Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Al-Qur'an Do'a & Zikir
Al-Qur'an Terjemah dan Tajwid Warna As-Samad
Al-Qur'an Almushaf
Ulumul qur'an
‘Ulumul Qur’an: Prinsip-Prinsip dalam Pengkajian Ilmu Tafsir Al-Qur’an
Allah telah menurunkan Al-Qur’an ke muka bumi sebagai wahyu yang mengandung mukjizat bersifat universal membawa misi sebagai Kitab Suci yang menjadi pedoman hidup manusia untuk mengeluarkan dari suasana yang gelap menuju terang benderang. Kandungan-kandungannya memberi petunjuk kepada manusia ke arah jalan yang lurus dengan menegakkan asas kehidupan yang didasarkan pada keimanan. Ayat-ayatnya terpatri hukum-hukum syari’at, mu’amalat, politik dan akhlak sosial. Untuk itu Al-Qur’an wajib dipelajari dan diamalkan dalam kehidupan kita yang eksistensinya menjadi rahmatan lil ‘alamin sampai akhir zaman. Dan ketika men-tadabburi-nya akan terasa kedalaman lautan ilmu isi kandungannya tentang hakikat hidup dan kehidupan Dunia sampai dengan Akhirat serta membahas seluruh esensinya. Al-Qur’an sebagai wahyu Ilahi akan melahirkan gagasan, saran, pemikiran, penemuan ilmiah, tatanan sosial yang egaliter, keyakinan kebenaran Ilahi, memperkaya pengetahuan, petunjuk dan kesejahteraan manusia serta meninggikan harkat dan martabat manusia. Dari wahyu pula bisa membebaskan pikiran-pikiran jumud, emosi-emosi yang terbelenggu dan keterbelakangan. Oleh karenanya kajian terhadap wahyu membutuhkan ‘Ulumul Qur’an dengan berbagai metode dan pendekatannya. Pembahasannya mengalami perkembangan yang dinamis seiring dengan tuntutan perkembangan pemikiran manusia dan perkembangan zaman. Maka dari itu buku yang dihadapan Anda ini sangat penting dipelajari. Selamat membaca !
Ulumul Qur'an
Buku yang ada di tangan pembaca ini terdiri atas materi- materi dasar yang sangat elementer dalam kajian ‘Ulûm al-Qur’ân (Ilmu-ilmu Al-Qur’an). Meskipun kandungan buku ini sangat ringkas, tetapi ulasan-ulasan yang disajikan mempunyai nilai yang sangat signifikan. Informasi-informasi yang termuat di dalamnya dapat dijadikan panduan atau pointerpointer untuk didiskusikan lebih lanjut dalam perkuliahan. Tujuan utama dari penulisan buku ini yakni membantu dan memudahkan para mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
Ulumul Qur'an
Studi Ulumul Qur'an
Buku ini di ditulis secara ilmiah, juga disusun menyesuaikan kurikulum mata kuliah ulumul Qur’an dengan beberapa pengembangan analis terkait pembahasan pada setiap bab. Perlu diketahui bahwa lahirnya buku ini, pada hakekatnya, sebagai salah satu usaha sungguh-sungguh dalam merekonstruksi arah pemahaman dan pengkajian al-Qur’an secara utuh. Diharapkan dengan terbitnya buku ini, selain mendukung keberadaan ilmu tafsir dalam sistem keilmuan, juga dapat memperluas wawasan keilmuan sehingga memudahkan bagi setiap orang melaksanakan tugas kemanusiaannya, mengkaji dan meneliti al-Qur’an dalam menghadapi era baru di abad ke-21 ini, untuk menjadikan abad ini sebagai abad Qur’ani, serta dapat menjadi bahan referensi dalam peningkatan kualitas SDM, terutama dalam kajian sumber (al-Qur’an dan hadis) yang mutlak diperlukan dalam membangun masyarakat madani.
