjelaskan tentang orang-orang munafik. dan disini peneliti ingin membahas surat munafik karena surat ini turun secara keseluruhan pada malam hari dan khusus menjelaskan orang-orang dan sifat-sifat orang munafik. Tujuan dari peneliti untuk mengetahui ayat-ayat yang turun ketika malam hari, untuk mengungkap bagaimana sifat-sifat orang munafik dan surat Al-Munafiquun dan untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat AlMunafiquun. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library Research), atau sering juga disebut studi pustaka yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, penulis kepustakaan merupakan jenilis penulis kualitatif yang tidak terjun kelapangan dalam mencarindata, Adapun sumber data yang digunakan didalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan skunder. Data primer yaitu sumber pokok kajian yaitu Al-Itqon fi ulumul Qur’an, dan tafsir al-munir , tafsir Al-Misbah, tafsir Al-Qurtuby, tafsir fizhilalil Qur’an, tafsir Al-Maraghi, dan tafsir al-Azhar, sedangkan sumber data skunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, yaitu: jurnal, buku, tulis-tulisan tokoh lain. Penyajian tafsir dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu’i karya Muhammad Al-Ghazali, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Hasil dalam penelitian ini adalah kehati-hatian terhadap sifat-sifat kaum munafik, berdusta, bersumpah palsu, meyombongkan diri, adu domba/ dusta. ketika kaum munafik datang kepada rasulullah kemudian mereka bersyahadat dihapan rasulullah tentang risalah beliau dengan lisan mereka. Sesungguhnya mereka tidak menginginka itu, orang-orang munafik hanya ingin menyembunyikan kejahatan dan hakikat kepada orang-orang yang beriman mereka berdusta untuk menyatakan syahadat ini, mereka datang hanya untuk mengelabui orang-orang yang beriman dengan sikap itu agar menutupi belang mereka.dan untuk berhati-hati dan jangan sampai disibukkan dengan pengurusan harta bendamu dan perhatian dengan urusan anak-anakmu sehingga kamu menjalankan hak-hak tuhanmu dan menunaikan pardu-pardu yang dituntut darimu.

Rugi dalam al-Qur’an (Studi Tafsir al Azhar)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: “RUGI DALAM AL QUR’AN (Studi Tafsir Al Azhar)” yang ditulis oleh Muhammad Ilyas Nasution, Nirm S1.VI.19.19.484, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya istilah dari makna kerugian yang ada, baik ia di dunia dan di akhirat. Tetapi manusia di zaman sekarang ini lebih mengartikan sebuah kerugian hanya dalam konteks dunia sebagai contoh: dalam bisnisnya, hartanya, dagangannya dan lain sebagainya. Padahal kerugian yang sesungguhnya adalah kerugian akhirat, yang mana ketika semua amal perbuatan yang dilakukan di dunia tidak dapat membantu dan menolong saat di akhirat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari sebuah kerugian di dalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kerugian menurut Buya Hamka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Azhar Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam tafsir Al Azhar, yang terfokuskan pada penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam Al Qur’an dan penyebab rugi dan solusinya di dalam Al Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah kerugian merupakan kesusahan dan kesulitan hidup dan juga merupakan keadaan hidup yang pahit, penyesalan dan menimpa dalam tempo yang tidak sebentar. Kerugian adalah hal yang tidak bisa terhindar dari manusia karena adanya faktor keburukan yang mempengaruhi jiwa dan iman manusia. Mulai dari diri sendiri seperti sipat dzalim, pikiran kotor, tidak mau melangkah ke dalam kebaikan, tidak mau menerima nasehat dan sebagainya. Disebabkan juga faktor dari luar seperti, lingkungan, pertemanan dan bahkan Jin. Hal inilah yang mesti diperhatikan dan dijaga oleh setiap manusia jangan sampai terjerumus dan tergoda ke dalam keburukan. Sebab segala yang diusahakan nantinya di dunia akan di adili di akhirat, apakah ia masuk ke dalam orang yang merugi atau beruntung. Orang-orang yang merugi nantinya di akhirat itulah orang-orang yang mengakui penyesalannya, tempatnya adalah neraka balasan atas perbuatannya.

Penafsiran Ahsan Taqwim dalam QS At Tin Ayat 4 ( Studi Komparatif antara Tafsir al Misbah dan Tafsir al Maraghi)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN AHSAN TAQWIM DALAM QS. AT TIN AYAT 4 (Studi Komparatif antara Tafsir Al Mishbah dan Tafsir Al Maraghi)” yang ditulis oleh Muhammad Rizal, Nirm S1.VI.19.19.487, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatar belakangi melihat dari artikel kompas.com Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah bayi prematur tertinggi di dunia, yaitu menempati peringkat kelima. Ada 15 juta bayi yang terlahir prematur setiap tahunnya di seluruh dunia. Dari sejumlah 15 juta bayi prematur tersebut, sebanyak 1,1 juta bayi dilaporkan meninggal dunia karena berbagai komplikasi. Maka dari itu penulis tertarik meneliti bagaimana penafsiran ahsan taqwim (sebaik-baik ciptaan) dalam Qs. At tin ayat 4 menurut Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah dan Ahmad Musthafa Al Maraghi dalam tafsir Al Maraghi. Kemudian penulis ingin menganalisa dari kedua pendapat mufassir tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana penafsiran ahsan taqwim menurut Tafsir Al Mishbah Karya M. Quraish Shihab dan Tafsir Al Maraghi Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi serta analisa penulis dari kedua mufassir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dan metode tafsir yang dipakai adalah metode muqaran jenis perbandingan antara mufassir, sumber data penelitian terbagi dua: pertama sumber data primer yaitu Al Qur’an, Tafsir Al Misbah Karya Muhammad Quraish Shihab, Tafsir Al-Maraghi Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi. Kedua sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan untuk meneliti kajian, yaitu: jurnal, buku, skripsi tulisan-tulisan tokoh lain yang di dalamnya terdapat pembahasan yang berkaitan dengan pembahasan ahsan taqwim. Berdasarkan hasil dari penelitian ini yakni penafsiran ahsan taqwim dalam Qs. At tin ayat 4. Menurut Quraish Shihab ahsan taqwim adalah manusia yang diciptakan dalam bentuk fisik dan psikis yang sebaik-baiknya dalam arti yang sebaik-baiknya adalah dalam fungsinya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Menurut Al Maraghi ahsan taqwim merupakan ciptaan allah yang sempurna dibanding makhluk lain, diberikan pula akal pikiran agar dapat mencari dan mendalami ilmu pengetahuan sehinga bisa berkuasa atas segala makluk. Analisa penulis, keduanya mengemukakan bahwa manusia merupakan ciptaan allah swt yang paling baik dibandingkan makhluk lainnya. Sementara perbedaan dari kedua mufassir, M. Quraish Shihab menjelaskan ahsan taqwim itu sebaik-baik ciptaan agar menjadi hamba yang gemar beribadah dan khalifah allah di bumi. SedangkanAhmad Musthafa Al Maraghi menjelaskan ahsan taqwim itu yang mempunyai akal dengan tujuan bisa berkuasa atas segala makhluk dan gemar mengumpulkan harta untuk kesenangan semata.