ULUMUL QUR'AN
Al-Qur’an merupakan mu’jizat teragung sepanjang masa. Lantaran al-Qur’an, umat manusia mendapat pencerahan sehingga mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Mempelajari al-Qur’an harus sampai pada tingkat pemahaman dan pengamalan. Apabila seseorang paham tetapi tidak mengamalkan maka sama saja seperti orang yang fasik dan apabila mengamalkan tanpa pemahaman maka akan berpotensi menyesatkan diri dan orang lain. Untuk mencapai pemahaman tersebut, banyak kajian-kajian yang harus dipelajari secara komprehensif yang kesemuanya itu tercakup dalam kajian ilmu-ilmu al-Qur’an atau yang sering kita kenal dengan ‘Ulumul Qur’an. Buku yang sedang Anda baca ini disusun untuk manambah wawasan mengenai kajian-kajian seputar ‘Ulumul Qur’an. Sebagaimana kita ketahui bahwa al-Qur’an mengandung nilai sastra yang sangat tinggi dan setiap katanya terdapat banyak ilmu terselubung yang mesti terus digali sehingga kitab-kitab atau buku-buku ‘Ulumul Qur’an menjadi kajian wajib bagi umat muslim khususnya para santri, pelajar, dan mahasiswa yang ingin memperdalam al-Qur’an. Buku ini berisi kajian: Seputar ‘Ulumul Qur’an; Penurunan al-Qur’an (Nuzulul Qur’an); Kodifikasi al-Qur’an; Rasm al-Mushaf; Asbabun Nuzul; Makkiyyah dan Madaniyyah; Nasikh Mansukh; Munasabah al-Qur’an; Muhkam Mutasyabih; I’jaz al-Qur’an; Qira’at al-Qur’an; Tafsir, Ta’wil, dan Terjemah; Fawatihus Suwar; Qashash al-Qur’an.
Ulumul Qur’an: Sebuah Pengantar
Untuk dapat memahami Al-Qur’an dengan benar diperlukan penafsiran yang tidak hanya mengandalkan bahasa Arab secara baik dan benar, akan tetapi juga diperlukan pengetahuan yang komprehensif tentang ilmu-ilmu yang berhubungan dengan penafsiran Al-Qur’an itu sendiri dan kaidah-kaidah dari ilmu-ilmu tersebut seperti yang ditulis dalam buku ini. Buku yang sekarang ada di hadapan Anda ini adalah buku Ulumul Qur’an: Sebuah Pengantar Edisi Revisi yang memang disusun sesuai dengan silabus mata kuliah Studi al-Qur’an di PTKAI, baik Negeri maupun Swasta. Penulisannya dilakukan dalam rangka membantu mahasiswa dan masyarakat pada umumnya dalam mendapatkan literatur Ulumul Qur’an. Buku ini juga dimaksudkan untuk membantu para pembaca dalam mempelajari dan memahami hal-hal yang terpenting dalam Al-Qur’an yang diturunkan Allah Swt. Selamat membaca.
ULUMUL QUR'AN
Buku ini sangat tepat untuk menjadi rujukan penting bagi para peminat dan penelaah Alquran. Ia menjadi pengantar sebelum seseorang mendalami dan menelaah Alquran lebih jauh. Ingat bahwa ahl al-quran adalah orang-orang yang selalu berinteraksi dengan Alquran sepanjang hayat dikandung badannya. Baginya, berkomunikasi dengan Alquran merupakan keniscayaan, sekaligus kebutuhan diri. Berilmulah dengan ilmu Alquran niscaya dunia ini akan terbebas dari kegelapan cahaya iman. Ingatlah bahwa “orang yang melakukan dan menerima sesuatu tanpa ilmu bukanlah manusia”
PENGANTAR ULUMUL QUR’AN
Al-Qur’an merupakan sumber hukum Islam yang pertama dalam memberi petunjuk kepada kehidupan umat manusia. Segala peraturan dan perundang-undangan yang dibutuhkan manusia telah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Selagi umat manusia terutama umat Islam berpegang teguh kepada Al-Qur’an niscaya mereka akan selamat. Namun, untuk memahami Al-Qur’an tidaklah mudah, dibutuhkan berbagai disiplin ilmu untuk memahamiya. Ilmu-ilmu tersebut disebut dengan Ulumul Qur’an. Berdasarkan hal di atas penulis menyusun buku “ PENGANTAR ULUMUL QUR’AN” ini untuk memenuhi hal tersebut. Buku ini berisi berbagai materi yang diperlukan dalam memahami Al-Qur’an, diantaranya; Al-Qur’an dan Wahyu, Nuzul Al-Qur’an, Muhkam dan Mutasyabih, Makki dan Madani, Asbabun Nuzul, Qiraat Al-Qur’an, Terjemah, Tafsir, dan Takwil, Serta berbagai pembahasan lainnya yang berkaitan dengan Ulumul Qur’an.