Pengaruh menguasai ayat-ayat dengan redaksi mirip di dalam al-Qur’an terhadap hafalan santriwati PONPES Ashhabul Qur’an

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: "Pengaruh Menguasai Ayat-ayat dengan Redaksi Mirip di dalam Al-Qur’an Terhadap Hafalan Santriwati Ponpes AshHabul Qur’an" yang ditulis oleh Difla Hikmah Aulia, NIRM S1.VI.19.19.456, Mahasiswi program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur'an (STAIDA) Payakumbuh. Alasan peneliti memilih judul skripsi ini adalah : Penelitian ini beranjak dari adanya ayat-ayat yang beredaksi mirip atau mutasyabihat al-alfaẓ dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat tersebut merupakan tantangan bagi para penghafal karena lumayan menipu. Santriwati tahfiz tentu telah banyak berpengalaman menghadapi hal tersebut karena santriwatiselalu bergelut dengan dunia hafalan. Teladan dari santriwatidiharapkan menjadi contoh dalam menghafal Al-Qur’an, baik dari aspek teknis maupun non-teknis. Itulah yang dieksplorasi dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dari enam orang santriwati Ponpes AshHabul Qur’an yang dipilih secara purposive sampling. Tujuan penelitian yaitu untuk untuk mengungkap metode penguasaan ayatayat dengan redaksi mirip dalam menghafal Al-Qur’an oleh santriwati Pondok Pesantren AshHabul Qur’an. Kemudian mengetahui dan memahami apa saja pengaruh ayat–ayat dengan redaksi mirip tersebut terhadap hafalan santriwati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yaitu peneliti sendiri sebagai human instrument. Prosedur analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunaan ketekunan pengamatan triangulasi, triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat dengan redaksi mirip ini ditemukan metode hafalan yang diterapkan partisipan dan berguna menghadapi ayat mutasyābihāt al-alfāẓ, metode ini berbeda-beda sesuai gaya menghafal: (1) mengidentifikasi model mutasyābihāt al-alfāẓ, (2) menyalin ayat ke dalam sebuah catatan, (3) menerapkan rumus-rumus tertentu yang didapat dari guru atau kitab, (4) mengaitkan ayat dengan suatu kenangan, (5) menandai mushaf dengan coretan atau warna, (6) memperhatikan mushaf, (7) menggunakan kamus indeks Al-Qur’an, (8) menggunakan aplikasi pencarian ayat, (9) mengikuti ujian sambung ayat. Untuk pengaruhnya sendiri ada : (1)berpengaruh dalam menunjang kelancaran hafalan para santriwati, (2) memudahkan ketika sambung ayat secara acak.

Penafsiran Ahsan Taqwim dalam QS At Tin Ayat 4 ( Studi Komparatif antara Tafsir al Misbah dan Tafsir al Maraghi)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: “PENAFSIRAN AHSAN TAQWIM DALAM QS. AT TIN AYAT 4 (Studi Komparatif antara Tafsir Al Mishbah dan Tafsir Al Maraghi)” yang ditulis oleh Muhammad Rizal, Nirm S1.VI.19.19.487, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Penelitian ini dilatar belakangi melihat dari artikel kompas.com Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah bayi prematur tertinggi di dunia, yaitu menempati peringkat kelima. Ada 15 juta bayi yang terlahir prematur setiap tahunnya di seluruh dunia. Dari sejumlah 15 juta bayi prematur tersebut, sebanyak 1,1 juta bayi dilaporkan meninggal dunia karena berbagai komplikasi. Maka dari itu penulis tertarik meneliti bagaimana penafsiran ahsan taqwim (sebaik-baik ciptaan) dalam Qs. At tin ayat 4 menurut Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah dan Ahmad Musthafa Al Maraghi dalam tafsir Al Maraghi. Kemudian penulis ingin menganalisa dari kedua pendapat mufassir tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana penafsiran ahsan taqwim menurut Tafsir Al Mishbah Karya M. Quraish Shihab dan Tafsir Al Maraghi Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi serta analisa penulis dari kedua mufassir. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dan metode tafsir yang dipakai adalah metode muqaran jenis perbandingan antara mufassir, sumber data penelitian terbagi dua: pertama sumber data primer yaitu Al Qur’an, Tafsir Al Misbah Karya Muhammad Quraish Shihab, Tafsir Al-Maraghi Karya Ahmad Musthafa Al Maraghi. Kedua sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan untuk meneliti kajian, yaitu: jurnal, buku, skripsi tulisan-tulisan tokoh lain yang di dalamnya terdapat pembahasan yang berkaitan dengan pembahasan ahsan taqwim. Berdasarkan hasil dari penelitian ini yakni penafsiran ahsan taqwim dalam Qs. At tin ayat 4. Menurut Quraish Shihab ahsan taqwim adalah manusia yang diciptakan dalam bentuk fisik dan psikis yang sebaik-baiknya dalam arti yang sebaik-baiknya adalah dalam fungsinya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Menurut Al Maraghi ahsan taqwim merupakan ciptaan allah yang sempurna dibanding makhluk lain, diberikan pula akal pikiran agar dapat mencari dan mendalami ilmu pengetahuan sehinga bisa berkuasa atas segala makluk. Analisa penulis, keduanya mengemukakan bahwa manusia merupakan ciptaan allah swt yang paling baik dibandingkan makhluk lainnya. Sementara perbedaan dari kedua mufassir, M. Quraish Shihab menjelaskan ahsan taqwim itu sebaik-baik ciptaan agar menjadi hamba yang gemar beribadah dan khalifah allah di bumi. SedangkanAhmad Musthafa Al Maraghi menjelaskan ahsan taqwim itu yang mempunyai akal dengan tujuan bisa berkuasa atas segala makhluk dan gemar mengumpulkan harta untuk kesenangan semata.