Ulumul Qur’an
Al-Qur’an, sebagai firman Allah yang mulia dan petunjuk utama bagi umat manusia, mengandung kekayaan ilmu dan hikmah yang tak ternilai. Setiap kata dan ayatnya menyimpan makna mendalam yang dapat membimbing manusia menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Namun, untuk menggali mutiara-mutiara ilmu dan hikmah tersebut, diperlukan pemahaman yang komprehensif dan mendalam. Inilah mengapa setiap muslim perlu membekali diri dengan ilmu-ilmu yang tepat, yang dikenal sebagai Ulumul Qur’an. Buku “Ulumul Qur’an: Kunci Membuka Pintu Pemahaman Al-Qur’an” hadir sebagai panduan yang mudah dipahami, dirancang khusus untuk mahasiswa dan pembaca umum yang ingin mempelajari Ulumul Qur’an. Ditulis dengan bahasa yang sederhana dan terstruktur, buku ini mengupas tuntas berbagai aspek penting dalam Ulumul Qur’an. Mulai dari sejarah penurunan Al-Qur’an, proses pengumpulan dan kodifikasi mushaf, nasikh dan mansukh, muhkam dan mutasyabih hingga ragam ilmu yang membantu dalam penafsiran Al-Qur’an, buku ini menyajikan informasi yang komprehensif. Dengan demikian, buku ini diharapkan dapat menjadi “Kunci” yang membuka pintu pemahaman Al-Qur’an, menjadikan pembaca untuk lebih dekat dengan firman Allah dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ulumul Qur`an
Ulumul Qur`an adalah sebuah metode yang lengkap dan menyeluruh untuk membuka pintu awal dari kedalaman kandungan al-Qur`an. Karenanya, umat Islam secara umum, ataupun secara khusus bagi mahasiswa muslim yang merindukan interaksi lebih mendalam dengan al-Qur`an, secara otomatis akan dituntut untuk mempelajari Ulumul Qur`an. Untuk menjawab tuntutan tersebut, maka sangat dibutuhkan pengajaran Ulumul Qur`an pada mahasiswa muslim sebagai bekal awal dalam berinteraksi lebih lanjut dengan alQur`an. Sebuah pengajaran yang sistematis, sederhana namun tidak kehilangan inti pembahasan Ulumul Qur`an. Buku ini yang menjadi salah satu usaha riil untuk menjawab tuntutan tersebut diambil dari sebuah kitab Ulumul Qur`an yang terkenal, yaitu Mabāḥiṡ fī ‘Ulūm al-Qur`ān karya Syeikh Manna’ al-Qatthan. Tidak hanya sekadar sebagai terjemahan, buku ini juga sebagai rujukan utama dalam mata kuliah Ulumul Qur`an. Isinya juga penyusun ambil dari referensi Ulumul Qur`an lainnya sebagai bahan tambahan para mahasiwa dalam mendukung sumber bacaannya.
Pondasi Dasar Memahami Ulumul Qur'an
Buku ini secara umum memberikan ulasan terkait ‘Ulûmul Qur’ân, dari sisi pengayaan antara pendapat ulama klasik maupun kontemporer. Buku ini berusaha meletakkan sebuah pondasi dasar sebagaimana judul buku ini “Pondasi Dasar Memahami ‘Ulûmul Qur’ân.” Penamaan buku ini sendiri diambil penulis merupakan doa agar buku ini dapat memberi pencerahan dan menanamkan pondasi pemahaman yang kuat bagi mereka yang ingin memahami ‘Ulûmul Qur’ân, sebagaimana bangunan yang dibangun dengan pondasi yang kuat maka ia akan berdiri dengan kokoh
Pemahaman Praktis Ulumul Qur'an
Al-Qur’an menjadi petunjuk hidup bagi manusia yang mendambakan kebahagiaan yang hakiki. Manusia wajib mengikuti petunjuk-petunjuk Al-Qur’an. Ketika manusia jauh dari petunjuk hidupnya, maka sesungguhnya mereka telah “membinatangkan” dirinya. Telah tampak di hadapan mata kita, seseorang yang tidak berpedoman pada Al-Qur’an, maka perilakunya tidak jauh beda dengan binatang. Jangan bersedih jika engkau tidak dihargai, tetapi bersedihlah jika tidak berharga lagi. Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil, tetapi jadilah manusia yang bermanfaat. Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan di kala kita senang dan perisai di waktu susah. Namun, kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Semua manusia itu baik, jika kita bisa melihat kebaikan dan keunikannya. Sebaliknya, semua manusia itu akan buruk dan membosankan, jika kita tidak bisa melihat keduanya. Hidup tanpa rencana tak ubahnya melangkah tanpa arah. Ibaratnya perjalanan tanpa tujuan. Tujuan akhir manusia adalah surga, maka ikutilah petunjuk Al-Qur’an Al-Karim.
PENERAPAN ILMU TAJWID PADA BACAAN AL QUR`AN LANSIA DI SEKOLAH ASHABUL QUR`ANPAYAKUMBUH
Kemampuan membaca Alquran remaja masjid amaliyah Muaro Kelurahan ikua koto dibalai kecamatan Payakumbuh Utara
Skripsi ini berjudul “Kemampuan Membaca Al Qur’an Remaja Masjid Amaliyah Muaro Kecamatan Payakumbuh Utara”, yang ditulis oleh Yanti Elita, NIRM S.1.VI.19.19.532., Mahasiswa Institut Darul Qur‟an Payakumbuh. Latar belakang skripsi ini banyak remaja yang menghadapi kesulitan dalam membaca Al-Qur'an dengan lancar dan benar. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini antara lain kurangnya pengetahuan tentang tajwid, tidak terbiasa membaca Al-Qur'an sejak dini, atau kurangnya perhatian dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Kondisi ini mengindikasikan perlunya penelitian tentang kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan remaja masjid, sehingga dapat ditemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan mereka. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah pendekatan yang sangat cocok untuk meneliti kemampuan membaca Al-Qur'an pada remaja di masjid karena fokusnya adalah pada pemahaman mendalam mengenai fenomena yang terjadi dalam konteks pembelajaran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi, pengalaman, persepsi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan remaja di masjid. Hasil Penelitian yang penulis temukan adalah berapa remaja sudah membaca dan menerapkan Mahharijul Qur’an dengan baik dan benar. Dan ada beberapa remaja yang tidak tepat dan kurang tepat yang disebabkan karena kebiasaan membaca dari dulu, tergesa-gesa dalam membaca, kesulitan dalam pengucapan huruf hijaiyah Al-Qur’an. Dari total 15 orang sampling, 7 orang dalam kategori bacaan tepat, 4 orang dengan kategori kurang tepat dan 4 orang dalam kategori tidak tepat. Kategori tepat, bacaan dan makharijulnya sudah tepat, kurang tepat dengan keterangan mengganti huruf yang pengucapannya hampir sama, dan kategori tidak tepat dengan keterangan mengganti huruf yang pengucapan serta penulisannya hampir sama. Bacaan remaja masjid yang kategori tepat merupakan Siswa menengah atas dan mahasiswa juga berprofesi sebagai Guru Ngaji. Sedangkan remaja masjid kategori kurang tepat dan tidak tepat merupakan siswa menengah pertama (SMP) dan ada sebagai siswa menengah atas (SMA). Kesimpulan yang Penulis berikan adalah Tingkat kemampuan membaca AlQur’an remaja Masjid Amaliyah Muaro Kecamatan Payakumbuh Utara sebagian berada pada kategori “tepat”. Sebagian lagi pembacaan dan penerapan makharijul hurufnya berada pada kategorti kurang tepat dan tidak tepat yang mana tertukar antara huruf yang hampir sama pengucapannya dan hampir sama penulisannya serta Factor hambatan yang menjadi penyebab remaja masjid berada pada kategori kurang tepat dan tidak tepat adalah terbiasa melafalkan Surat Al Fatihah yang makharijul hurufnya belum sempurna dari kecil, tergesa-gesa dalam membaca dan satu orang sulit dalam pengucapan huruf hijaiyah. Saran yang penulis berikan adalah mengharapkan Masjid Amaliyah Muaro dapat menyelenggarakan program pelatihan tahsin dan tajwid secara rutin bagi remaja masjid, dengan pendampingan ustadz atau guru ngaji yang kompeten, remaja masjid hendaknya terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui latihan rutin, mengikuti pengajian, dan memperdalam ilmu tajwid baik secara mandiri maupun berkelompok serta orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap anak-anak mereka untuk belajar membaca Al-Qur’an sejak dini dan mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan masjid.