Rugi dalam al-Qur’an (Studi Tafsir al Azhar)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: “RUGI DALAM AL QUR’AN (Studi Tafsir Al Azhar)” yang ditulis oleh Muhammad Ilyas Nasution, Nirm S1.VI.19.19.484, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang pemilihan judul ini adalah dari banyaknya istilah dari makna kerugian yang ada, baik ia di dunia dan di akhirat. Tetapi manusia di zaman sekarang ini lebih mengartikan sebuah kerugian hanya dalam konteks dunia sebagai contoh: dalam bisnisnya, hartanya, dagangannya dan lain sebagainya. Padahal kerugian yang sesungguhnya adalah kerugian akhirat, yang mana ketika semua amal perbuatan yang dilakukan di dunia tidak dapat membantu dan menolong saat di akhirat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari sebuah kerugian di dalam Al Qur’an, dan untuk memberikan informasi mengenai solusi untuk mengatasi kerugian menurut Buya Hamka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, jenis penelitian dalam skripsi ini yaitu penelitian pustaka (Library research), dan termasuk penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh atau sering disebut penelitian riwayat hidup (Individual Life History). Adapun sumber data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder Sumber data primer adalah Kitab tafsir Al Azhar Sedangkan sumber data sekunder adalah data pendukung yang memudahkan kajian, seperti: jurnal, buku dan artikel. Penyajian tafsirnya dengan pendekatan tafsir tematik, dengan metode maudhu'i karya Abdul Al Hayy Al Farmawi, penafsiran yang mencari jawaban langsung dari Al-Qur’an tentang sebuah persoalan. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam tafsir Al Azhar, yang terfokuskan pada penafsiran Buya Hamka terhadap kerugian dalam Al Qur’an dan penyebab rugi dan solusinya di dalam Al Qur’an. Hasil dalam penelitian ini adalah kerugian merupakan kesusahan dan kesulitan hidup dan juga merupakan keadaan hidup yang pahit, penyesalan dan menimpa dalam tempo yang tidak sebentar. Kerugian adalah hal yang tidak bisa terhindar dari manusia karena adanya faktor keburukan yang mempengaruhi jiwa dan iman manusia. Mulai dari diri sendiri seperti sipat dzalim, pikiran kotor, tidak mau melangkah ke dalam kebaikan, tidak mau menerima nasehat dan sebagainya. Disebabkan juga faktor dari luar seperti, lingkungan, pertemanan dan bahkan Jin. Hal inilah yang mesti diperhatikan dan dijaga oleh setiap manusia jangan sampai terjerumus dan tergoda ke dalam keburukan. Sebab segala yang diusahakan nantinya di dunia akan di adili di akhirat, apakah ia masuk ke dalam orang yang merugi atau beruntung. Orang-orang yang merugi nantinya di akhirat itulah orang-orang yang mengakui penyesalannya, tempatnya adalah neraka balasan atas perbuatannya.

Khataman al-Qur’an Sebelum Penyelenggaraan Jenazah di Desa Simangambat TB Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal ( Kajian Living Al-Qur’an)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: Khataman al-Qur’an sebelum Penyelenggaraan Jenazah di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Kajian living Qur’an) yang ditulis oleh Nur Salamah Naution, Nirm S1.VI.19.19.498, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Rasulullah untuk ummat islam sebagai pedoman bagi kehidupan mereka di dunia dan akhirat. Rasulullah memerintahkan kita membaca al-Qur’an dan mengajarkannya. Dalam tradisi dan kebiasaan masyarakat, al-Qur’an tidak hanya dibaca di masjid atau rumah mereka, tetapi mereka mengkhatamkan al-Qur’an ketika sebelum penyelenggaraan jenazah dilaksanakan, ini terjadi di daerah desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pokok permasalahan dalam tulisan ini, yaitu: bagaimana dasar pelaksanaan pelaksanaan khataman al-Qur’an, bagaimana dan manfaat kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap dasar pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal dan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini untuk menggambarkan kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat disimpulkan berdasarkan hasil wawancara dengan ketua persatuan ibu-ibu di desa Simangambat. Pertama, bahwa dalil dasar pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal adalah pada surah al-Ankabut ayat 45. Kedua, bahwa pelaksanaan khataman al-Qur’an disini adalah dengan membaca keseluruhan al-Qur’an dengan membagi setiap juz nya kepada setiap anggota khataman al-Qur’an. Ketiga, ada banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama keluarga duka dan pembaca khataman al-Qur’an, diantaranya: mendapat nikmat pahala, Allah Swt menurunkan rahmat dan kasih sayangnya, Allah Swt akan memberikan syafa’at di hari kiamat, keberkahan dalam membaca al-Qur’an, hati dan pikiran terasa lebih tenang, nyaman dan ringan ketika membaca al-Qur’an serta meningkatkan ketakwaan, menjadi obat penyembuh bagi keluarga si mait yang sedang bersedih, dan persaudaraan umat Muslim semakin erat.

Tradisi Tolak Bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (kajian Living Qur’an)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini yaitu: “TRADISI TOLAK BALA DI DESA RANTO NATAS KECAMATAN PANYABUNGAN TIMUR KABUPATEN MANDAILING NATAL ( Kajian Living Qur’an)” yang ditulis oleh Muhammad Ridwan, Nirm S1.VI.19.19.486, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah dalam penulisan skripsi ini adalah tentang Fenomena living Qur'an yang merupakan respon sosial suatu komunitas atau masyarakat tertentu dalam meresepsi kehadiran Al-Qur'an seperti yang terjadi di Desa Rato Natas, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah: bertujuan untuk mengetahui sejarah pelaksanaan tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, bagaimana prosesi tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, serta bagaimana persepsi dan manfaat Tolak Bala bagi masyarakat Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menggambarkan kegiatan tradisi tolak bala dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Adapun pendekatan penelitian dalam skripsi ini adalah pendekatan sosial karena Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan Tradisi Tolak Bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Pnyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini adalah Pertama, Pristiwa yang melatar belakangi tradsi Tolak Bala yang di laksanakan di Desa Ranto Natas adalah pada zaman sebelum di laksanaknnya tradisi Tolak Bala masyarakat ranto natas pernah dilanda berupa penyakit, beberapa hama yang mengganggu tanam-tanaman masyarakat dan bencana alam lainnya seperti longsor baik yang dekat maupun di dengar dari kejauhan. Kedua, Pelaksanaan dalam tolak bala ini ada dua rangkaian acara yaitu dimulai dari persiapan seperti mempersiapkan tempat, menentukan waktu, anggota, sarana prasarana, dan pembawa acara. Kemudian pelaksanaan yaitu, istighfar 3 kali, membca alfatihah, membaca surah yasin, tahlil, membaca ayat pendek, dan doa. Ketiga, pandangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah melaksanakan tolak bala, yaitu masyarakat menerima dengan baik dan mendukung dengan kegiatan tersebut, manfaat yang dirasakan sangat banyak diantaranya setelah di adakan kegiatan tolak bala ini desa ranto natas terasa aman dan jauh dari hal-hal yang membuat kurang nyaman.