Kemampuan membaca Alquran remaja masjid amaliyah Muaro Kelurahan ikua koto dibalai kecamatan Payakumbuh Utara
Skripsi ini berjudul “Kemampuan Membaca Al Qur’an Remaja Masjid Amaliyah Muaro Kecamatan Payakumbuh Utara”, yang ditulis oleh Yanti Elita, NIRM S.1.VI.19.19.532., Mahasiswa Institut Darul Qur‟an Payakumbuh. Latar belakang skripsi ini banyak remaja yang menghadapi kesulitan dalam membaca Al-Qur'an dengan lancar dan benar. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini antara lain kurangnya pengetahuan tentang tajwid, tidak terbiasa membaca Al-Qur'an sejak dini, atau kurangnya perhatian dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Kondisi ini mengindikasikan perlunya penelitian tentang kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan remaja masjid, sehingga dapat ditemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan kemampuan mereka. Metode penelitian kualitatif deskriptif adalah pendekatan yang sangat cocok untuk meneliti kemampuan membaca Al-Qur'an pada remaja di masjid karena fokusnya adalah pada pemahaman mendalam mengenai fenomena yang terjadi dalam konteks pembelajaran Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi, pengalaman, persepsi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca Al-Qur'an di kalangan remaja di masjid. Hasil Penelitian yang penulis temukan adalah berapa remaja sudah membaca dan menerapkan Mahharijul Qur’an dengan baik dan benar. Dan ada beberapa remaja yang tidak tepat dan kurang tepat yang disebabkan karena kebiasaan membaca dari dulu, tergesa-gesa dalam membaca, kesulitan dalam pengucapan huruf hijaiyah Al-Qur’an. Dari total 15 orang sampling, 7 orang dalam kategori bacaan tepat, 4 orang dengan kategori kurang tepat dan 4 orang dalam kategori tidak tepat. Kategori tepat, bacaan dan makharijulnya sudah tepat, kurang tepat dengan keterangan mengganti huruf yang pengucapannya hampir sama, dan kategori tidak tepat dengan keterangan mengganti huruf yang pengucapan serta penulisannya hampir sama. Bacaan remaja masjid yang kategori tepat merupakan Siswa menengah atas dan mahasiswa juga berprofesi sebagai Guru Ngaji. Sedangkan remaja masjid kategori kurang tepat dan tidak tepat merupakan siswa menengah pertama (SMP) dan ada sebagai siswa menengah atas (SMA). Kesimpulan yang Penulis berikan adalah Tingkat kemampuan membaca AlQur’an remaja Masjid Amaliyah Muaro Kecamatan Payakumbuh Utara sebagian berada pada kategori “tepat”. Sebagian lagi pembacaan dan penerapan makharijul hurufnya berada pada kategorti kurang tepat dan tidak tepat yang mana tertukar antara huruf yang hampir sama pengucapannya dan hampir sama penulisannya serta Factor hambatan yang menjadi penyebab remaja masjid berada pada kategori kurang tepat dan tidak tepat adalah terbiasa melafalkan Surat Al Fatihah yang makharijul hurufnya belum sempurna dari kecil, tergesa-gesa dalam membaca dan satu orang sulit dalam pengucapan huruf hijaiyah. Saran yang penulis berikan adalah mengharapkan Masjid Amaliyah Muaro dapat menyelenggarakan program pelatihan tahsin dan tajwid secara rutin bagi remaja masjid, dengan pendampingan ustadz atau guru ngaji yang kompeten, remaja masjid hendaknya terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an melalui latihan rutin, mengikuti pengajian, dan memperdalam ilmu tajwid baik secara mandiri maupun berkelompok serta orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap anak-anak mereka untuk belajar membaca Al-Qur’an sejak dini dan mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan masjid.