Tradisi Tolak Bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (kajian Living Qur’an)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: “TRADISI TOLAK BALA DI DESA RANTO NATAS KECAMATAN PANYABUNGAN TIMUR KABUPATEN MANDAILING NATAL ( Kajian Living Qur’an)” yang ditulis oleh Muhammad Ridwan, Nirm S1.VI.19.19.486, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Latar belakang masalah dalam penulisan skripsi ini adalah tentang Fenomena living Qur'an yang merupakan respon sosial suatu komunitas atau masyarakat tertentu dalam meresepsi kehadiran Al-Qur'an seperti yang terjadi di Desa Rato Natas, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah: bertujuan untuk mengetahui sejarah pelaksanaan tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, bagaimana prosesi tradisi tolak bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, serta bagaimana persepsi dan manfaat Tolak Bala bagi masyarakat Desa Ranto Natas Kecamatan Panyabungan Timur. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menggambarkan kegiatan tradisi tolak bala dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Adapun pendekatan penelitian dalam skripsi ini adalah pendekatan sosial karena Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan Tradisi Tolak Bala di Desa Ranto Natas Kecamatan Pnyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian ini adalah Pertama, Pristiwa yang melatar belakangi tradsi Tolak Bala yang di laksanakan di Desa Ranto Natas adalah pada zaman sebelum di laksanaknnya tradisi Tolak Bala masyarakat ranto natas pernah dilanda berupa penyakit, beberapa hama yang mengganggu tanam-tanaman masyarakat dan bencana alam lainnya seperti longsor baik yang dekat maupun di dengar dari kejauhan. Kedua, Pelaksanaan dalam tolak bala ini ada dua rangkaian acara yaitu dimulai dari persiapan seperti mempersiapkan tempat, menentukan waktu, anggota, sarana prasarana, dan pembawa acara. Kemudian pelaksanaan yaitu, istighfar 3 kali, membca alfatihah, membaca surah yasin, tahlil, membaca ayat pendek, dan doa. Ketiga, pandangan dan manfaat yang dirasakan masyarakat setelah melaksanakan tolak bala, yaitu masyarakat menerima dengan baik dan mendukung dengan kegiatan tersebut, manfaat yang dirasakan sangat banyak diantaranya setelah di adakan kegiatan tolak bala ini desa ranto natas terasa aman dan jauh dari hal-hal yang membuat kurang nyaman.

Khataman al-Qur’an Sebelum Penyelenggaraan Jenazah di Desa Simangambat TB Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal ( Kajian Living Al-Qur’an)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi ini yaitu: Khataman al-Qur’an sebelum Penyelenggaraan Jenazah di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Kajian living Qur’an) yang ditulis oleh Nur Salamah Naution, Nirm S1.VI.19.19.498, Mahasiswa STAI Darul Qur’an Payakumbuh. Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Rasulullah untuk ummat islam sebagai pedoman bagi kehidupan mereka di dunia dan akhirat. Rasulullah memerintahkan kita membaca al-Qur’an dan mengajarkannya. Dalam tradisi dan kebiasaan masyarakat, al-Qur’an tidak hanya dibaca di masjid atau rumah mereka, tetapi mereka mengkhatamkan al-Qur’an ketika sebelum penyelenggaraan jenazah dilaksanakan, ini terjadi di daerah desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pokok permasalahan dalam tulisan ini, yaitu: bagaimana dasar pelaksanaan pelaksanaan khataman al-Qur’an, bagaimana dan manfaat kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap dasar pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal dan untuk mengungkap bagaimana pelaksanaan khataman al-Qur'an di Desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Pada pembahasan skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif ini untuk menggambarkan kegiatan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah dengan melakukan pengamatan, wawancara dan dokumentasi, kemudian menganalisis dan mereduksi data yang telah didapatkan. Penulis menemukan adanya kajian Living Qur’an dalam pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat disimpulkan berdasarkan hasil wawancara dengan ketua persatuan ibu-ibu di desa Simangambat. Pertama, bahwa dalil dasar pelaksanaan khataman al-Qur’an sebelum penyelenggaraan jenazah di desa Simangambat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal adalah pada surah al-Ankabut ayat 45. Kedua, bahwa pelaksanaan khataman al-Qur’an disini adalah dengan membaca keseluruhan al-Qur’an dengan membagi setiap juz nya kepada setiap anggota khataman al-Qur’an. Ketiga, ada banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama keluarga duka dan pembaca khataman al-Qur’an, diantaranya: mendapat nikmat pahala, Allah Swt menurunkan rahmat dan kasih sayangnya, Allah Swt akan memberikan syafa’at di hari kiamat, keberkahan dalam membaca al-Qur’an, hati dan pikiran terasa lebih tenang, nyaman dan ringan ketika membaca al-Qur’an serta meningkatkan ketakwaan, menjadi obat penyembuh bagi keluarga si mait yang sedang bersedih, dan persaudaraan umat Muslim semakin erat.